Jakarta Bakal Jadi Kota Dunia, Ini Agenda 2027. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sedang mendesain kalender kegiatan budaya dan pariwisata sepanjang 2027 untuk memperkuat posisi ibu kota sebagai kota global. Setiap bulan akan ada kegiatan berskala internasional karena Jakarta sedang menuju kota global. Upaya ini juga menjadi panduan bagi sektor pariwisata dan perhotelan untuk menyiapkan berbagai atraksi yang mendukung kegiatan.
Pemprov DKI Jakarta Siapkan Kalender Kegiatan
Pemprov DKI Jakarta menyiapkan kalender kegiatan budaya dan pariwisata sepanjang 2027 menjelang HUT ke-500 Jakarta. Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan, kegiatan budaya perlu dirancang tidak hanya sebagai ruang pelestarian, tetapi juga sebagai penggerak kunjungan wisata dan ekonomi kota. Rangkaian kegiatan sejak perayaan Natal hingga Idul Fitri misalnya, telah menciptakan perputaran ekonomi sekitar Rp 68 triliun.
Meningkatkan Kunjungan Wisata
Targetnya tentu meningkatkan jumlah kunjungan wisata. Dengan kunjungan yang meningkat, fiskal Jakarta juga ikut tumbuh. Dalam rangkaian HUT Jakarta tahun ini, Pemprov DKI menghadirkan agenda keagamaan, termasuk Haul Ulama dan Habaib, sebagai bentuk penghormatan terhadap tokoh-tokoh yang turut membentuk perjalanan sejarah Jakarta. Industri perhotelan turut diajak memperluas promosi budaya Betawi melalui sajian kuliner, pertunjukan seni, dan pengalaman khas Jakarta bagi wisatawan.
Apa Artinya Ini bagi Jakarta?
Dengan upaya ini, Jakarta diharapkan dapat meningkatkan posisinya sebagai kota global. Kegiatan budaya dan pariwisata yang digelar diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisata dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi kota. Rano pun berharap kolaborasi dengan sektor perhotelan dapat membuat budaya Betawi semakin dekat dengan wisatawan. Bentuk kolaborasi tersebut, di antaranya melalui penyajian kuliner khas, pertunjukan tari tradisional, serta penyambutan tamu dengan nuansa Betawi.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Pemprov DKI Jakarta telah memiliki sekitar 15 hotel yang sudah bekerja sama untuk mengangkat budaya Betawi melalui berbagai aktivitas yang dekat dengan wisatawan. Ke depan, Jakarta masih harus terus berupaya meningkatkan kualitas kegiatan budaya dan pariwisata untuk menarik lebih banyak wisatawan. Dengan begitu, Jakarta dapat menjadi kota dunia yang memiliki daya tarik bagi wisatawan internasional.