Prabowo Pujikan Gubernur Pramono & Rencanakan Jakarta Hijau di Tengah LRT Baru
Berita Hari Ini – 17 September 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan dukungan dan apresiasi atas kebijakan lingkungan serta pembangunan transportasi publik di Jakarta pada hari Rabu, 16 September 2026. Ia meresmikan jalur Light Rail Transit (LRT) Kelapa Gading–Manggarai di Stasiun Manggarai, menegaskan bahwa kerja sama lintas partai politik dapat menghasilkan kemajuan nyata bagi ibu kota.
Peresmian LRT dan Visinya Jakarta Hijau
Di tengah gemerlapnya LRT baru, Prabowo mengungkapkan keyakinannya bahwa Jakarta harus menjadi contoh kota hijau dan penuh taman. Ia menyoroti kebijakan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang menambah jogging track, taman-taman kota, dan menyiapkan ruang terbuka hijau. “Satu dua minggu saya akan menggelar rapat dengan gubernur dan bupati seluruh Indonesia untuk launching gerakan Indonesia ASRI,” ujar Prabowo, menegaskan tujuan gerakan tersebut mencakup lingkungan aman, sehat, resik, dan indah.
Prabowo menambahkan bahwa inisiatif pengembangan taman vertikal di gedung-gedung besar akan memanfaatkan dukungan pemerintah daerah bila pemilik gedung mengalami kesulitan. Ia menegaskan bahwa Jakarta bukan hanya milik warga, melainkan seluruh bangsa.
Penghargaan atas Kinerja Pramono Anung
Dalam pidato, Prabowo memuji Gubernur Pramono Anung sebagai “gubernur yang hebat” meski berasal dari partai politik berbeda. Ia menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah pusat dan provinsi, menyatakan bahwa kompetisi politik tidak menghalangi pelayanan rakyat. “Kita bersaing dalam pemilihan umum, tapi bisa bekerja sama dan saling menghormati,” kata Prabowo.
- Pengakuan atas pembangunan LRT sebagai tonggak integrasi transportasi kota.
- Pujian terhadap upaya Pramono dalam menumbuhkan ekonomi Jakarta dan menarik investasi.
- Ajakan untuk menumbuhkan gerakan Indonesia ASRI di seluruh daerah.
Rencana Pembangunan Menara Hunian dan Infrastruktur Pendukung
Prabowo juga menyinggung rencana pembangunan menara hunian di kawasan Manggarai, ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Ia menyebut integrasi transportasi—LRT, Commuter Line, TransJakarta, dan kereta api bandara—menjadi kunci kemudahan mobilitas penduduk.
Prabowo menilai bahwa sistem transportasi modern Jakarta menunjukkan kemampuan Indonesia dalam bertransformasi. Ia menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan bukti nyata bahwa perbedaan politik tidak menghambat kerja sama dalam melayani rakyat.
Semangat Gotong Royong untuk Mencapai Cita‑Cita Pendiri
Selain fokus pada infrastruktur, Prabowo menegaskan keyakinannya bahwa Indonesia akan bangkit dan mencapai cita‑cita para pendiri bangsa melalui kerja sama dan gotong royong antar pemimpin. Ia mencontohkan hubungan kerja antara pemerintah pusat dan DKI Jakarta sebagai contoh kolaborasi yang menguntungkan bagi pembangunan nasional.
Prabowo mengajak semua pihak untuk terus memperluas penghijauan kota dan memanfaatkan ruang terbuka hijau sebagai bagian dari kebijakan “Indonesia ASRI”. Ia menekankan bahwa setiap daerah dapat mencontoh model Jakarta, dengan melibatkan pemilik gedung dan pemerintah daerah dalam upaya penghijauan.
Dengan menegaskan bahwa mandat politik harus digunakan untuk melayani rakyat, Prabowo mengakhiri pidatonya dengan harapan bahwa Indonesia akan terus maju, setapak demi setapak, menuju kota yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.