Curtis Jones Siap Tinggalkan Liverpool: Inter Milan Siapkan Tawaran Besar dan Pilihan Posisi Baru
Berita Hari Ini – 02 Mei 2026 | Midfielder serbaguna Curtis Jones mengonfirmasi kesiapan meninggalkan Anfield menjelang akhir kontrak pada Juli 2026. Keputusan itu menambah spekulasi transfer besar di dunia sepak bola, terutama setelah Inter Milan mengintensifkan pembicaraan untuk mengamukannya.
Persetujuan Transfer ke Inter Milan
Menurut laporan dari jurnalis Italia Gianluigi Longari, Curtis Jones telah memberikan lampu hijau bagi Inter Milan untuk mengajukan penawaran resmi pada bursa transfer musim panas. Pemain berusia 25 tahun yang lahir dan dibesarkan di Liverpool tersebut dikabarkan bersedia bergabung dengan klub Serie A demi tantangan baru dan kesempatan bermain lebih konsisten.
Inter Milan telah memantau perkembangan Jones selama beberapa bulan terakhir, terutama setelah mereka kesulitan mengisi peran kreatif di lini tengah. Dengan situasi pemain seperti Davide Frattesi dan Henrikh Mkhitaryan yang semakin tidak menentu, Jones menjadi target utama dalam upaya memperkuat skuad.
Negosiasi Finansial dan Nilai Transfer
Berbagai sumber mengindikasikan nilai transfer Jones dapat berkisar antara £43,1 juta hingga £70 juta, tergantung pada struktur pembayaran dan klausul tambahan. Liverpool, yang kini sedang mempertimbangkan penawaran, diperkirakan menuntut angka maksimum untuk mengamankan kompensasi yang layak bagi pemain yang telah memberi kontribusi signifikan selama enam tahun di tim pertama.
- Penampilan: lebih dari 200 pertandingan untuk Liverpool.
- Gol: 21 gol.
- Assist: 25 assist.
Jika kesepakatan tercapai, Jones akan menjadi salah satu pemain Inggris pertama yang pindah langsung ke Serie A dalam beberapa tahun terakhir, menambah sejarah transfer lintas liga utama.
Peran dan Fleksibilitas di Liverpool Menurut Arne Slot
Manajer baru Liverpool, Arne Slot, mengungkapkan bahwa ia tidak ragu menempatkan Curtis Jones pada posisi yang berbeda bila diperlukan. Slot menilai pemain tersebut memiliki kecerdasan taktis yang memungkinkan ia bermain sebagai gelandang serba guna, attacking midfielder, bahkan sebagai wing‑back dalam formasi tertentu.
“Curtis tidak takut bermain di luar zona nyaman. Kami selalu mencari pemain yang bisa menyesuaikan diri dengan kebutuhan tim,” ujar Slot dalam konferensi pers di Anfield. Meskipun Jones tidak selalu menjadi starter utama, kehadirannya sering menjadi penentu dalam pertandingan-pertandingan penting, memberikan kedalaman dan opsi taktis bagi pelatih.
Dampak bagi Liverpool dan Inter Milan
Bagi Liverpool, kehilangan Curtis Jones berarti berkurangnya opsi rotasi di lini tengah. Namun, dengan kontrak yang hampir habis, manajemen klub dipaksa memilih antara memperpanjang kontrak dengan gaji tinggi atau menjual pemain demi menambah dana transfer untuk posisi lain.
Sementara itu, Inter Milan akan mendapatkan pemain muda dengan pengalaman di kompetisi elit Eropa. Kemampuan Jones untuk menyesuaikan diri dengan beberapa peran di lini tengah diperkirakan akan memperkaya taktik Antonio Conte, terutama dalam menghadapi lawan-lawan defensif ketat di Serie A.
Kedua klub diperkirakan akan terus bernegosiasi hingga akhir Juli, dengan harapan kesepakatan dapat diselesaikan sebelum jendela transfer menutup pada 1 September 2026.
Keputusan akhir Curtis Jones akan menjadi titik balik dalam kariernya, sekaligus memberi sinyal kuat bagi pasar transfer musim panas. Baik Liverpool maupun Inter Milan kini menanti langkah selanjutnya, sementara para pendukung di kedua negara terus berharap agar pemain favorit mereka menemukan tempat terbaik untuk mengembangkan bakatnya.