26 Juli 2026

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Berikut adalah artikel lengkap, mendalam, dan SEO-friendly mengenai 10 Contoh Majas Hiperbola dan Artinya yang Sering Digunakan yang disusun secara struktur, scannable, serta nyaman dibaca.

10 Contoh Majas Hiperbola dan Artinya yang Sering Digunakan

Dalam seni merangkai kata—baik untuk karya sastra seperti puisi dan novel, hingga penulisan iklan (copywriting) dan artikel berita—penggunaan gaya bahasa atau majas adalah kunci untuk menghidupkan suasana. Tanpa majas, sebuah tulisan akan terasa datar, kaku, dan kurang berkesan bagi pembaca.

Salah satu majas yang paling populer dan sering kita temui dalam percakapan sehari-hari maupun tulisan kreatif adalah majas hiperbola.

Secara etimologi, istilah hiperbola berasal dari bahasa Yunani hyperbole, yang berarti “pemborosan” atau “melebihi”. Majas hiperbola adalah gaya bahasa penegasan yang menggunakan ungkapan secara berlebihan (exaggerated), membesarkan kenyataan, atau melampaui batas logika manusia dengan tujuan memberikan efek dramatis, memperkuat kesan, serta menggugah emosi pembaca atau pendengar.

Berikut adalah 10 contoh majas hiperbola yang sering digunakan beserta arti dan maknanya secara mendalam.

1. “Suaranya yang menggelegar membelah angkasa.”

Contoh ini sangat sering ditemukan dalam deskripsi karakter narasi fiksi, naskah drama, hingga liputan berita pidato tokoh publik.

  • Analisis Kata Kunci: Menggelegar membelah angkasa
  • Artinya: Secara logis, tidak ada suara manusia yang sanggup merobek atau membelah lapisan atmosfer bumi. Ungkapan hiperbolis ini bermakna bahwa suara orang tersebut sangat keras, lantang, berwibawa, dan mampu menarik perhatian seluruh orang di area yang luas.

2. “Ibu membanting tulang siang dan malam demi membiayai sekolah anak-anaknya.”

Kiasan ini sangat populer dalam penulisan esai perjuangan hidup, deskripsi karakter novel, maupun percakapan sehari-hari.

  • Analisis Kata Kunci: Membanting tulang
  • Artinya: Tulang manusia tidak benar-meaning dibanting secara fisik hingga patah. Makna berlebihan dari “membanting tulang” adalah bekerja keras tanpa kenal lelah dengan mengerahkan seluruh tenaga dan usaha demi mencapai tujuan ekonomi keluarga.

3. “Air matanya mengalir menganak sungai saat mendengar berita duka itu.”

Sering dimanfaatkan dalam naskah sastra atau cerita rekaan untuk menggambarkan momen emosional yang sangat menguras air mata.

  • Analisis Kata Kunci: Menganak sungai
  • Artinya: Air mata manusia yang menetes tidak akan pernah memiliki volume yang cukup untuk membentuk sebuah anak sungai. Kalimat ini mengartikan bahwa seseorang sedang menangis dengan sangat tersedu-sedu dan mengeluarkan air mata yang sangat banyak karena rasa sedih yang teramat mendalam.

4. “Tugas sekolah yang menumpuk setinggi gunung membuat Budi tidak bisa tidur nyenyak.”

Sering digunakan dalam tulisan bertema pendidikan, kehidupan pelajar, maupun konten humor/curhatan di media sosial.

  • Analisis Kata Kunci: Setinggi gunung
  • Artinya: Lembaran kertas tugas sekolah secara fisik tidak mungkin menumpuk hingga berjarak ribuan meter seperti gunung. Makna dari majas ini adalah jumlah tugas yang diberikan sangat banyak dan terasa membebani pikiran, sehingga terasa sulit untuk diselesaikan dalam waktu singkat.

5. “Cinta sucinya kepada sang kekasih tak memudar meski dihempas badai dan gelombang kehidupan.”

Kiasan ini menjadi favorit para penulis novel romantis dan pencipta lagu cinta.

  • Analisis Kata Kunci: Dihempas badai dan gelombang
  • Artinya: Badai dan gelombang laut di sini bukanlah cuaca ekstrem secara harfiah. Ungkapan ini bermakna berbagai ujian berat, masalah rumit, dan cobaan hidup yang menerpa hubungan percintaan seseorang, namun komitmen mereka tetap kokoh.

6. “Senyum manis gadis itu sanggup melelehkan hati siapa saja yang memandangnya.”

Sering muncul dalam penulisan narasi roman, puisi percintaan, atau deskripsi daya tarik seseorang.

  • Analisis Kata Kunci: Melelehkan hati
  • Artinya: Organ hati (liver/heart) tidak mengalami perubahan wujud menjadi cair saat melihat seseorang. Kalimat ini mengartikan bahwa senyuman gadis tersebut sangat menawan, ramah, dan memikat, sehingga mampu meluluhkan kekakuan, rasa canggung, atau kemarahan orang lain.

7. “Iklan diskon itu membuat para pembeli membludak hingga mengocok isi dompet mereka.”

Sangat umum digunakan dalam konteks pemasaran (copywriting), artikel gaya hidup, dan liputan berita belanja.

  • Analisis Kata Kunci: Mengocok isi dompet
  • Artinya: Dompet tidak dikocok secara fisik, melainkan maknanya adalah membuat orang rela menguras habis uang yang mereka miliki untuk membeli barang-barang promosi karena tergiur penawaran yang menggiurkan.

8. “Pengusahawan muda itu berhasil mengguncang dunia dengan inovasi teknologi terbarunya.”

Banyak ditemukan pada naskah berita bisnis, profil tokoh sukses, serta artikel inspirasi wirausaha.

  • Analisis Kata Kunci: Mengguncang dunia
  • Artinya: Inovasi teknologi tidak menimbulkan getaran seismik atau gempa bumi di seluruh planet. Makna dari ungkapan ini adalah penemuan tersebut sangat spektakuler, revolusioner, dan mendapatkan apresiasi serta perhatian luas dari masyarakat internasional.

9. “Rasa rinduku padamu sudah tak tertahankan hingga rasanya ingin meledak.”

Gaya bahasa berlebihan yang lazim digunakan dalam lirik lagu, pesan puitis, maupun komunikasi antar pasangan.

  • Analisis Kata Kunci: Rasa rindu meledak
  • Artinya: Perasaan emosional rindu tidak mengandung bahan peledak yang bisa meletus. Makna dari kalimat ini adalah kerinduan yang dirasakan sudah sangat memuncak, intens, dan mendesak untuk segera ditumpahkan melalui pertemuan.

10. “Ia berlari sekencang kilat demi mengejar bus terakhir yang hampir berangkat.”

Contoh ini biasa disisipkan dalam naskah cerita aksi, esai pengalamannya sehari-hari, atau narasi situasi darurat.

  • Analisis Kata Kunci: Sekencang kilat
  • Artinya: Kecepatan lari manusia tercepat pun tidak akan pernah bisa menyamai kecepatan cahaya/kilat (300.000 km/detik). Majas ini digunakan untuk menggambarkan bahwa orang tersebut berlari dengan sangat cepat dan mengerahkan seluruh kecepatannya karena situasi yang sangat terburu-buru.

Rangkuman Singkat (Tabel Referensi)

NoKalimat Bermajas HiperbolaUngkapan BerlebihanMakna / Arti Sebenarnya
1Suaranya menggelegar membelah angkasa.Membelah angkasaSuara sangat keras dan lantang.
2Ibu membanting tulang siang malam.Membanting tulangBekerja keras tanpa kenal lelah.
3Air matanya mengalir menganak sungai.Menganak sungaiMenangis sangat tersedu-sedu.
4Tugas sekolah menumpuk setinggi gunung.Setinggi gunungJumlah tugas sangat banyak.
5Dihempas badai dan gelombang kehidupan.Badai kehidupanMenghadapi cobaan hidup yang berat.
6Senyumnya melelehkan hati.Melelehkan hatiSenyuman yang sangat menawan & memikat.
7Diskon mengocok isi dompet.Mengocok dompetMenguras/menghabiskan uang belanja.
8Inovasi mengguncang dunia.Mengguncang duniaKarya revolusioner yang diakui dunia.
9Rasa rindu ingin meledak.Rindu meledakPerasaan rindu yang sangat memuncak.
10Berlari sekencang kilat.Sekencang kilatBerlari sangat cepat/terburu-buru.

Kesimpulan

Majas hiperbola adalah instrumen bahasa yang sangat ampuh untuk memberikan penekanan dan efek dramatis pada sebuah tulisan. Dengan memanfaatkan perumpamaan yang melampaui kenyataan, penulis dapat memperkuat imajinasi pembaca, menyampaikan emosi secara lebih intens, serta membuat tulisan terasa lebih berkarakter.

Meski demikian, penggunaan majas hiperbola sebaiknya dilakukan secara proporsional. Jika digunakan secara berlebihan di tempat yang tidak tepat (seperti naskah ilmiah atau laporan formal), tulisan justru dapat kehilangan kredibilitasnya. Gunakanlah majas hiperbola pada penulisan kreatif, copywriting, atau sastra untuk hasil yang maksimal!

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *