22 Agustus 2026
featured_image

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tempat Belajar Digital Marketing Gratis dan Berkualitas

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
SPB Fest 4 resmi dibuka di Pantai Mertasari Denpasar, Bupati Adi Arnawa dorong pelestarian budaya layang-layang Bali. Apa saja keseruan festival yang mengusung tema Bayu Cita Loka ini?

SPB Fest #4 Resmi Dibuka, Bupati Adi Arnawa Dorong Pelestarian Budaya Layang-Layang Bali

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti secara resmi membuka Festival Layang-Layang tahunan Sekaa Pelayang Badung (SPB) Fest #4 di Pantai Mertasari, Denpasar, Sabtu 4 Juli 2026. Mengusung tema “Bayu Cita Loka”, SPB Fest #4 merepresentasikan perjalanan Sekaa Pelayang Badung sejak penyelenggaraan festival pertama hingga memasuki tahun keempat. Layang-layang menjadi salah satu daya tarik pariwisata Kabupaten Badung dan Bali secara umum.

Festival ini merupakan ajang pelestarian budaya sekaligus penguatan daya tarik pariwisata berbasis kearifan lokal Bali. Turut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut Pembina Sekaa Pelayang Badung sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Badung I Made Yudana, perwakilan Dinas Pariwisata Badung, Ketua Pelangi Denpasar, perwakilan Desa Adat Intaran, Ketua Tim Ekonomi Kreatif Kabupaten Badung serta para peserta.

🔖 Baca juga:
Masyarakat Adat Aceh Jaya Dapat Kepastian Hukum, Perbup Hutan Adat Diberlakukan

Fokus pada Pelestarian Budaya

Bupati Adi Arnawa mengapresiasi konsistensi Sekaa Pelayang Badung yang terus menyelenggarakan festival sebagai upaya menjaga tradisi budaya Bali. “Kegiatan ini telah rutin diselenggarakan. Atas nama Pemerintah Kabupaten Badung, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Sekaa Pelayang Badung yang tetap konsisten melaksanakan lomba layang-layang sebagai bagian dari pelestarian budaya,” ujarnya.

Penyelenggaraan lomba layang-layang tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi memiliki nilai yang lebih besar, yakni menjaga warisan budaya Bali agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman. “Tujuan kita bukan semata-mata menjadi juara, tetapi bagaimana budaya ini terus lestari. Selain memiliki nilai filosofi yang tinggi, layang-layang juga menjadi salah satu daya tarik pariwisata Kabupaten Badung dan Bali secara umum,” katanya.

Mengapa Pelestarian Budaya Layang-Layang Penting?

Ketua DPRD Kabupaten Badung sekaligus Pembina Sekaa Pelayang Badung, I Gusti Anom Gumanti, menegaskan bahwa Pemkab Badung berkomitmen mendukung pelestarian budaya layang-layang yang memiliki keterkaitan erat dengan nilai-nilai spiritual masyarakat Bali. Dalam tradisi Bali, layang-layang tidak sekadar permainan, tetapi memiliki makna filosofis dan religius yang berkaitan dengan Ida Bhatara Siwa serta Sang Hyang Bayu sebagai simbol kekuatan angin.

🔖 Baca juga:
Gaji Guru PPPK Cirebon Turun Rp271 Ribu, Kisah Pilu di Balik Kenaikan Status

“Layang-layang merupakan warisan budaya yang harus terus dijaga. Generasi muda Bali, khususnya di Kabupaten Badung, jangan sampai melupakan peninggalan para leluhur. Budaya, adat, dan seni merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan,” ungkap Legislatif asal Kuta tersebut.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Ketua Sekaa Pelayang Badung sekaligus Ketua Panitia, I Gusti Agung Andra, mengatakan komunitas yang berdiri pada 2023 itu kini menjadi wadah pemuda dari Badung Utara hingga Badung Selatan dalam melestarikan seni layang-layang. “Melalui Sekaa Pelayang Badung, kami berharap generasi muda Bali terus memiliki kepedulian dan semangat menjaga tradisi layang-layang sebagai bagian dari warisan budaya Bali,” katanya.

Antusiasme masyarakat terhadap SPB Fest #4 juga dinilai sangat tinggi. Pendaftaran peserta yang dibuka sejak 22 Juni mendapat respons di luar perkiraan. Selama dua hari pelaksanaan festival, sebanyak 1.200 layang-layang dijadwalkan akan diterbangkan. “Selain menjadi ajang kompetisi, SPB Fest #4 dapat menjadi ruang kolaborasi komunitas, seniman, pelaku ekonomi kreatif, serta masyarakat dalam mempromosikan budaya Bali,” katanya.

🔖 Baca juga:
Waspada! Cuaca Manado Sulut Hari Ini Kamis 9 Juli 2026 Diprediksi Berawan di Semua Kecamatan

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen untuk terus mendukung pelestarian budaya layang-layang sebagai bagian dari warisan budaya Bali. Dengan adanya SPB Fest #4, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam melestarikan budaya Bali. “Jalan panjang yang masih harus ditempuh dalam melestarikan budaya layang-layang masih panjang, namun dengan komitmen dan kerja sama yang kuat, kita dapat menjaga warisan budaya Bali tetap hidup dan berkembang,” katanya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://bali.tribunnews.com/pemkab-badung/600816/bupati-adi-arnawa-resmi-buka-spb-fest-4-dorong-pelestarian-budaya-layang-layang-bali, without altering the facts of the original article.

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tempat Belajar Digital Marketing Gratis dan Berkualitas

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *