21 Agustus 2026
featured_image

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tempat Belajar Digital Marketing Gratis dan Berkualitas

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Ribuan buruh Nike di Bandung terkena dampak dirumahkan. Penyebabnya adalah keterlambatan suplai bahan baku yang diduga akibat peralihan vendor pihak ketiga. Apa dampaknya bagi pekerja?

Nike di Bandung Dirumahkan 4.000 Buruh, Apa Penyebabnya?

Pabrik Nike di Bandung memutuskan untuk merumahkan sekitar 4.000 pekerja mulai 15 Juni 2026. Langkah ini diambil akibat keterlambatan suplai bahan baku yang diperlukan untuk proses produksi. Total pekerja yang tercatat di pabrik tersebut mencapai 14.000 orang.

Apa yang Terjadi?

Menurut Presiden KSPN Ristadi, keterlambatan suplai bahan baku ini disebabkan oleh perubahan sistem pengadaan bahan baku. Sebelumnya, Nike langsung menyuplai bahan baku, namun kini menggunakan vendor pihak ketiga. Hal ini diduga menjadi penyebab utama hambatan teknis yang terjadi. Diperkirakan, bahan baku baru akan tersedia pada bulan Juli mendatang.

🔖 Baca juga:
10 Perusahaan Terbesar di Asia Tenggara, Siapa Saja?

Mengapa & Dampak

Ristadi menambahkan bahwa perusahaan tetap akan memenuhi hak-hak normatif para pekerja yang dirumahkan, termasuk pembayaran upah sesuai ketentuan yang berlaku. Namun, ia khawatir bahwa gangguan pasokan bahan baku ini bukan hanya persoalan teknis, melainkan juga berkaitan dengan melemahnya permintaan terhadap produk Nike di pasar global. Jika hal ini terjadi, maka potensi PHK massal bisa saja terjadi. Industri yang masih bergantung pada bahan baku impor saat ini tengah menghadapi tekanan akibat kenaikan biaya produksi, termasuk dari harga bahan baku dan energi. Oleh karena itu, Ristadi meminta pemerintah untuk memperkuat perlindungan terhadap industri dalam negeri dengan kebijakan yang mendukung iklim usaha dan keberlangsungan produksi.

🔖 Baca juga:
Stabilitas Jangka Panjang: Mengapa Remittix Lebih Unggul daripada Hype Memecoin Shiba Inu?

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Pemerintah diharapkan dapat memberikan perhatian serius terhadap permasalahan yang dihadapi oleh industri dalam negeri, terutama dalam hal pengadaan bahan baku dan stabilitas harga energi. Dengan demikian, industri dalam negeri dapat bertahan dan terus berkembang, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

🔖 Baca juga:
5 Fakta penting tentang penutupan 1.300 dapur MBG, standar pangan yang dipertanyakan, serta konsekuensi bagi konsumen dan industri kuliner

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tempat Belajar Digital Marketing Gratis dan Berkualitas

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *