Transportasi Umum vs Ojek Online di Era Otonom: Siapa yang Bakal Menang Taruhan?
KompetitifLive TikTok menjadi salah satu strategi pemasaran yang digunakan oleh pedagang durian di Sidrap untuk meningkatkan penjualan selama musim panen. Dengan harga durian yang sedang murah, para pedagang berlomba-lomba untuk menarik perhatian pembeli melalui media sosial. Salah satu pedagang durian yang menggunakan strategi ini adalah Muliana, yang berjualan di bahu Jalan Poros Sidrap-Palopo.
Momen Penentu di Musim Panen
Musim panen durian di Sidrap menjadi momen yang dinantikan oleh masyarakat. Warga memanfaatkan musim panen untuk berburu durian dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan hari biasa. Salah satu lokasi yang ramai diserbu pembeli berada di bahu Jalan Poros Sidrap-Palopo, tepat di samping BTN Wesabbe, Kelurahan Batulappa, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap. Sebelum tiba di lapak, aroma khas durian sudah tercium dari jarak sekitar satu kilometer.
Di lapak milik Muliana, durian dijual dengan harga yang ramah di kantong, mulai Rp5 ribu perbuah hingga Rp100 ribu perikat, tergantung ukuran dan kualitasnya. Meski berjualan di Sidrap, durian yang ditawarkan merupakan durian lokal pilihan yang didatangkan setiap hari dari sejumlah daerah penghasil, seperti Pasangkayu, Masamba, dan Poso.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Berikut beberapa fakta yang membuat musim panen durian di Sidrap menjadi berbeda:
Durian lokal pilihan didatangkan setiap hari dari sejumlah daerah penghasil. Harga durian yang ramah di kantong membuat pembeli berdatangan. Live TikTok digunakan oleh pedagang untuk meningkatkan penjualan.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Ramainya pembeli selama musim durian membuat omzet penjualan pedagang melonjak. Dalam sehari, Muliana mampu menjual sekitar 1.500 buah durian dengan pendapatan berkisar Rp3 juta hingga Rp5 juta. Musim durian juga menjadi momen yang dinantikan masyarakat, dengan harga yang lebih bersahabat, para penikmat durian bisa menikmati cita rasa legit dan aroma khas buah yang dijuluki “Raja Buah” tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
Dengan menggunakan strategi Live TikTok, pedagang durian di Sidrap dapat meningkatkan penjualan dan memperluas jangkauan pasar. Ke depan, diharapkan pedagang dapat terus meningkatkan kualitas dan kuantitas produk, serta memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan penjualan.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Meski musim panen durian telah tiba, pedagang masih harus berusaha untuk meningkatkan penjualan dan mempertahankan kualitas produk. Dengan terus meningkatkan kualitas dan kuantitas produk, serta memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan penjualan, pedagang durian di Sidrap dapat meningkatkan pendapatan dan memperluas jangkauan pasar.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://makassar.tribunnews.com/sidrap/1843594/pedagang-durian-di-sidrap-tambah-cuan-berkat-jualan-via-live-tiktok, without altering the facts of the original article.