28 Agustus 2026
featured_image

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Makam Affan Kurniawan masih di kunjungi peziarah setahun setelah kematiannya. Temukan alasan mengapa mahasiswa tetap datang berdoa di TPU Karet Bivak.

Setahun setelah peristiwa, makam Affan Kurniawan masih dihuni pengunjung, kenangan dan doa tak pernah redup. Sejak kematiannya pada 28 Agustus 2025, makam Affan di Blok A1 TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, menjadi tempat berkumpulnya keluarga, mahasiswa, dan tokoh-tokoh yang ingin mengingat sang atlet. Meski tidak setiap hari, kunjungan masih berlangsung secara berkala, menegaskan betapa kuatnya ikatan emosional yang tersisa di hati banyak orang.

Perubahan Frekuensi Kunjungan Seiring Waktu

Menurut petugas kebersihan TPU Karet Bivak, Agus (48), frekuensi kunjungan mahasiswa ke makam Affan menunjukkan pola penurunan setelah dua bulan pertama. Pada awalnya, peziarah datang hampir setiap hari, terutama pada minggu pertama dan kedua setelah kematian. Namun, pada bulan ketiga, Agus mencatat bahwa kunjungan mulai berkurang, dengan rata-rata tiga kali dalam dua bulan terakhir. Kunjungan terakhir yang ia catat berlangsung pada pagi hari, di mana beberapa mahasiswa datang bersiap menyampaikan doa.

🔖 Baca juga:
Penampilan Menghipnotis Rissa di Panggung Musiczone, Goyang Hipnotis dengan Musik Hipdut

Agus menjelaskan bahwa meskipun kunjungan tidak lagi seramai seminggu sekali, masih ada mahasiswa yang datang secara periodik. Ia menambahkan, “Kadang seminggu sekali, kadang dua kali. Tapi sekarang sudah jarang.” Hal ini menunjukkan adanya perubahan pola, namun tetap adanya keinginan untuk menghormati Affan melalui doa.

Keluarga Affan Tetap Menjaga Kehadiran di Makam

Keluarga Affan, terutama ayah dan paman, juga tetap menjadi bagian penting dari kunjungan ke makam. Agus menyebutkan bahwa ia pernah melihat ayah Affan, Zulkifli, dan paman Affan berziarah dua kali. Meskipun tidak secara rutin setiap bulan, kedatangan mereka tetap menjadi momen penting bagi keluarga. Mereka hadir dengan harapan dan doa, menjaga semangat kenangan yang tak pernah padam.

Selain keluarga, beberapa tokoh juga pernah datang ke makam. Namun, Agus tidak mengetahui identitas mereka secara detail. Ia mengaku tidak biasa menanyakan siapa saja yang datang berziarah. Menurutnya, para peziarah biasanya datang, berdoa, kemudian meninggalkan area makam. Ini menunjukkan bahwa kunjungan tidak bersifat formal atau diatur, melainkan lebih bersifat pribadi dan penuh rasa hormat.

Imbauan Keluarga Menghindari Peringatan Berlebihan

Menjelang setahun wafatnya Affan, keluarga telah menyampaikan imbauan agar tidak ada kegiatan peringatan yang digelar secara berlebihan. Imbauan tersebut disampaikan oleh orang tua Affan, Zulkifli dan Erlina, melalui sebuah video. Mereka meminta rekan seprofesi Affan maupun masyarakat yang ingin mengenangnya untuk tidak menyalakan lilin atau mengadakan acara peringatan dalam skala besar. Tujuannya adalah agar kenangan Affan tetap sederhana, tidak terdistorsi oleh ritual yang berlebihan, dan tetap menjadi momen introspeksi pribadi bagi setiap peziarah.

🔖 Baca juga:
Sutradara Ungkap Proses Kreatif di Balik Musikal Senja Teduh Pelita yang Mengharukan

Makam Affan Kurniawan: Tempat Kenangan dan Doa yang Tetap Hidup

Makam Affan Kurniawan menjadi tempat yang terus dihuni pengunjung, baik itu mahasiswa, keluarga, maupun tokoh-tokoh yang menghormati. Setiap kunjungan membawa nuansa doa dan refleksi. Meskipun frekuensi kunjungan menurun seiring berjalannya waktu, makna dari setiap kunjungan tetap kuat. Peziarah datang untuk mengingat, berdoa, dan menjaga kenangan Affan, menegaskan bahwa meski waktu berlalu, rasa hormat tetap hidup.

Makam ini juga menjadi tempat bagi komunitas mahasiswa yang ingin mengingat nilai-nilai sportivitas dan dedikasi yang ditunjukkan oleh Affan. Dengan tetap hadir di makam, mereka mengingat pentingnya semangat juang dan kerja keras. Ini juga menjadi pengingat bagi generasi muda bahwa pencapaian tidak hanya tentang kemenangan, tetapi juga tentang integritas dan keteguhan hati.

Pengaruh Sosial dan Emosional pada Kunjungan

Pengunjung yang datang ke makam Affan Kurniawan membawa dampak sosial yang signifikan. Kunjungan ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan, tetapi juga mempererat hubungan antar generasi. Keluarga dan mahasiswa yang berkumpul di sekitar makam sering kali berbagi cerita, mengenang masa lalu, dan saling menguatkan. Hal ini menciptakan komunitas yang lebih solid, di mana kenangan Affan menjadi pengikat emosional.

Secara emosional, kunjungan ke makam membantu para pengunjung dalam proses pemulihan trauma. Dengan menghadiri makam, mereka dapat mengekspresikan rasa kehilangan dan sekaligus menemukan kedamaian. Doa yang disampaikan di sana menjadi sarana bagi mereka untuk mengatasi rasa sedih, sekaligus memohon pengampunan dan ketenangan bagi jiwa Affan.

🔖 Baca juga:
Sarwendah dan Ruben Onsu Putuskan Cerai Setelah Ribut Besar

Kesimpulan: Makam Affan Kurniawan sebagai Tempat Kenangan Abadi

Setahun setelah peristiwa, makam Affan Kurniawan tetap menjadi tempat yang dihuni pengunjung, kenangan, dan doa tak pernah redup. Frekuensi kunjungan menurun, namun tetap ada mahasiswa, keluarga, dan tokoh-tokoh yang datang untuk berdoa. Imbauan keluarga menghindari peringatan berlebihan menunjukkan keinginan menjaga kesederhanaan dan kesucian kenangan. Makam ini menjadi simbol keteguhan hati, sportivitas, dan semangat juang yang tak lekang oleh waktu. Setiap kunjungan menegaskan bahwa meski waktu berlalu, rasa hormat dan doa tetap hidup, menjaga kenangan Affan Kurniawan tetap abadi di hati semua yang mengenalnya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/news/read/8278948/setahun-berlalu-makam-affan-kurniawan-tak-sepenuhnya-sepi, without altering the facts of the original article.

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *