7 Juli 2026
featured_image

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya
Harga cabai di Aceh Tamiang masih tinggi, capai Rp45 ribu per kilogram. Pembeli beralih ke ayam potong yang harganya turun, tapi apa yang menyebabkan harga cabai tetap mahal?

Harga Cabai yang Masih Tinggi

Harga kebutuhan pokok di Pasar Pagi Kota Kualasimpang, Kabupaten Aceh Tamiang, masih menunjukkan kontras dengan komoditas pangan, Kamis (2/7/2026). Harga cabai dan bumbu dapur tetap tinggi, sedangkan ayam potong turun dan diserbu pembeli. Cabai merah dijual Rp45 ribu per kilogram, cabai rawit Rp40 ribu, cabai hijau Rp28 ribu, dan cabai caplak Rp40 ribu per kilogram.

Penjualan yang Melemah

Meski harga relatif stabil, aktivitas perdagangan di lapak sembako belum menunjukkan pemulihan. Lorong-lorong pasar masih lengang. Sebagian pedagang mengaku penjualan terus melemah dalam beberapa pekan terakhir. Fatimah, pedagang, menilai pencairan jaminan hidup (jadup) bagi penyintas banjir bandang belum banyak mengalir ke belanja kebutuhan dapur. Menurutnya, warga lebih memprioritaskan mengganti perabot rumah tangga yang rusak diterjang banjir.

Penurunan Harga Ayam Potong

Pemandangan berbeda terlihat di deretan pedagang ayam potong. Sejak harga turun pada awal pekan, lapak penjualan dipadati pembeli. Pantauan di Pasar Pagi Kualasimpang menunjukkan warga silih berganti mengantre membeli ayam. Harga ayam kini berada di kisaran Rp40.000 hingga Rp45.000 per kilogram, turun dari Rp50 ribu hingga Rp55 ribu per kilogram yang bertahan beberapa waktu sebelumnya. Erwin Syahputra, pedagang ayam potong, mengatakan penurunan harga mulai terjadi sejak Senin lalu.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Perbedaan kondisi itu mencerminkan pola konsumsi masyarakat pascabanjir. Saat pengeluaran rumah tangga masih terfokus pada pemulihan kebutuhan dasar dan penggantian perabot, penurunan harga ayam justru menjadi pemicu meningkatnya transaksi di tengah lesunya perdagangan sembako. Dengan kondisi ini, masyarakat Aceh Tamiang diharapkan dapat lebih stabil dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Masyarakat Aceh Tamiang masih harus menempuh jalan panjang untuk pemulihan ekonomi dan kebutuhan pokok. Harga cabai yang masih tinggi dan penurunan harga ayam potong yang diserbu pembeli menunjukkan bahwa proses pemulihan masih terus berlangsung. Dengan pencairan jaminan hidup yang mulai dilakukan, diharapkan masyarakat dapat lebih stabil dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://aceh.tribunnews.com/video/1032517/video-harga-cabai-bertahan-tinggi-ayam-potong-turun-diserbu-pembeli-di-aceh-tamiang, without altering the facts of the original article.

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *