**Kecelakaan Mengancam, 12 Mahasiswa KKN Unhas Alami Mobil Terguling di Bantaeng** **Momen Penentu di Menit Akhir** Pukul 14.00 Wita, sebuah kejadian mengancam menghantui rombongan mahasiswa KKN Unhas yang sedang menuju Posko Kayu Loe di Bantaeng. Sebuah mobil pikap DD 8999 FO, yang dipakai oleh 12 mahasiswa, mengalami kecelakaan tunggal saat melintas di wilayah perbatasan Desa Bonto Lojong dan Desa Kayu Loe. **Mengapa & Dampak** Kecelakaan ini terjadi karena rem blong pada mobil yang ditumpangi mahasiswa KKN Unhas. Akibatnya, mobil tersebut terguling, dan para mahasiswa harus dievakuasi menuju rumah warga yang berada di sekitar lokasi kejadian. Koordinator Dosen Pendamping Kegiatan (DPK) KKN Kabupaten Bantaeng, Putri F Nurdin, yang kebetulan berada tidak jauh dari lokasi kejadian, segera menuju lokasi dan menghubungi Public Safety Center (PSC). Dalam waktu sekitar 10 menit, Tim Medis dari PSC Cabang Loka tiba di lokasi dan memberikan penanganan awal sambil menunggu ambulance. Selanjutnya, seluruh mahasiswa dibawa ke RS Anwar Makkatutu, Bantaeng, untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis di Unit Gawat Darurat (UGD). Dari 12 mahasiswa yang menjalani perawatan, lima orang dilaporkan sehat dan dalam kondisi stabil, sedangkan empat mahasiswa mengalami cedera ringan. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** 1. Rombongan mahasiswa KKN Unhas sedang menuju Posko Kayu Loe untuk mengikuti kegiatan penutupan dirangkaikan penghijauan serentak di kawasan Pinus Rombeng, Desa Bonto Lojong. 2. Kecelakaan ini terjadi karena rem blong pada mobil yang ditumpangi mahasiswa KKN Unhas, sehingga mobil tersebut terguling. 3. Dari 12 mahasiswa yang menjalani perawatan, lima orang dilaporkan sehat dan dalam kondisi stabil, sedangkan empat mahasiswa mengalami cedera ringan. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Kecelakaan ini menunjukkan pentingnya kesadaran akan keselamatan di jalan raya. Selain itu, kecelakaan ini juga menunjukkan bahwa keselamatan mahasiswa KKN Unhas harus menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi dan tindakan preventif untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Kecelakaan ini bukanlah kejadian yang langka, tetapi juga menunjukkan bahwa masih banyak hal yang perlu diperbaiki dalam sistem keselamatan di Indonesia. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian dan evaluasi untuk meningkatkan keselamatan di jalan raya.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://makassar.tribunnews.com/bantaeng/1847362/nama-12-mahasiswa-kkn-unhas-alami-kecelakaan-di-bantaeng-mobil-terguling, without altering the facts of the original article.