Arkeolog kawakan Dr. Mudzakir Dwi Cahyono mengungkap bahwa Prasasti Kamulan bukan sekadar peninggalan batu bertulis biasa, melainkan sebuah dokumen otentik yang menjadi tonggak sejarah sekaligus legitimasi berdirinya Kabupaten Trenggalek. Prasasti Kamulan menyimpan segudang informasi berharga tentang keberadaan benteng kemiliteran kuno di Trenggalek. Temuan ini menjawab rahasia prasasti yang telah lama menjadi misteri.
Momen Penentu di Menit Akhir
Pada akhir pemerintahan Kerajaan Kadiri atau Panjalu di bawah kepemimpinan Raja Kertajaya, masyarakat Kamulan berdiri tegak mendukung sang raja. Atas kesetiaan dan jasa besarnya, Kamulan kemudian dijadikan sebagai benteng pertahanan militer strategis Kerajaan Kadiri untuk memblokade potensi serangan yang datang dari arah Ponorogo Selatan. Arkeolog Dr. Mudzakir Dwi Cahyono menjelaskan bahwa kawasan Kamulan menyimpan segudang tinggalan arkeologis berharga, mulai dari struktur penampung air kuno di Semarum, Candi Brongkah di Kedunglurah, hingga jejak historis di Kendalrejo.
Dr. Mudzakir Dwi Cahyono juga menemukan sejumlah temuan berupa benda-benda dari logam, seperti perunggu, bahkan logam mulia, ataupun mata uang-mata uang kepeng. Temuan lain berupa arca Ganesha, arca Durga Mahisasuramardini, saluran air bawah tanah, hingga keramik asing memperkuat bukti bahwa Kamulan adalah kawasan perkotaan yang maju pada zamannya.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Berikut adalah tiga fakta yang membuat penemuan ini berbeda:
Pertama, Prasasti Kamulan yang bertarikh 31 Agustus 1194 M ini menjadi bukti otentik bahwa Kamulan adalah kawasan yang memiliki sejarah panjang. Kedua, penemuan benteng kemiliteran kuno di Trenggalek membuktikan bahwa Kamulan pernah menjadi pusat pertahanan militer strategis Kerajaan Kadiri. Ketiga, temuan arkeologis di Kamulan, seperti struktur penampung air kuno, candi, dan arca, memperkuat bukti bahwa Kamulan adalah kawasan perkotaan yang maju pada zamannya.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Penemuan ini memiliki dampak signifikan bagi masyarakat Trenggalek dan sejarawan. Dengan adanya bukti otentik tentang keberadaan benteng kemiliteran kuno di Trenggalek, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan situs-situs sejarah. Selain itu, penemuan ini juga dapat menjadi sumber inspirasi bagi peneliti dan sejarawan untuk terus menggali dan mempelajari sejarah Indonesia.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Meski telah ditemukan bukti otentik tentang keberadaan benteng kemiliteran kuno di Trenggalek, masih banyak hal yang perlu dikaji dan dipelajari. Peneliti dan sejarawan masih harus terus menggali dan menganalisis data untuk memahami lebih lanjut tentang sejarah Kamulan dan Kerajaan Kadiri. Dengan demikian, diharapkan dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang sejarah Indonesia dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan situs-situs sejarah.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jatim.tribunnews.com/trenggalek/551489/arkeolog-ungkap-rahasia-prasasti-kamulan-benteng-kemiliteran-kuno-pusat-peradaban-maju-trenggalek, without altering the facts of the original article.