7 Juli 2026
featured_image

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya
Sutradara Nuya Susantono ungkap proses kreatif di balik musikal Senja Teduh Pelita yang mengharukan. Simak cerita adaptasi lagu-lagu Maliq & D'Essentials menjadi teater musikal yang tak terduga!

Sutradara dan penulis naskah musikal Senja Teduh Pelita, Nuya Susantono, menceritakan proses kreatif di balik adaptasi lagu-lagu Maliq & D’Essentials menjadi kisah dalam panggung teater musikal yang mengharukan. Dengan 16 lagu Maliq & D’Essentials yang dirangkai sebagai alur cerita dalam dua babak pertunjukan, Nuya mengungkapkan inspirasi dan kerja keras tim kreatif untuk menghadirkan pertunjukan yang utuh.

Proses Kreatif yang Panjang

Nuya mengaku seluruh rangkaian cerita terinspirasi dari lagu-lagu grup musik yang lahir pada 2002 tersebut. Ia mengungkapkan bahwa proses kreatif dimulai dengan mendengarkan semua lagu Maliq yang ada dari awal sampai album terbaru, ada sembilan album. “Banyak juga lagu-lagu yang maknanya sangat universal, sangat banyak tentang kehidupan, tentang perjuangan, tentang keraguan, tentang memaknai hidup, tentang kebimbangan yang menurut aku sangat manusiawi dan sangat berpotensi menjadi cerita yang penuh petualangan,” kata Nuya.

Dari lagu-lagu Maliq, Nuya dan tim kreatif kemudian merangkai, merasakan lagi, mempertajam lagi, dan membayangkan karakter dan universe-nya. “Benihnya dari lagu-lagu Maliq, dirangkai, dirasain lagi, dipertajam lagi, dibayangkan karakternya, dibayangkan universe-nya, konfliknya, kemudian akhirnya terjadilah pertunjukan yang tadi kita saksikan,” ungkap Nuya.

Kolaborasi yang Kuat

Sang sutradara mengaku seluruh konsep visual, koreografi, hingga aransemen musik dirancang melalui proses kolaborasi yang melibatkan berbagai tim kreatif untuk menyatukan gagasan menjadi satu pertunjukan yang utuh. “Itu sebenarnya proses kolaborasi. Kami cukup banyak membuat sesi-sesi, table reading, naskah, diskusi masing-masing departemen,” ungkap Nuya.

Kolaborasi yang kuat ini memungkinkan tim kreatif untuk menghadirkan pertunjukan yang spektakuler dan mengharukan. “Kami suka hal-hal yang mungkin tadi bisa dibilang surrealist, ada sedikit sentuhan kontemporer, tapi tetap modern dan kami juga suka banget membuat momen-momen spektakel,” tuturnya.

Momen Penentu di Menit Akhir

Teater musikal Senja Teduh Pelita mengisahkan perjalanan anak-anak mengarungi lautan dan daratan untuk menemui orang tua mereka. Dalam cerita, keenam anak tersebut bertahan hidup sembari menunggu orang tua mereka yang tidak kunjung kembali dari misi mereka, membangun kota baru yang akan menjadi harapan bagi masa depan manusia.

Suatu hari, Arah mendapatkan pesan misterius dari ibunya. Hal tersebut mendorong Arah untuk memulai petualangan menyelamatkan orang tua mereka. Di saat yang sama, muncul lah Kala sang ahli sejarah dan Langit yang ahli membaca bintang. Mereka membawa informasi tentang keberadaan orang tua mereka di sebuah tempat bernama Aurora.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Teater musikal Senja Teduh Pelita tidak hanya menyajikan kisah petualangan anak-anak, tetapi juga menghadirkan makna tentang perjuangan, keberanian, persahabatan, pengorbanan, hingga makna cinta. Pertunjukan ini diharapkan dapat menginspirasi penonton, terutama anak-anak, untuk menghadapi tantangan hidup dengan keberanian dan harapan.

Kedepan, Senja Teduh Pelita diharapkan dapat menjadi contoh bagi karya seni lainnya yang mengangkat tema serupa. Dengan kerja keras dan kolaborasi yang kuat, tim kreatif dapat menghadirkan pertunjukan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan dampak positif bagi penonton.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Teater musikal Senja Teduh Pelita akan digelar pada 3 – 12 Juli 2026 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki. Dengan antusiasme penonton yang tinggi, pertunjukan ini diharapkan dapat menjadi titik awal bagi karya seni lainnya yang mengangkat tema serupa.

Nuya dan tim kreatif masih memiliki rencana untuk menghadirkan pertunjukan lainnya di masa depan. Dengan pengalaman yang telah didapatkan, mereka diharapkan dapat menghadirkan karya seni yang lebih baik dan lebih berdampak bagi penonton.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20260704133836-241-1376826/cerita-sutradara-di-balik-proses-kreatif-musikal-senja-teduh-pelita, without altering the facts of the original article.

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *