Mobil listrik kini menjadi salah satu pilihan utama bagi masyarakat yang mencari kendaraan ramah lingkungan dan efisien. Popularitas mobil listrik terus meningkat di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Namun, masih banyak yang khawatir dengan keamanan mobil listrik, terutama terkait baterai yang dikhawatirkan bisa meledak saat terjadi kecelakaan. Lantas, seberapa aman sebenarnya mobil listrik untuk dipakai di jalan raya?
Keamanan Mobil Listrik di Jalan Raya
Pada dasarnya, mobil listrik memiliki tingkat keamanan yang sama dengan mobil bermesin konvensional. Bahkan, dalam uji tabrak, mobil listrik seringkali meraih peringkat tinggi dalam hal perlindungan tabrakan frontal, ketahanan terhadap tabrakan samping, keselamatan penumpang anak-anak, hingga perlindungan pejalan kaki. Para produsen juga telah mengembangkan sistem manajemen baterai yang bisa memantau kinerja sekaligus suhu guna menghindari potensi terbakar akibat panas berlebih.
Sistem Keamanan Berlapis
Pakar otomotif sekaligus akademisi dari ITB, Yannes Pasaribu, mengungkapkan bahwa mobil listrik memiliki keamanan berlapis, baik itu dari baterai hingga sistem pengeremannya. “Battery Management System (BMS) sesuai ISO 6469-1 (keselamatan kelistrikan) memantau setiap sel baterai secara real-time, kontaktor tegangan tinggi siap memutus sirkuit saat anomali, dan sistem pengereman tetap berfungsi meski powertrain mati. Kontaktor tegangan tinggi memutus sirkuit saat tabrakan per ISO 6469-3 (proteksi penumpang). Sistem pengereman memiliki redundansi hidrolik sesuai UN R13-H, tetap berfungsi tanpa daya listrik. Kemudi EPS dilengkapi dual-circuit backup per ISO 26262 (functional safety ASIL-D),” terang Yannes.
Mengapa Keamanan Mobil Listrik Penting?
Keamanan mobil listrik sangat penting karena berkaitan dengan keselamatan pengemudi dan penumpang. Oleh karena itu, para produsen harus memastikan bahwa mobil listrik yang diproduksi memenuhi standar keamanan yang tinggi. Dengan demikian, masyarakat dapat merasa aman dan nyaman saat menggunakan mobil listrik.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Meski telah memiliki keamanan berlapis, namun masih banyak hal yang harus diperbaiki dan ditingkatkan. Pengemudi mobil listrik harus memahami cara kerja dan karakteristik mobil listrik agar dapat mengemudi dengan aman dan nyaman. Dengan demikian, mobil listrik dapat menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang mencari kendaraan ramah lingkungan dan efisien.
Dalam beberapa tahun terakhir, mobil listrik telah menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam hal keamanan dan efisiensi. Dengan terus berkembangnya teknologi, diharapkan mobil listrik dapat menjadi lebih aman dan nyaman untuk digunakan di jalan raya. Oleh karena itu, masyarakat harus terus memantau perkembangan teknologi mobil listrik dan memahami cara kerja dan karakteristiknya.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://oto.detik.com/mobil-listrik/d-8547272/seberapa-aman-mobil-listrik-di-jalan-raya, without altering the facts of the original article.