Alan Greenspan, mantan Ketua Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau Federal Reserve, meninggal dunia pada usia 100 tahun. Ia meninggal karena komplikasi penyakit Parkinson, menurut keluarganya. Greenspan menjabat sebagai ketua Federal Reserve selama hampir 19 tahun, dari 1987 hingga 2006, dan dikenal karena berhasil mengawasi pertumbuhan ekonomi AS yang signifikan.
Kronologi dan Pengawasan Ekonomi
Greenspan memimpin Federal Reserve pada masa-masa penting, termasuk akhir Perang Dingin dan gelembung dot-com pada 2001. Selama masa jabatannya, ia dikenal karena pengambilan keputusan yang tepat dalam mengatur suku bunga, yang membantu menjaga inflasi tetap terkendali. Pada saat itu, ia dijuluki sebagai “maestro” dan “nabi” karena keberhasilannya dalam mengawasi pertumbuhan ekonomi AS yang panjang.
Namun, kritik juga muncul bahwa kepemimpinan Greenspan menciptakan kondisi bagi krisis keuangan global pada 2008. Ia kemudian mengakui bahwa ia membuat “kesalahan” dengan mengandalkan bank-bank untuk mengatur diri sendiri. Krisis keuangan tersebut menyebabkan resesi terburuk sejak 1930-an dan mengakibatkan jutaan orang Amerika kehilangan rumah mereka.
Mengapa dan Dampak
Greenspan memiliki keyakinan yang kuat pada kemampuan pasar untuk mengatur diri sendiri, yang kemudian terbukti salah. “Ekskalasi yang terjadi sebelum krisis keuangan tidak sepenuhnya layak, dan saya pikir kritik yang diterimanya setelah meninggalkan jabatannya juga tidak sepenuhnya layak,” kata Stephen Oliner, mantan pejabat senior Federal Reserve. Krisis keuangan global pada 2008 merupakan dampak langsung dari kebijakan Greenspan, yang menyebabkan perubahan besar dalam regulasi keuangan AS.
Kematian Greenspan meninggalkan warisan yang kompleks dalam sejarah ekonomi AS. Ia diakui sebagai salah satu tokoh yang paling berpengaruh dalam membentuk kebijakan moneter dan ekonomi AS selama beberapa dekade. “Dia adalah seorang raksasa yang membantu membentuk ekonomi AS selama beberapa dekade di bawah presiden dari kedua partai, tetapi selalu jujur dalam mengakui kesalahannya,” kata Andrea Mitchell, istri Greenspan.
Warisan dan Pengaruh
Setelah meninggalkan Federal Reserve, Greenspan melanjutkan kariernya sebagai konsultan dan penasihat keuangan. Ia memimpin perusahaan konsultan sendiri di Washington dan bekerja sebagai penasihat untuk perusahaan keuangan besar, termasuk Deutsche Bank. Warisannya dalam kebijakan moneter dan ekonomi akan terus dikenang dan dipelajari oleh generasi mendatang.
Kematian Greenspan menandai akhir dari sebuah era dalam sejarah ekonomi AS. Ia meninggalkan kenangan tentang seorang tokoh yang sangat berpengaruh dalam membentuk kebijakan ekonomi negara tersebut. “Federal Reserve menyampaikan kesedihan yang mendalam atas meninggalnya Greenspan dan menghargai kontribusinya dalam pemikiran kebijakan moneter dan ekonomi,” kata Federal Reserve dalam sebuah pernyataan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://en.tempo.co/read/2109835/former-us-fed-chair-alan-greenspan-dies-aged-100, without altering the facts of the original article.