KA Ciremai Tersangkut Longsor: Evakuasi Panjang, Jalur Pulih, Penumpang Selamat
Berita Hari Ini โ 04 April 2026 | Rute kereta api SemarangโTawang โ Bandung kembali menjadi sorotan nasional setelah terjadi longsor yang menutup jalur rel di KM 142+8/9 petak MaswatiโSasaksaat, Kabupaten Bandung Barat pada sore hari Rabu, 1 April 2026. Hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut memicu material tanah meluncur menutupi lintasan, memaksa KA Ciremai berhenti di tengah perjalanan. Lokomotif dengan nomor seri CC 206ย 13ย 66 anjlok pada bagian depan, sementara gerbongโgerbongnya berhasil dipindahkan ke Stasiun Rende.
Langkah-Langkah Evakuasi
Tim tanggap darurat KAI Daop 2 Bandung, dipimpin oleh Manajer Humas Kuswardojo, langsung melakukan koordinasi lapangan. Penanganan dimulai pada pukul 14.53 WIB, namun proses evakuasi memakan waktu berjamโjam karena material longsor menutupi rel secara tebal. Hingga sekitar pukul 20.00 WIB, lokomotif belum dapat dipindahkan, sehingga penumpang dan awak kereta dialihkan menggunakan bus melalui pola operasi darurat (overstappen) untuk melanjutkan perjalanan.
- 14.53โฏWIB โ Longsor menutup jalur, KA Ciremai terpaksa berhenti.
- 15.30โฏWIB โ Penumpang dipindahkan ke bus, gerbong dipindahkan ke Stasiun Rende.
- 20.00โฏWIB โ Tim evakuasi masih berjuang mengeluarkan lokomotif yang terperosok.
- 02.00โฏWIB (2โฏApril) โ Material longsor berhasil dibersihkan sebagian, jalur mulai dapat dilalui.
- 03.20โฏWIB โ Jalur dinyatakan kembali aman, kereta pertama yang melintas adalah KA Parahyangan dengan kecepatan terbatas.
Seluruh penumpang dinyatakan selamat dan tidak ada korban jiwa. Kuswardojo menegaskan bahwa prioritas utama tim adalah keselamatan penumpang dan awak, serta memastikan prosedur evakuasi dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.
Pemulihan Jalur dan Operasional Normal
Setelah lebih dari 24 jam kerja intensif, tim pemulihan berhasil menyingkirkan material tanah dan bebatuan yang menghalangi rel. Pada pagi hari Kamis, 2 April 2026, jalur MaswatiโSasaksaat kembali dapat dilalui kereta. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa proses evakuasi dan pemulihan jalur selesai dengan baik pada pukul 23.13 WIB pada malam Rabu, menandai selesainya evakuasi KA Ciremai.
Sejumlah kereta api, termasuk KA Parahyangan (rute BandungโGambir) dan layanan PadalarangโPurwakarta, telah kembali beroperasi secara normal. Meskipun jalur sudah terbuka, petugas masih melakukan tahap normalisasi secara bertahap untuk memastikan semua aspek keselamatan terpenuhi sebelum kecepatan operasi kembali ke standar.
Respons dan Komunikasi Publik
Kuswardojo dan Anne Purba secara bersamaan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang. Kedua pejabat menekankan bahwa penanganan bencana dilakukan dengan prosedur yang ketat, melibatkan berbagai unsur terkait, termasuk tim pemadam kebakaran, aparat kepolisian, serta tenaga ahli geoteknik untuk menilai stabilitas lereng setelah hujan lebat.
Selain membersihkan material longsor, tim juga melakukan inspeksi struktural pada terowongan Sasaksaat dan area sekitarnya untuk mencegah potensi bahaya serupa di masa depan. Hasil inspeksi menunjukkan bahwa tidak ada kerusakan signifikan pada infrastruktur rel, meskipun beberapa bagian memerlukan perawatan lanjutan.
Pengalihan penumpang ke moda transportasi lain, seperti bus, berjalan lancar berkat koordinasi antara KAI, Dinas Perhubungan Jawa Barat, dan operator bus lokal. Penumpang yang sempat terhambat melaporkan kepuasan atas respons cepat dan bantuan yang diberikan selama proses evakuasi.
Kasus ini menjadi contoh pentingnya kesiapan operasional dalam menghadapi cuaca ekstrem di wilayah pegunungan Jawa Barat. KAI Daop 2 Bandung kini memperkuat prosedur monitoring cuaca dan menambah titik observasi tanah di daerah rawan longsor untuk mengantisipasi kejadian serupa.
Dengan jalur kembali normal dan layanan kereta yang pulih, diharapkan perjalanan antarโkota di jalur SemarangโBandung dapat kembali lancar, memberikan kepercayaan kepada penumpang bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap operasi kereta api.