Desa Jatuh, Kecamatan Pandawan, akan menjadi destinasi wisata baru yang unik dengan meluncurkan Agrowisata Petik Buah Melon, pertama kalinya di Hulu Sungai Tengah (HST). Wisata ini memungkinkan pengunjung untuk memetik buah melon langsung dari kebunnya, memberikan pengalaman berbeda yang belum pernah dirasakan sebelumnya.
Konsep Agrowisata yang Inovatif
Agrowisata Petik Buah Melon ini digelar oleh BUMDes Partala Desa Jatuh dan akan berlangsung pada 1â3 Juli 2026. Konsep ini dihadirkan agar masyarakat mendapatkan pengalaman berbeda sekaligus memperkenalkan potensi desa yang dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata baru. Dengan cara ini, pengunjung tidak hanya membeli buah di pasar atau toko, tetapi juga dapat merasakan pengalaman memetik langsung dari kebunnya.
Apa yang Ditawarkan
Selain memetik buah melon secara langsung, pengunjung juga dapat menikmati suasana kebun, wisata edukasi keluarga, hingga sejumlah area swafoto yang disiapkan di kawasan tersebut. Agrowisata ini akan dibuka untuk masyarakat umum mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WITA di kawasan perkebunan melon Desa Jatuh RT 002 RW 001, Kecamatan Pandawan.
Mengapa dan Dampaknya
Konsep agrowisata dinilai dapat memberi nilai tambah bagi hasil panen petani dibanding hanya mengandalkan sistem pemasaran konvensional melalui pengepul. Dengan cara seperti ini, hasil panen bisa memiliki nilai lebih, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi desa. Direktur BUMDes Partala, Muhammad Sata, mengatakan bahwa ini adalah upaya untuk meningkatkan nilai tambah produk pertanian dan memberikan pengalaman unik kepada masyarakat.
Sebelumnya, BUMDes Partala juga telah mengembangkan budidaya sejumlah varietas unggulan seperti melon sky, melon rock, dan melon golden. Unit usaha tersebut bahkan mampu mencatat keuntungan hingga sekitar 50 persen setiap kali panen. Jika mendapat respons positif, bukan tidak mungkin konsep wisata petik buah yang perdana hadir di HST ini dapat berkembang menjadi destinasi baru yang menarik minat masyarakat maupun wisatawan lokal.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Kini, masyarakat HST telah memiliki alasan lebih untuk mengunjungi Desa Jatuh, tidak hanya untuk melihat potensi pertanian, tetapi juga untuk merasakan pengalaman unik yang ditawarkan oleh agrowisata petik buah melon. Dengan harapan bahwa event ini akan menjadi langkah awal dalam mengembangkan potensi wisata di daerah tersebut, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar melalui peluang usaha baru yang diciptakan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://banjarmasin.tribunnews.com/kalsel/1366801/desa-jatuh-bikin-terobosan-wisata-petik-melon-pertama-hadir-di-hst, without altering the facts of the original article.