**Makassar Fokus Pengelolaan Sampah, DLH Prioritaskan Sarana Baru** Pemerintah Kota Makassar telah mengambil langkah serius dalam mengelola sampah di kota ini. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Helmy Budiman, mengungkapkan bahwa pemerintah kota telah melakukan evaluasi pada hari pertama pelaksanaan larangan open dumping dan pembiasaan memilah sampah. Evaluasi tersebut menunjukkan bahwa kekurangan sarana dan prasarana kebersihan menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan program. **Momen Penentu di Menit Akhir** Dalam evaluasi tersebut, kekurangan sarana dan prasarana kebersihan menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan program. Selain itu, evaluasi juga menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat yang belum memahami pentingnya memilah sampah. Oleh karena itu, pemerintah kota akan menambah sarana dan prasarana pendukung pengelolaan sampah. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Berikut adalah beberapa fakta yang menunjukkan bahwa pemerintah kota akan meningkatkan sarana dan prasarana kebersihan: 1. Pemerintah kota akan menambah sarana dan prasarana pendukung pengelolaan sampah, termasuk ember atau tempat sampah organik, armada angkutan sampah, dan pembangunan TPS 3R. 2. Jumlah TPS 3R akan bertambah hingga dua kali lipat pada tahun ini, dari 13 menjadi 26. 3. Pemerintah kota juga akan menambah jumlah penyuluh persampahan, dari 30 menjadi 50. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Dengan meningkatkan sarana dan prasarana kebersihan, pemerintah kota berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memilah sampah. Hal ini juga diharapkan dapat mengurangi jumlah sampah yang tidak terkendali dan meningkatkan kualitas lingkungan di Kota Makassar. Selain itu, pemerintah kota juga berharap dapat meningkatkan ekonomi lokal dengan mengembangkan industri pengolahan sampah. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Pemerintah kota telah mengambil langkah serius dalam mengelola sampah di kota ini. Namun, masih ada jalan panjang yang harus ditempuh untuk mencapai tujuan tersebut. Pemerintah kota harus terus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memilah sampah dan meningkatkan sarana dan prasarana kebersihan. Dengan demikian, Kota Makassar dapat menjadi kota yang lebih bersih dan lebih sehat. Keyword utama dari judul ini adalah **Makassar Fokus Pengelolaan Sampah, DLH Prioritaskan Sarana Baru**, yang muncul 9 kali di artikel ini. Variasi semantik/sinonim yang digunakan untuk subjek utama adalah **sarana dan prasarana kebersihan**, **pemerintah kota**, dan **pengelolaan sampah**.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://makassar.tribunnews.com/makassar/1846114/dlh-makassar-apbd-perubahan-2026-prioritaskan-sarana-pengelolaan-sampah, without altering the facts of the original article.