26 Juli 2026
featured_image

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Syekh Yusuf al-Makassari meninggalkan warisan besar di Sulawesi Selatan, tapi apa yang belum terungkap tentang kehidupan ulama hebat ini?

**Syekh Yusuf al-Makassari Meninggalkan Warisan Besar di Sulawesi Selatan** Pada tanggal 18-20 Juli 2026, sekitar seratus orang mendampingi Khadim Tarekat al-Muhammadiyah as-Sanusiyah al-Idrisiyah Indonesia dalam rihlah religi bertajuk Ekspedisi Ziarah Ulama Sulawesi Selatan. Rihlah ini bukan hanya perjalanan ziarah, tetapi juga ikhtiar intelektual untuk menapaki kembali jejak para ulama yang pernah membentuk tradisi keislaman di Sulawesi Selatan. **Momen Penentu di Menit Akhir** Rangkaian lokasi yang dikunjungi dalam ekspedisi ini bukan dipilih secara acak. Semuanya merupakan simpul-simpul penting yang pada masa lalu menjadi pusat dakwah, pendidikan Islam, dan transmisi keilmuan, serta melahirkan banyak ulama yang memiliki pengaruh besar pada zamannya. Rihlah ini merupakan langkah awal untuk mengidentifikasi tokoh-tokoh yang hidup dan berdakwah pada rentang antara wafatnya Syekh Yusuf al-Makassari (1699) hingga wafatnya AGH. Muhammad As’ad al-Bugisi (1952). Dalam rentang lebih dari dua abad itu, literatur mengenai ulama Sulawesi Selatan masih sangat terbatas sehingga muncul kesan seolah-olah wilayah ini mengalami kevakuman tradisi keilmuan. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Di Jampue, Kabupaten Pinrang, terdapat manuskrip dan sejumlah makam diantaranya Syekh Muhammad bin Abdullah Affandi yang diperkirakan hidup pada akhir abad ke-18. Dari garis keturunannya lahir sejumlah qadhi yang berperan penting dalam perkembangan Islam setempat, antara lain Syekh Muhammad Ali Affandi, Syekh Umar Affandi, dan AGH. Muhsin Umar Affandi. Di luar rumpun Affandi, terdapat pula kerabat mereka, seperti Syekh Abdul Hafid Yafie beserta keturunannya yang turut memperkuat tradisi keilmuan di kawasan tersebut. Di Belawa, Kabupaten Wajo, terdapat makam Syekh Usman atau Syekh Sangalla, Qadhi Belawa pertama sekaligus kakek AGH. Muhammad As’ad al-Bugisi pendiri As’adiyah. Setelahnya, jabatan qadhi diteruskan oleh Sayyid Alwi Albar. Belawa juga menjadi tempat pengabdian Syekh Abdul Aziz atau Syekh Sagena beserta keturunannya, antara lain Syekh Husain, AGH. Martan, dan AGH. Muhammad. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Ekspedisi ini merupakan langkah awal untuk mengidentifikasi tokoh-tokoh yang hidup dan berdakwah pada rentang antara wafatnya Syekh Yusuf al-Makassari (1699) hingga wafatnya AGH. Muhammad As’ad al-Bugisi (1952). Dengan demikian, kekosongan yang tampak dalam historiografi lebih merupakan persoalan dokumentasi daripada absennya aktivitas keilmuan. Jejak tersebut dapat ditemukan di berbagai daerah, dan dengan menelusuri kembali jejak para ulama di kawasan-kawasan tersebut, kita dapat memahami lebih baik tentang sejarah dan tradisi keilmuan di Sulawesi Selatan. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Rihlah ini merupakan langkah awal untuk mengidentifikasi tokoh-tokoh yang hidup dan berdakwah pada rentang antara wafatnya Syekh Yusuf al-Makassari (1699) hingga wafatnya AGH. Muhammad As’ad al-Bugisi (1952). Dengan demikian, kekosongan yang tampak dalam historiografi lebih merupakan persoalan dokumentasi daripada absennya aktivitas keilmuan. Jejak tersebut dapat ditemukan di berbagai daerah, dan dengan menelusuri kembali jejak para ulama di kawasan-kawasan tersebut, kita dapat memahami lebih baik tentang sejarah dan tradisi keilmuan di Sulawesi Selatan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://makassar.tribunnews.com/citizen-reporter/1845072/siapa-ulama-sulawesi-selatan-pasca-syekh-yusuf-al-makassari, without altering the facts of the original article.

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *