10 Contoh Kata Serapan dari Bahasa Arab dan artinya
Memperkaya Bahasa Nusantara: 10 Contoh Kata Serapan dari Bahasa Arab dan Artinya dalam Bahasa Indonesia
Bahasa Indonesia adalah bahasa yang sangat dinamis dan terbuka. Dalam sejarah perkembangannya, kosakata bahasa Indonesia diperkaya oleh berbagai bahasa asing dan daerah melalui proses penyerapan. Salah satu bahasa asing yang memberikan pengaruh paling besar dan mendalam terhadap struktur kosakata bahasa Indonesia adalah bahasa Arab.
Pengaruh bahasa Arab masuk ke Nusantara seiring dengan berkembangnya jalur perdagangan maritim dan penyeberangan agama Islam sejak abad ke-7 hingga abad ke-13. Kontak budaya yang berlangsung selama berabad-abad tersebut tidak hanya membawa ajaran keagamaan, tetapi juga mengintegrasikan berbagai istilah keagamaan, hukum, ilmu pengetahuan, filsafat, hingga kata-kata sehari-hari ke dalam lidah masyarakat Nusantara.
Artikel ini akan membahas secara mendalam pengertian kata serapan, proses penyerapan kata, serta 10 contoh kata serapan dari bahasa Arab beserta arti dan sejarah maknanya untuk memperluas wawasan berbahasa Anda.
Apa Itu Kata Serapan?
Kata serapan adalah kata yang diambil dari bahasa lain (baik bahasa daerah maupun bahasa asing) yang kemudian diintegrasikan ke dalam bahasa penerima—dalam hal ini bahasa Indonesia. Proses integrasi ini umumnya melibatkan penyesuaian ejaan, lafal, maupun struktur tata bahasa agar sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baku (EYD/Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia).
Proses Penyerapan Bahasa Arab ke Bahasa Indonesia
- Adopsi: Mengambil kata asing secara utuh tanpa mengubah ejaan maupun penulisan (contoh: aljabar, masjid).
- Adaptasi: Mengambil kata asing dengan mengkonversi ejaan, imbuhan, atau fonemnya agar sesuai dengan lidah Indonesia (contoh: akhlak dari akhlaq, kabar dari khabar).
- Penerjemahan: Mengambil konsep kata asing lalu menerjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia.
10 Contoh Kata Serapan dari Bahasa Arab beserta Artinya
Berikut adalah 10 contoh kata serapan populer yang berasal dari bahasa Arab yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kosakata baku bahasa Indonesia:
1. Selamat (dari kata Salāmah / سلامة)
Contoh Kalimat: “Kami mengucapkan selamat atas keberhasilan Anda meraih gelar sarjana pekan ini.”
- Asal Kata Arab: Salāmah (سلامة) yang berarti keamanan, kedamaian, terhindar dari bahaya, atau kesejahteraan.
- Arti dalam Bahasa Indonesia: Bebas dari bencana/bahaya, terhindar dari gangguan; atau kata sapaan/ucapan doa untuk mendoakan kebahagiaan seseorang.
- Penggunaan: Kata ini sangat fleksibel dan digunakan dalam berbagai konteks sapaan sehari-hari (selamat pagi, selamat jalan, selamat ulang tahun).
2. Kabar (dari kata Khabar / خبر)
Contoh Kalimat: “Sudah lama kita tidak bertukar kabar sejak lulus dari sekolah menengah.”
- Asal Kata Arab: Khabar (خبر) yang berarti berita, informasi, atau laporan mengenai suatu peristiwa.
- Arti dalam Bahasa Indonesia: Berita, informasi, atau perihal keadaan seseorang/sesuatu.
- Penggunaan: Kata ini menjadi bentuk baku dalam percakapan sehari-hari maupun jurnalistik (kabar burung, kabar berita, menyampaikan kabar).
3. Akhlak (dari kata Akhlāq / أخلاق)
Contoh Kalimat: “Pendidikan karakter di sekolah bertujuan untuk membentuk akhlak murid yang terpuji.”
- Asal Kata Arab: Akhlāq (أخلاق), bentuk jamak dari khuluq, yang berarti tabiat, watak, budi pekerti, atau perilaku.
- Arti dalam Bahasa Indonesia: Budi pekerti, kelakuan, atau watak dasar manusia.
- Penggunaan: Sering digunakan dalam bidang pendidikan, agama, dan etika sosial untuk menilai kualitas kepribadian seseorang.
4. Rezeki (dari kata Rizq / رزق)
Contoh Kalimat: “Setiap usaha yang dikerjakan dengan jujur dan tekun pasti akan membawa rezeki yang berkah.”
- Asal Kata Arab: Rizq (رزق) yang berarti pemberian, penghidupan, karunia, atau anugerah dari Tuhan.
- Arti dalam Bahasa Indonesia: Segala sesuatu yang bermanfaat yang dikaruniakan oleh Tuhan kepada manusia (bisa berupa uang, kesehatan, atau kebahagiaan).
- Penggunaan: Populer digunakan dalam pembicaraan finansial, kehidupan sehari-hari, maupun nasihat spiritual.
5. Hukum (dari kata Hukm / حكم)
Contoh Kalimat: “Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum.”
- Asal Kata Arab: Hukm (حكم) yang berarti keputusan, vonis, kendali, atau aturan yang mengikat.
- Arti dalam Bahasa Indonesia: Peraturan atau adat yang secara resmi dianggap mengikat dan dikukuhkan oleh penguasa atau pemerintah.
- Penggunaan: Menjadi istilah fondasi dalam tata negara, peradilan, dan norma sosial di Indonesia.
6. Musyawarah (dari kata Musyāwarah / مشاورة)
Contoh Kalimat: “Keputusan mengenai rencana gotong-royong desa diambil melalui proses musyawarah.”
- Asal Kata Arab: Musyāwarah (مشاورة) yang berarti berunding, bertukar pikiran, atau meminta pendapat.
- Arti dalam Bahasa Indonesia: Pembahasan bersama dengan maksud mencapai keputusan atau mufakat untuk menyelesaikan masalah.
- Penggunaan: Merupakan salah satu pilar filosofis bangsa Indonesia yang bahkan terabadikan dalam nilai Pancasila (Sila ke-4).
7. Majelis (dari kata Majlis / مجلس)
Contoh Kalimat: “Para tokoh masyarakat menghadiri majelis pertemuan di balai desa untuk membahas keamanan lingkungan.”
- Asal Kata Arab: Majlis (مجلس) yang berarti tempat duduk, dewan, atau pertemuan banyak orang.
- Arti dalam Bahasa Indonesia: Dewan, dewan badan perwakilan, atau pertemuan orang banyak untuk merundingkan sesuatu.
- Penggunaan: Digunakan dalam nama lembaga tinggi negara (Majelis Permusyawaratan Rakyat) hingga pertemuan keagamaan (majelis taklim).
8. Paham / Faham (dari kata Fahm / فهم)
Contoh Kalimat: “Siswa itu cepat paham saat guru menjelaskan materi matematika yang rumit.”
- Asal Kata Arab: Fahm (فهم) yang berarti pengertian, daya tangkap pikiran, atau pemahaman.
- Arti dalam Bahasa Indonesia: Mengerti benar akan sesuatu, tahu benar, atau tanggap terhadap suatu pandangan/aliran.
- Penggunaan: Digunakan dalam konteks kemampuan kognitif (paham materi) maupun ideologi (paham politik/aliran).
9. Sahabat (dari kata Ṣaḥābah / صحابة)
Contoh Kalimat: “Ia telah menjadi sahabat dekatku sejak kami masih duduk di bangku sekolah dasar.”
- Asal Kata Arab: Ṣaḥābah (صحابة), bentuk jamak dari ṣāḥib, yang berarti teman, kawan, atau pengikut setia.
- Arti dalam Bahasa Indonesia: Kawan dekat, teman karib, atau orang yang memiliki ikatan persahabatan yang erat.
- Penggunaan: Dipakai secara luas dalam kehidupan sosial untuk menggambarkan tingkat pertemanan yang sangat dekat melebihi teman biasa.
10. Izin (dari kata Iżn / إذن)
Contoh Kalimat: “Sebelum meninggalkan ruangan perjamuan, ia meminta izin terlebih dahulu kepada tuan rumah.”
- Asal Kata Arab: Iżn (إذن) yang berarti kelonggaran, pencerahan, atau persetujuan untuk melakukan sesuatu.
- Arti dalam Bahasa Indonesia: Pernyataan mengabulkan, persetujuan, atau dispensasi untuk melakukan suatu hal.
- Penggunaan: Digunakan dalam interaksi formal maupun sehari-hari (meminta izin, surat izin, izin usaha).
Ringkasan 10 Kata Serapan Bahasa Arab
| No | Kata Indonesia Baku | Kata Asal Bahasa Arab | Arti Makna / Konsep |
| 1 | Selamat | Salāmah (سلامة) | Bebas bahaya / ucapan doa kebahagiaan |
| 2 | Kabar | Khabar (خبر) | Berita / informasi keadaan |
| 3 | Akhlak | Akhlāq (أخلاق) | Budi pekerti / watak dasar |
| 4 | Rezeki | Rizq (رزق) | Karunia / anugerah kehidupan dari Tuhan |
| 5 | Hukum | Hukm (حكم) | Aturan resmi / keputusan yang mengikat |
| 6 | Musyawarah | Musyāwarah (مشاورة) | Berunding untuk mencapai kesepakatan bersama |
| 7 | Majelis | Majlis (مجلس) | Tempat pertemuan / dewan perwakilan |
| 8 | Paham | Fahm (فهم) | Mengerti / daya tangkap pikiran |
| 9 | Sahabat | Ṣaḥābah (صحابة) | Teman dekat / kawan karib |
| 10 | Izin | Iżn (إذن) | Persetujuan / pernyataan mengabulkan |
Kesimpulan
Penyerapan kata dari bahasa Arab memperlihatkan bagaimana bahasa Indonesia berkembang secara terbuka dan inklusif. Banyak istilah fundamental dalam kehidupan bermasyarakat—mulai dari sistem hukum (hukum, musyawarah, majelis), etika (akhlak, sahabat), hingga konsep spiritual (rezeki, selamat)—merupakan buah dari akulturasi budaya yang memperkaya kosakata kita saat ini.
Penulis: Helen Angelica