7 Juli 2026
featured_image

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya
Universitas Syiah Kuala meluncurkan LENTERA 1000, platform edukasi gizi digital untuk pengendalian obesitas dan stunting. Pelajari lebih lanjut tentang inovasi ini dan bagaimana dampaknya terhadap masyarakat!

Universitas Syiah Kuala (USK) meluncurkan Website LENTERA 1000 sebagai bagian dari program LENTERA 1000 : Model Edukasi Gizi Digital Berbasis Gampong untuk Pengendalian Obesitas Ibu dan Stunting Balita. Peluncuran ini menjadi langkah strategis dalam memperluas akses masyarakat terhadap edukasi gizi berbasis digital sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting dan pengendalian obesitas ibu secara berkelanjutan. Program ini merupakan inovasi edukasi yang mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas, mudah diakses, dan berkelanjutan. Website LENTERA 1000 menyediakan berbagai materi edukasi berbasis bukti mengenai pencegahan obesitas pada ibu, pencegahan stunting pada balita, pemenuhan gizi selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), serta praktik pemberian makan yang tepat bagi ibu dan anak.

Momen Peluncuran dan Fitur Website

Peluncuran Website LENTERA 1000 berlangsung di Aula Puskesmas Kopelma Darussalam, Banda Aceh, pada Jumat (3/7/2026). Website ini dikembangkan sebagai platform edukasi digital yang dapat dimanfaatkan oleh ibu, keluarga, kader posyandu, maupun tenaga kesehatan. Selain materi edukasi, Website LENTERA 1000 juga dilengkapi dengan fitur pemantauan kesehatan yang memungkinkan pengguna mencatat dan memantau data antropometri ibu maupun balita secara berkala. Pengguna juga dapat mengakses berbagai media pembelajaran dalam bentuk modul edukasi, flyer, dan video edukatif yang dirancang agar informasi kesehatan lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Ketua Tim Pengabdi sekaligus Ketua Program LENTERA 1000, dr. Marisa, M.Gizi., Sp.GK, menjelaskan bahwa pengembangan website dilakukan untuk memastikan edukasi gizi dapat terus berlangsung tanpa dibatasi ruang dan waktu. “Kami ingin masyarakat memiliki akses terhadap informasi gizi yang benar, mudah dipahami, dan dapat diakses kapan saja. Website LENTERA 1000 tidak hanya menyediakan materi edukasi, tetapi juga membantu masyarakat memantau pertumbuhan balita dan kondisi kesehatan ibu secara berkala sehingga upaya pencegahan stunting maupun obesitas dapat dilakukan lebih dini,” ujarnya.

Program LENTERA 1000 dilaksanakan oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Syiah Kuala yang dipimpin oleh dr. Marisa, M.Gizi., Sp.GK, bersama Dr. Wiwit Artika, M.Ed., Ns. Nova Fajri, M.Kep., Sp.Kep.An., dan dr. Ariza Farizca, M.K.M. Program ini juga melibatkan mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter dan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Gizi Klinik Fakultas Kedokteran USK, berkolaborasi dengan Puskesmas Kopelma Darussalam, serta didukung oleh pendanaan LPDP melalui Community Development Program Enhancing Quality Education for International University Impact.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Obesitas pada ibu usia reproduktif dan stunting pada balita masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Provinsi Aceh. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 yang dirilis pada 2025, prevalensi stunting di Aceh mencapai 28,6 persen. Meskipun menurun dibandingkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 sebesar 29,4 persen, angka tersebut masih berada di atas target nasional. Oleh karena itu, program LENTERA 1000 diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini.

Salah seorang kader Posyandu Gampong Deah Raya, Putri, menyampaikan bahwa keberadaan website sangat membantu kader dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. “Materi yang tersedia dalam website sangat lengkap dan mudah dipahami. Kami dapat mengakses kembali modul, video, maupun flyer saat mempersiapkan edukasi di posyandu. Fitur pemantauan antropometri juga membantu kami memantau perkembangan ibu dan balita secara lebih teratur,” katanya.

Dengan demikian, program LENTERA 1000 diharapkan dapat menjadi contoh bagi program-program lain dalam upaya pencegahan stunting dan pengendalian obesitas ibu secara berkelanjutan. Dengan akses yang lebih luas dan mudah, masyarakat diharapkan dapat memahami pentingnya edukasi gizi dan dapat menerapkan praktik pemberian makan yang tepat bagi ibu dan anak.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://aceh.tribunnews.com/nanggroe/1032637/perkuat-edukasi-gizi-digital-universitas-syiah-kuala-luncurkan-website-lentera-1000, without altering the facts of the original article.

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *