KukuBima Sido Muncul Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di RS Permata Jonggol
PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) melalui KukuBima bekerja sama dengan Yayasan TOP dan RS Permata Jonggol menggelar bakti sosial operasi gratis bibir sumbing dan langit-langit bagi 20 pasien dengan total bantuan senilai Rp355.250.000. Program ini menjadi bagian dari komitmen Sido Muncul menyambut usia ke-75 tahun pada November mendatang melalui kontribusi nyata bagi kesehatan masyarakat Indonesia. KukuBima, Sido Muncul, dan Yayasan TOP berkolaborasi untuk memberikan akses kesehatan yang lebih baik bagi anak-anak penderita bibir sumbing.
Fokus pada Kesehatan Masyarakat
Direktur Utama Sido Muncul Dr. (H.C.) Irwan Hidayat mengatakan, kegiatan sosial ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan dalam membantu akses kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak penderita bibir sumbing dari keluarga kurang mampu. Dalam baksos ini, Sido Muncul melalui KukuBima bekerja sama dengan Yayasan TOP (Tangan Orang Peduli) yang diketuai Nathalia Soetrisno. Salah satu anggota yayasan tersebut, Rheno Adrian Hidayat, turut berperan menjembatani kolaborasi antara Sido Muncul dan Yayasan TOP hingga kegiatan bakti sosial ini dapat terlaksana di RS Permata Jonggol.
Mengatasi Keterbatasan Akses Kesehatan
Masih banyak orang tua yang ingin anaknya menjalani operasi, namun terkendala biaya dan minim informasi. âSaya rasa semua orang tua pasti ingin anaknya dioperasi, cuma bingung bagaimana caranya. Kalau ada yang mengalami bibir sumbing, silakan mendaftar ke rumah sakit atau lewat BPJS,â ujarnya. Menurut Irwan, keterlibatan dunia usaha juga penting untuk membantu masyarakat yang belum sepenuhnya terjangkau layanan pemerintah. âPemerintah tentu tidak bisa bekerja sendiri. Perlu partisipasi masyarakat dan pengusaha untuk membantu warga yang membutuhkan,â katanya.
Dampak Positif bagi Masyarakat
Yayasan TOP (Tangan Orang Peduli) itu sendiri merupakan yayasan sosial yang lahir dari keyakinan bahwa olahraga dapat menjadi sarana untuk menciptakan dampak nyata bagi masyarakat. Didirikan oleh komunitas pecinta olahraga raket, TOP hadir dengan visi sederhana namun kuat: mengubah semangat olahraga menjadi gerakan kepedulian sosial yang berkelanjutan. Berawal dari komunitas tenis di Surabaya, TOP juga aktif mendukung perkembangan olahraga padel yang tengah berkembang pesat di Indonesia. Para pendiri dan penggerak TOP, melihat olahraga ini memiliki semangat kebersamaan yang kuat serta potensi besar untuk membantu masyarakat.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Dalam kesempatan itu, Irwan juga memberikan apresiasi kepada tim dokter yang terlibat dalam operasi sosial tersebut. âDokter-dokter ini luar biasa karena mengoperasi tanpa dibayar. Ada dokter Selvi, dokter Hilmi, dokter Hengky, dan dokter Sudianto. Mereka yang sebenarnya paling berjasa,â ucapnya. Ia berharap anak-anak yang menjalani operasi dapat tumbuh lebih percaya diri dan memiliki masa depan lebih baik. âKalau sudah sembuh, mereka pasti lebih pede. Masa depannya juga mudah-mudahan jadi lebih baik,â kata Irwan. Dengan kolaborasi seperti ini, diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk berkontribusi pada kesehatan masyarakat.