Seorang istri mendiang Arist Merdeka Sirait akhirnya dapat mewujudkan impiannya ziarah ke Holyland. Rostimaline, selaku istri mendiang tersebut, dipilih oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk bergabung dalam program wisata religi ke Israel, Mesir, dan Yordania.
Momen Penentu di Menit Akhir
Kesempatan tersebut diperoleh melalui program wisata religi yang digagas Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. Melalui program yang dijalankan bersama Masyarakat Pecinta Polisi Indonesia (MPPI), Rostimaline akan diberangkatkan bersama Elpi Tiopan Gultom (65) untuk ziarah ke Holyland pada 28 Agustus hingga 9 September 2026.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Keduanya dipilih berdasarkan rekam jejak pengabdian kepada masyarakat dan pelayanan keagamaan. Rostimaline sendiri aktif melayani jemaat di Gereja HKBP Pasar Rebo, Jakarta Timur, sekaligus membina paduan suara sebagai guru vokal. Sementara itu, Elpi Tiopan Gultom merupakan pendamping almarhum Arist Merdeka Sirait dalam berbagai aktivitas sosial.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Menurut Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak, Agustinus Sirait, terpilihnya Rostimaline menjadi peserta program memiliki makna tersendiri bagi keluarga. “Bagi Saya ini bukan suatu kebetulan, dipilihnya Kak Ros (sapaan Rostimaline) adalah sudah Takdir Tuhan,” kata Agustinus dalam keterangannya.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Program wisata religi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial Polri dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Dalam perjalanan 13 hari, keduanya akan mengunjungi sejumlah situs bersejarah bagi umat Kristiani, termasuk Yerusalem, Danau Galilea, serta berbagai lokasi religi di Israel, Mesir, dan Yordania.
Kado dari Kapolri yang Bertepatan dengan Hari Bhayangkara ke-80 dan Hari Anak Nasional
Agustinus mengungkapkan bahwa kado dari Bapak Kapolri yang bertepatan dengan Hari Bhayangkara ke-80 dan Hari Anak Nasional akan menjadi momen terindah bagi mereka berdua dan catatan sejarah yang akan diingat hingga akhir hayat. Program ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat dan keagamaan.
Mengapa Ini Penting
Sejarah keluarga Rostimaline dan Arist Merdeka Sirait menjadi salah satu alasan pentingnya program wisata religi ini. Mereka pertama kali dipertemukan di Gereja HKBP Pasar Rebo, sebuah gereja yang memiliki nilai historis bagi keluarga.
Dampak Program Wisata Religi Ini
Program wisata religi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya keagamaan dan kepedulian terhadap masyarakat. Selain itu, program ini juga dapat memberikan kesempatan kepada Rostimaline dan Elpi Tiopan Gultom untuk meningkatkan pengetahuan dan pengalaman mereka dalam bidang keagamaan.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Program wisata religi ini merupakan salah satu contoh kepedulian Polri terhadap masyarakat dan keagamaan. Dengan demikian, Polri dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat akan pentingnya keagamaan dan kepedulian terhadap masyarakat.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://makassar.tribunnews.com/news/1845070/impian-ziarah-holyland-istri-mendiang-arist-merdeka-sirait-terwujud-lewat-program-kapolri, without altering the facts of the original article.