Penurunan Anggaran yang Signifikan
Pada tahun 2025 lalu, anggaran untuk perbaikan dan pemeliharaan jalan masih menyentuh angka hampir Rp1 triliun. Namun, pada tahun 2026, anggaran tersebut turun drastis menjadi Rp320 miliar. Penurunan ini disebabkan oleh pemotongan dana transfer ke daerah (TKD) oleh pemerintah pusat yang mencapai angka sekitar Rp1,5 triliun untuk lingkup Pemerintah Provinsi Jawa Tengah secara keseluruhan.
Skala Prioritas untuk Perbaikan Jalan
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jateng, Henggar Budi Anggoro, mengungkapkan bahwa pihaknya akan menetapkan skala prioritas bagi ruas-ruas jalan yang kondisinya masuk dalam kategori rusak berat. Fokus utama diberikan kepada jalur-jalur vital yang memerlukan penanganan segera demi keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Beberapa wilayah yang menjadi prioritas perbaikan antara lain Surakarta, yang mengalami penurunan drastis dalam kemantapan jalan dari 94 persen menjadi 68 persen.
Mengapa Penurunan Anggaran Terjadi?
Penurunan anggaran terjadi karena pemotongan dana transfer ke daerah (TKD) oleh pemerintah pusat. Hal ini secara otomatis memaksa tiap dinas, termasuk PUPR, untuk melakukan penyesuaian anggaran yang cukup besar. “Secara keseluruhan, alokasi anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang dialokasikan untuk penanganan ruas jalan ini ada kurang lebih Rp320 miliar,” jelas Henggar.
Dampak dan Upaya PUPR Jateng
Dampak dari penurunan anggaran ini adalah volume pengerjaan jalan yang dapat dilakukan oleh Dinas PUPR akan berkurang. Namun, PUPR Jateng akan terus melakukan pemantauan mendalam untuk memastikan efektivitas pengerjaan di lapangan. Pihaknya juga tengah membahas kemungkinan penggunaan dana dari APBD Perubahan untuk menambah daya dukung perbaikan jalan. “Kami akan menggunakan APBD perubahan anggaran 2026. Saat ini sedang dalam tahap pembahasan, namun untuk jalan yang rusak itu jumlahnya tidak sampai 50 persen,” paparnya.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Menghadapi kenaikan harga material bangunan yang dibarengi dengan keterbatasan dana, PUPR Jateng melakukan perhitungan ulang secara cermat. Tujuannya adalah untuk memastikan kualitas hasil perbaikan tetap terjaga meskipun dengan anggaran yang terbatas. Strategi teknis yang dipilih adalah dengan melakukan seleksi ketat untuk skala prioritas perbaikan jalan. Dengan demikian, diharapkan perbaikan jalan dapat dilakukan secara efektif dan efisien.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.babelinsight.id/anggaran-jalan-jateng-turun-jadi-rp320-miliar-pupr-seleksi-ketat-skala-prioritas-2026, without altering the facts of the original article.