Transportasi Umum vs Ojek Online di Era Otonom: Siapa yang Bakal Menang Taruhan?
KompetitifJeremy Hansen, seorang astronaut Badan Antariksa Kanada (CSA), mengumumkan bahwa dirinya akan meninggalkan posisinya sebagai astronaut aktif. Keputusan ini diambil setelah 32 tahun mengabdi di militer dan 17 tahun menjadi astronaut Badan Antariksa Kanada. Hansen akan beralih menjadi anggota cadangan Royal Canadian Air Force.
Apa yang Terjadi?
Hansen menyampaikan kabar tersebut lewat unggahan di media sosial pada Senin (6/7) waktu setempat. Ia menyebut langkah ini “jauh dari kata mundur”, karena dirinya akan beralih menjadi anggota cadangan Royal Canadian Air Force. Hansen mengatakan keputusan itu diambil secara sengaja untuk “membuka ruang bagi cara-cara kreatif dan berkelanjutan dalam mendukung serta memungkinkan kerja-kerja penting yang tengah berlangsung di Kanada terkait dunia antariksa.”
Badan Antariksa Kanada (CSA) dalam pernyataannya menyebut Hansen akan “mengejar peluang profesional baru”. CSA turut memuji kepemimpinan, dedikasi, dan profesionalisme Hansen. “Melalui kerjanya bersama CSA, NASA, dan mitra-mitra lain, ia berkontribusi pada babak baru bersejarah bagi Kanada di dunia antariksa,” demikian bunyi pernyataan CSA.
Mengapa dan Dampak
Keputusan Hansen untuk meninggalkan posisinya sebagai astronaut aktif tentu memiliki dampak besar bagi Badan Antariksa Kanada. Dengan kepergiannya, hanya tiga astronaut aktif yang tersisa di CSA, yakni David Saint-Jacques, Joshua Kutryk, dan Jenni Gibbons. Namun, Hansen menyebut bahwa keputusan ini bukanlah sebuah kemunduran, melainkan sebuah langkah penting berikutnya dalam kariernya.
Sebagai salah satu astronaut yang terlibat dalam misi Artemis II, Hansen memiliki pengalaman yang sangat berharga dalam eksplorasi antariksa. Misi Artemis II sendiri merupakan perjalanan pertama manusia ke sekitar Bulan dalam lebih dari 50 tahun terakhir, sekaligus mencatatkan rekor jarak terjauh yang pernah ditempuh manusia ke luar angkasa, yakni 406.771 kilometer.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Kepergian Hansen akan membuka ruang bagi generasi baru astronaut untuk bergabung dengan Badan Antariksa Kanada. Selain itu, keputusan Hansen untuk menjadi anggota cadangan Royal Canadian Air Force juga menunjukkan bahwa dirinya masih memiliki komitmen untuk mendukung kerja-kerja penting di Kanada terkait dunia antariksa.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyampaikan terima kasih kepada Hansen atas pengabdian luar biasanya bagi Kanada dan kontribusinya yang luar biasa bagi eksplorasi antariksa. “Atas nama seluruh warga Kanada, saya menyampaikan terima kasih kepada astronaut Badan Antariksa Kanada, Kolonel Jeremy Hansen, atas pengabdian luar biasanya bagi Kanada dan kontribusinya yang luar biasa bagi eksplorasi antariksa,” kata Carney.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Dengan keputusan Hansen untuk meninggalkan posisinya sebagai astronaut aktif, Badan Antariksa Kanada masih memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Namun, dengan komitmen dan dedikasi dari astronaut-astronaut yang masih aktif, Badan Antariksa Kanada diharapkan dapat terus maju dalam eksplorasi antariksa.
NASA berencana melanjutkan misi Artemis II dengan Artemis III, penerbangan ke orbit rendah Bumi yang akan menguji kemampuan kapsul Orion milik NASA merapat dengan wahana pendarat Bulan. Misi Artemis IV, yang diperkirakan menjadi misi pertama dalam program Artemis yang mendaratkan manusia di permukaan Bulan, direncanakan meluncur paling cepat pada 2028.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20260707104613-199-1377756/astronaut-kanada-kru-artemis-ii-pensiun-usai-terbang-ke-bulan, without altering the facts of the original article.