25 Agustus 2026
featured_image

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Aktivis Green Justice Mendesak penangkapan dalang PETI di Madina untuk efek jera. Apa motif di balik operasi penertiban PETI yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara?

Praktik Pertambangan Ilegal di Madina Kembali Dihentikan

Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Sungai Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, kembali dihentikan oleh Tim Terpadu Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Operasi penertiban ini merupakan tindak lanjut atas arahan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution. Dalang PETI di Madina harus ditangkap untuk efek jera.

Koordinator Advokasi Green Justice Indonesia, Hendrawan Hasibuan, mendukung penuh operasi penertiban ini. Menurutnya, upaya ini merupakan langkah penting untuk menyelamatkan ekosistem dan melindungi kepentingan masyarakat. Namun, ia mengingatkan agar penertiban tidak bersifat sementara dan harus dibarengi dengan penegakan hukum yang menyentuh seluruh pihak yang terlibat.

🔖 Baca juga:
Miskonsepsi Publik: Kimia dan Ketakutan yang Tak Perlu

Apa yang Terjadi?

Sebelumnya, Tim Terpadu Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melakukan operasi penertiban PETI di kawasan Sungai Batang Gadis, sekitar Muara Mais. Operasi ini merupakan tindak lanjut atas arahan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.

Menurut Hendrawan, aktivitas PETI memang kerap dipilih sebagian masyarakat karena terbatasnya lapangan pekerjaan. Meski demikian, alasan ekonomi tidak dapat dijadikan pembenaran terhadap praktik yang merusak lingkungan.

Mengapa dan Dampaknya

Aktivitas PETI di Madina menggunakan bahan kimia berbahaya seperti merkuri serta pengerukan dasar dan tepian sungai telah menyebabkan kerusakan bentang alam, pencemaran air, dan terganggunya keseimbangan ekosistem. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pelaku tambang, tetapi juga masyarakat luas yang bergantung pada sungai dan lingkungan sekitar untuk kehidupan sehari-hari.

🔖 Baca juga:
Pilot Amerika Tewas di Papua, Keluarga dan Rekan Sejawat Dikejutkan, Dubes AS Respon dengan Peringatan Diplomatik dan Janji Investigasi

Pengelolaan sumber daya alam di wilayah Tapanuli harus tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan. Pemerintah harus menjalankan penegakan hukum secara adil, transparan, dan tanpa pandang bulu, termasuk memberikan sanksi tegas kepada seluruh pihak yang terbukti terlibat dalam praktik pertambangan ilegal.

Tindakan Selanjutnya

Hendrawan juga menyampaikan empat langkah yang dinilai penting dilakukan secara bersamaan dengan penertiban PETI, yakni: melaksanakan pemulihan dan reklamasi kawasan yang rusak akibat aktivitas pertambangan, terutama di kawasan hutan lindung dan daerah aliran sungai. Menyediakan alternatif mata pencaharian dan program pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat agar tidak kembali bergantung pada tambang ilegal.

Diharapkan, penegakan hukum dan pengawasan dapat dilakukan secara konsisten untuk mencegah kerusakan lingkungan yang lebih luas. Dengan demikian, diharapkan dapat memberikan efek jera kepada pelaku PETI dan melindungi kepentingan masyarakat serta lingkungan.

🔖 Baca juga:
Viral Ojol Histeris, Dishub Buka Suara Soal Motor Diangkut

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Pemerintah harus terus melakukan upaya penertiban dan penegakan hukum terhadap praktik pertambangan ilegal. Selain itu, diperlukan juga upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan menyediakan alternatif mata pencaharian yang berkelanjutan.

Dengan kerja sama dan komitmen yang kuat, diharapkan dapat mengatasi masalah PETI dan melindungi lingkungan serta kepentingan masyarakat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://medan.tribunnews.com/tapsel/1802353/green-justice-indonesia-minta-dalang-peti-di-madina-ditangkap-hendrawan-harus-ada-efek-jera, without altering the facts of the original article.

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *