5 Juli 2026
featured_image

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya
IHSG tetap tangguh meski melemah 1% ke level 6.158,29. Apa yang membuat OJK yakin pasar modal Indonesia bisa bertahan di tengah tekanan global?

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tetap tangguh di tengah tekanan global yang melanda. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai pasar modal Indonesia masih memiliki daya tahan yang cukup baik. IHSG melemah 1% ke level 6.158,29 berdasarkan panel Bursa Efek Indonesia (BEI). Meski demikian, likuiditas pasar tetap memadai dan aktivitas transaksi mulai membaik.

Presssure Global Pengaruhi IHSG

Pertumbuhan indeks saham terpangkas lantaran kembali melemah sejak perdagangan Rabu (17/6) kemarin. Tekanan terhadap IHSG masih berlanjut pada pekan Juni 2024 yang sempat turun sampai di bawah level 6.000. Direktur Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik OJK, Nailin Ni’mah, mengungkapkan jika tren ini masih dalam keadaan ketidakpastian. Namun, kondisi saat ini masih menunjukkan resiliensi pasar yang tetap terjaga.

Resiliensi Pasar Modal Indonesia

“Terdapat tekanan terhadap IHSG kita yang masih berlanjut pada pekan Juni 2024 yang sempat turun sampai di bawah level 6.000. Namun memang tren ini meskipun masih dalam keadaan ketidakpastian, tentunya dari kondisi saat ini masih juga menunjukkan resiliensi pasar yang tetap terjaga,” ungkap Nailin. Di pasar obligasi, OJK mencatat kinerja indeks obligasi stabil meski risiko global meningkat.

Industri pengelolaan investasi juga berkinerja positif dengan pertumbuhan dana kelolaan dan aktivitas investasi secara year-to-date. Proses pendalaman pasar modal juga terus berlanjut. Hal itu tercermin dari pertumbuhan jumlah investor yang saat mencapai 27 juta Single Investor Identification (SID).

Apa Artinya Ini bagi Investor?

“Pertumbuhan jumlah investor yang signifikan, menjadi 27 juta investor, serta aktivitas penghimpunan dana korporasi yang tetap kuat, menunjukkan pasar modal tetap menjalankan perannya sebagai sumber pembiayaan jangka panjang bagi perekonomian,” kata Nailin. Dalam kesempatan yang sama, BEI juga menyampaikan telah menggelar sejumlah reformasi untuk mengembalikan kepercayaan investor terhadap pasar modal.

Reformasi tersebut termasuk pengungkapan Ultimate Beneficial Owner (UBO). Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI, Kristian Manullang, menjelaskan pengungkapan UBO ini mendorong perusahaan terbuka untuk menerapkan tata kelola yang baik, integritas, dan keterbukaan informasi.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

“Langkah ini akan memperkuat kepercayaan investor sekaligus meningkatkan kredibilitas pasar modal Indonesia. Karena itu kami mendorong perusahaan tercatat untuk meninjau struktur kepemilikan secara menyeluruh, memastikan pengungkapan pemilik manfaat dilakukan dengan jelas, serta mengintegrasikannya ke dalam praktik tata kelola perusahaan yang baik,” imbuhnya. Dengan demikian, pasar modal Indonesia diharapkan dapat terus tumbuh dan stabil di tengah tekanan global.

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *