21 Agustus 2026
featured_image

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tempat Belajar Digital Marketing Gratis dan Berkualitas

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Kim Yo Jong, adik Kim Jong Un, geram dengan deklarasi G7 soal nuklir. Apakah pernyataan adik pemimpin Korea Utara ini akan memicu reaksi keras dari Pyongyang?

Kim Yo Jong, adik perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, menyatakan ketidakpuasan yang mendalam terhadap deklarasi bersama Kelompok Tujuh (G7) yang menyerukan denuklirisasi secara total di Korea Utara. Pernyataan ini disampaikan oleh media pemerintah setempat pada Kamis (18/6). Kim Yo Jong, yang juga menjabat sebagai pejabat senior partai penguasa Korea Utara, menegaskan bahwa denuklirisasi adalah tujuan kosong yang tidak akan pernah terwujud.

Pernyataan Kim Yo Jong Terhadap G7

Kim Yo Jong menolak tuntutan negara-negara G7 dengan menyebutnya “sama sekali ketinggalan zaman”. Menurut Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), dia menegaskan kembali sikap Korea Utara yang menanggap senjata nuklir sangat penting untuk pertahanan diri dan negaranya tidak akan pernah menerima denuklirisasi. Pernyataan Kim Yo Jong ini muncul setelah para pemimpin G7 bertemu di Kota Evian-les-Bains, Prancis, dalam KTT yang berlangsung hingga Rabu (17/6).

🔖 Baca juga:
Cuaca Panas Ekstrem Prancis: 2 Anak Tewas Terkurung di Mobil, Polisi Investigasi

Latar Belakang dan Implikasi

Sebelumnya, para pemimpin G7 telah mengeluarkan deklarasi bersama yang menyerukan denuklirisasi secara total di Korea Utara. Namun, Korea Utara telah lama mempertahankan program nuklirnya sebagai alat pertahanan diri. Negara ini juga telah melakukan sejumlah uji coba nuklir dan peluncuran rudal balistik, yang memicu kekhawatiran internasional. Dengan pernyataan Kim Yo Jong ini, Korea Utara kembali menegaskan komitmennya untuk mempertahankan program nuklirnya.

🔖 Baca juga:
China Ciptakan ‘Matahari Buatan’ yang Cetak Rekor Baru, Apa Hebatnya?

Apa Artinya Ini bagi Korea Utara?

Pernyataan Kim Yo Jong ini menunjukkan bahwa Korea Utara tidak akan mudah menyerah pada tekanan internasional untuk melakukan denuklirisasi. Negara ini tampaknya masih memegang teguh keyakinan bahwa senjata nuklir adalah alat yang efektif untuk melindungi kedaulatannya. Dengan demikian, prospek untuk denuklirisasi di Korea Utara tampaknya masih sangat sulit untuk dicapai.

🔖 Baca juga:
Elon Musk Prediksi Uang Bakal Ditinggalkan, Apa Penggantinya?

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam situasi saat ini, Korea Utara masih memiliki jalan panjang untuk ditempuh dalam upaya meningkatkan hubungan dengan negara-negara lain. Dengan mempertahankan program nuklirnya, Korea Utara tampaknya masih yakin bahwa negara ini dapat melindungi kedaulatannya dari ancaman luar. Namun, tekanan internasional untuk melakukan denuklirisasi kemungkinan akan terus berlanjut.

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tempat Belajar Digital Marketing Gratis dan Berkualitas

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *