BYD, sebuah merek mobil listrik asal China, berhasil menguasai puncak klasemen penjualan mobil listrik di Indonesia pada tahun 2025. Dengan penjualan mencapai 53 ribu unit, BYD berkontribusi besar terhadap pertumbuhan pasar kendaraan listrik nasional. Bahkan, BYD Atto 1 menjadi mobil listrik terlaris di Indonesia pada tahun 2025 dengan penjualan mencapai 22.582 unit.
Penjualan Mobil Listrik yang Melonjak
Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) mencapai 103.931 unit sepanjang 2025. Angka ini melonjak 141 persen dibandingkan 2024 yang berada di level 43.188 unit, sekaligus menyumbang 12,9 persen dari total wholesales otomotif nasional. Capaian tersebut lahir di tengah kondisi pasar mobil konvensional yang justru mengalami tekanan.
Faktor Kesuksesan BYD
Menurut Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, lonjakan penjualan BYD tidak bisa dilepaskan dari menguatnya penetrasi kendaraan listrik secara nasional. Sepanjang 2025, penetrasi EV di Indonesia telah mencapai sekitar 12 persen, bahkan meningkat signifikan pada kuartal terakhir tahun lalu. “Khusus di periode Oktober sampai Desember, penetrasi EV sudah mencapai 18 persen. Artinya, hampir dua dari sepuluh mobil yang terjual di Indonesia saat ini adalah kendaraan listrik,” ujar Luther.
Selain itu, BYD juga memiliki line up produk yang lengkap, mulai dari SUV, sedan, segmen hatchback, hingga MPV. “Salah satu kunci utama itu adalah kita di produk. Saat ini BYD adalah satu-satunya brand EV murni yang memiliki line up yang paling lengkap dari semua segmen termasuk SUV, sedan, segmen hatchback, juga MPV,” tutur Luther.
Dampak bagi Pasar Otomotif Nasional
Kehadiran BYD di pasar otomotif nasional memiliki dampak yang signifikan. Dengan harga yang bersaing, BYD mampu menarik perhatian konsumen Indonesia yang sebelumnya lebih memilih mobil konvensional. “BYD sendiri menyumbang sekitar 57 persen dari total pangsa pasar EV di Indonesia sepanjang 2025,” kata Luther.
Dengan kesuksesan BYD, pasar otomotif nasional diharapkan dapat terus tumbuh dan berkembang. “BYD telah membawa perubahan preferensi pasar dan menjadi pemain utama di industri otomotif nasional,” ujar Luther.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Meski telah mencapai kesuksesan, BYD masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh. Dengan terus berkembangnya teknologi dan meningkatnya kompetisi di pasar otomotif nasional, BYD harus terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produknya. “Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas produk dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada konsumen,” ujar Luther.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://otomotif.tempo.co/read/2098842/tren-positif-mobil-listrik-2025-byd-di-puncak, without altering the facts of the original article.