8 Juli 2026
featured_image

Transportasi Umum vs Ojek Online di Era Otonom: Siapa yang Bakal Menang Taruhan?

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat
Ketua MUI desak pemerintah hukum mati koruptor, sebut korupsi merampas hak hidup masyarakat. Apa dampak korupsi sehingga MUI minta koruptor dihukum mati?

Apa yang Terjadi?

MUI kembali menyuarakan usulan agar pelaku korupsi dikenai hukuman mati. Usulan tersebut didasarkan pada pandangan bahwa dampak korupsi telah merampas hak hidup dan kesejahteraan masyarakat. Menurut Anwar, tindak pidana korupsi memiliki dampak yang jauh lebih luas dibanding dengan kejahatan biasa. Korupsi, menurut Anwar, menyebabkan kemiskinan struktural dan penderitaan masyarakat. “Berapa orang yang mati karena koruptor? Berapa orang yang menjadi termiskin karena koruptor itu? Ada pejabat yang korupsi sampai triliunan, itu merugikan berapa orang? Membunuh banyak orang secara tidak langsung. Itu melanggar HAM juga,” ujarnya.

Mengapa dan Dampak

MENGAPA: Korupsi merupakan tindakan yang dilakukan oleh pejabat publik, baik politisi maupun pegawai negeri, serta pihak lain yang terlibat, dengan cara menyalahgunakan kepercayaan publik yang diberikan kepada mereka untuk memperoleh keuntungan pribadi atau kelompok secara tidak sah. Dalam perspektif Islam, HAM bukanlah konsep yang bersifat absolut apabila bertentangan dengan perlindungan terhadap hak hidup masyarakat. Hukum Islam berlandaskan maqashid asy-syariah, salah satunya prinsip hifzhun nafs atau menjaga keselamatan jiwa manusia. DAMPAK: Dampak korupsi sangat luas dan dapat menyebabkan kemiskinan struktural dan penderitaan masyarakat. Oleh karena itu, MUI tetap konsisten pada hasil kajian yang telah dilakukan sejak bertahun-tahun lalu mengenai perlunya penerapan hukuman mati bagi pelaku korupsi besar. Anwar juga mengkritik pihak-pihak yang menggunakan isu hak asasi manusia (HAM) sebagai alasan untuk menolak hukuman berat bagi koruptor. “Para pembela koruptor agar tidak dihukum, mereka suka berlindung di balik aturan HAM,” katanya.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Ketua MUI desak pemerintah untuk mempertimbangkan usulan hukuman mati bagi pelaku korupsi. Anwar menegaskan bahwa MUI akan terus menyuarakan usulan ini hingga pemerintah mengambil tindakan yang tepat. “Kami berharap pemerintah dapat mempertimbangkan usulan kami dan mengambil tindakan yang tepat untuk menangani korupsi di Indonesia,” kata Anwar. Dengan demikian, diharapkan bahwa ke depannya, korupsi dapat diminimalisir dan tidak lagi menjadi masalah besar di Indonesia.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jatim.tribunnews.com/news/551156/apa-itu-korupsi-membuat-ketua-mui-usul-agar-koruptor-dihukum-mati-singgung-pelanggaran-ham, without altering the facts of the original article.

Transportasi Umum vs Ojek Online di Era Otonom: Siapa yang Bakal Menang Taruhan?

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *