23 Juli 2026
ChatGPT Image 23 Jul 2026, 09.33.50

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menunjukkan Potensi Diri Saat Wawancara Kerja

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Pelajari 20 contoh ungkapan idiomatis dan artinya untuk meningkatkan kosakata, lengkap dengan makna, penjelasan, dan contoh penggunaan dalam percakapan sehari-hari.

20 Contoh Ungkapan Idiomatis dan Artinya untuk Meningkatkan Kosakata merupakan materi yang penting dipelajari oleh pelajar, mahasiswa, guru, maupun masyarakat umum yang ingin memperkaya kemampuan berbahasa Indonesia. Ungkapan idiomatis sering muncul dalam percakapan sehari-hari, karya sastra, berita, hingga pidato. Meskipun terdiri dari kata-kata yang sederhana, makna ungkapan idiomatis tidak dapat dipahami secara harfiah karena mengandung arti kiasan.

Dengan memahami berbagai ungkapan idiomatis, seseorang dapat lebih mudah menangkap maksud pembicaraan, memahami bacaan, serta menggunakan bahasa Indonesia dengan lebih komunikatif dan menarik. Selain itu, penguasaan idiom juga dapat meningkatkan kemampuan menulis maupun berbicara dalam situasi formal maupun informal.

Pada artikel ini, Anda akan mempelajari pengertian ungkapan idiomatis, ciri-cirinya, manfaat mempelajarinya, serta 20 contoh ungkapan idiomatis beserta artinya.

Apa Itu Ungkapan Idiomatis?

Ungkapan idiomatis adalah gabungan dua kata atau lebih yang memiliki makna kiasan sehingga arti keseluruhannya berbeda dari arti setiap kata penyusunnya.

Sebagai contoh, ungkapan naik daun bukan berarti daun yang bergerak naik, melainkan menggambarkan seseorang yang sedang populer atau terkenal.

Karena memiliki makna khusus, idiom harus dipahami berdasarkan konteks penggunaannya.

Ciri-Ciri Ungkapan Idiomatis

Ungkapan idiomatis memiliki beberapa karakteristik berikut:

  • Memiliki makna kiasan.
  • Tidak dapat diartikan kata per kata.
  • Digunakan dalam percakapan maupun tulisan.
  • Bersifat tetap dan telah dikenal masyarakat.
  • Membuat bahasa menjadi lebih ekspresif.

Semakin banyak idiom yang dipelajari, semakin kaya pula kosakata yang dimiliki.

Mengapa Mempelajari Idiom Penting?

Mempelajari ungkapan idiomatis memberikan berbagai manfaat, antara lain:

  • Memperkaya kosakata bahasa Indonesia.
  • Mempermudah memahami percakapan.
  • Membantu memahami karya sastra.
  • Membuat komunikasi lebih menarik.
  • Meningkatkan kemampuan berbicara dan menulis.
  • Memahami makna tersirat dalam suatu kalimat.

Karena itu, idiom menjadi salah satu unsur penting dalam pembelajaran bahasa Indonesia.

20 Contoh Ungkapan Idiomatis dan Artinya

Berikut beberapa ungkapan idiomatis yang sering digunakan beserta maknanya.

NoUngkapan IdiomatisArti
1Kambing hitamOrang yang dipersalahkan atas suatu kejadian.
2Buah tanganOleh-oleh yang dibawa dari suatu tempat.
3Buah bibirHal yang sedang ramai diperbincangkan.
4Besar kepalaSombong atau terlalu bangga terhadap diri sendiri.
5Ringan tanganSuka membantu orang lain.
6Panjang tanganSuka mencuri.
7Naik daunSedang terkenal atau populer.
8Banting tulangBekerja sangat keras.
9Gulung tikarMengalami kebangkrutan atau menutup usaha.
10Angkat kakiPergi meninggalkan suatu tempat.
11Kepala dinginTetap tenang saat menghadapi masalah.
12Tangan kananOrang kepercayaan atau asisten utama.
13Cuci tanganMelepaskan tanggung jawab.
14Makan hatiMerasa sangat kecewa atau sedih.
15Keras kepalaSulit menerima nasihat.
16Setengah hatiTidak bersungguh-sungguh dalam melakukan sesuatu.
17Darah mudaSemangat khas anak muda.
18Buah hatiAnak yang sangat disayangi.
19Turun tanganIkut membantu secara langsung.
20Meja hijauPengadilan atau proses hukum.

Contoh Penggunaan Ungkapan Idiomatis

Agar lebih mudah dipahami, berikut beberapa contoh penggunaannya dalam kalimat.

  • Roni dijadikan kambing hitam atas kesalahan tim.
  • Ayah membawa buah tangan sepulang dari Bandung.
  • Penyanyi muda itu sedang naik daun berkat lagu barunya.
  • Meski bekerja banting tulang, ia tetap semangat demi keluarga.
  • Pak Hasan dikenal ringan tangan karena sering membantu tetangganya.
  • Andi menjadi tangan kanan direktur perusahaan.
  • Jangan cuci tangan setelah membuat kesalahan.
  • Walaupun mendapat kritik, ia tetap kepala dingin.
  • Karena tidak mau mendengarkan saran, ia dianggap keras kepala.
  • Perusahaan itu akhirnya gulung tikar akibat kerugian yang terus meningkat.

Perbedaan Ungkapan Idiomatis dan Makna Harfiah

Sering kali seseorang keliru memahami idiom karena mengartikannya secara harfiah. Berikut beberapa contohnya.

UngkapanMakna HarfiahMakna Idiomatis
Buah tanganBuah yang dipegang tanganOleh-oleh
Naik daunDaun yang bergerak naikSedang populer
Kambing hitamHewan kambing berwarna hitamOrang yang disalahkan
Meja hijauMeja berwarna hijauPengadilan
Tangan kananAnggota tubuh sebelah kananOrang kepercayaan

Perbedaan ini menunjukkan bahwa idiom harus dipahami berdasarkan konteks, bukan arti kata per kata.

Tips Menghafal Ungkapan Idiomatis

Berikut beberapa cara agar lebih mudah mengingat idiom.

  • Catat idiom beserta artinya.
  • Gunakan idiom dalam percakapan sehari-hari.
  • Bacalah novel, cerpen, atau artikel yang banyak menggunakan idiom.
  • Pelajari idiom berdasarkan tema.
  • Latih penggunaannya dalam kalimat.

Semakin sering digunakan, semakin mudah idiom tersebut diingat.

Kesalahan yang Sering Dilakukan

Saat mempelajari idiom, beberapa kesalahan yang umum terjadi antara lain:

  • Mengartikan idiom secara harfiah.
  • Menggunakan idiom pada konteks yang tidak tepat.
  • Salah memahami makna idiom yang mirip.
  • Jarang mempraktikkan penggunaannya dalam komunikasi.

Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks setiap idiom.

Manfaat Menguasai Ungkapan Idiomatis

Menguasai ungkapan idiomatis memberikan banyak manfaat, di antaranya:

  • Memperkaya kosakata bahasa Indonesia.
  • Meningkatkan kemampuan berbicara.
  • Membantu memahami karya sastra dan berita.
  • Membuat tulisan lebih menarik.
  • Mempermudah memahami makna tersirat dalam percakapan.

Kemampuan ini sangat berguna bagi pelajar, mahasiswa, guru, penulis, maupun siapa saja yang ingin meningkatkan keterampilan berbahasa.

Kesimpulan

20 Contoh Ungkapan Idiomatis dan Artinya untuk Meningkatkan Kosakata dapat menjadi referensi yang bermanfaat bagi siapa saja yang ingin memperdalam kemampuan bahasa Indonesia. Ungkapan seperti kambing hitam, buah tangan, naik daun, hingga banting tulang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari sehingga penting untuk dipahami makna dan konteksnya.

Dengan mempelajari serta membiasakan penggunaan ungkapan idiomatis, Anda dapat memperkaya kosakata, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta memahami berbagai bentuk bahasa kiasan yang banyak ditemukan dalam percakapan maupun karya tulis.

dibuat oleh : FA

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menunjukkan Potensi Diri Saat Wawancara Kerja

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *