3 Agustus 2026
featured_image

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Komisi III DPRD Kotabaru terus memperjuangkan nasib tenaga kesehatan melalui KUA-PPAS 2027, akan tetapi nasib mereka masih belum jelas, apakah mereka akan tetap mendapatkan penugasan khusus atau tidak?

**Komisi III DPRD Kotabaru: KUA-PPAS 2027, Program Mitra Kerja untuk Meningkatkan Produktivitas** **Momen Penentu di Menit Akhir** Kegiatan bersama Dinans Kesehatan, Manajemen RSUD Pangeran Jaya Simitra, dan RSUD Sengayam berlangsung di ruang komisi III, Selasa (28/7/2026). Anggota Komisi III, Rahmad SPd MH, mengungkapkan bahwa ada beberapa hal penting yang dibahas, termasuk mengenai nasib tenaga kesehatan dan penugasan khusus (Tugsus) yang tahun depan mulai diberlakukan pengurangan. Pihaknya pun semaksimal mungkin tetap memperjuangkan nasib penugasan khusus tenaga kesehatan (Tugsusnakes) ini untuk tetap diberdayakan dengan kuota yang memadai, agar tidak mengganggu pelayanan kesehatan masyarakat. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Diketahui, di perekrutan tahun ini Kotabaru kebagian 153 kuota Tugsusnakes, namun yang sudah bertugas dan berjalan dengan APBD sebanyak 288. Angka ini terbilang drastis berkurang jika mengacu kuota yang dikeluarkan Dirjen Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) Kemenkes RI. Mekanismenya pun mulai terlihat, dari Perda yang sudah ada, bakal dipertegas dengan Perbup dan bisa melaui mekanisme PJLP, atau tenaga BLUD. Namun yang utama jadi catatan kami jangan sampai komunikasi dan keterbukaan tidak berjalan. Karena banyak permasalahan terjadi, diawali dari mis komunikasi. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Keadaan ini menunjukkan bahwa ada kesenjangan antara kebutuhan dan supply tenaga kesehatan di Kotabaru. Jika tidak segera ditangani, maka akan berdampak pada kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, terutama di daerah pelosok yang memiliki berbagai keterbatasan. Oleh karena itu, perlu dibahas serius guna menyesuaikan idealnya SDM pelayanan di seluruh wilayah. Mekanismenya pun semakin terlihat, seperti dengan Perda yang sudah ada, bakal dipertegas dengan Perbup dan bisa melaui mekanisme PJLP, atau tenaga BLUD. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Kesimpulan yang dapat diambil dari kegiatan ini adalah bahwa perlu adanya komunikasi dan keterbukaan yang lebih baik antara pemerintah dan masyarakat. Selain itu, perlu juga adanya penyesuaian idealnya SDM pelayanan di seluruh wilayah. Dengan demikian, pelayanan kesehatan masyarakat dapat terjamin dan berkualitas. Hanya dengan cara ini, maka dapat diharapkan bahwa pelayanan kesehatan di Kotabaru dapat meningkat dan lebih baik di masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://banjarmasin.tribunnews.com/kalsel/1370049/akomodir-program-mitra-kerja-komisi-iii-dprd-kotabaru-bahas-kua-ppas-2027, without altering the facts of the original article.

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *