Momen Penentu di Menit Akhir
Program Intervensi Gen Z yang digagas Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya. Meski telah disokong anggaran fantastis mencapai Rp 47 miliar pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026, realisasi anggaran program tersebut terbilang sangat minim. Hingga akhir Juli 2026, Komisi A DPRD Surabaya mencatat realisasi anggaran yang disebar ke 31 kecamatan di Surabaya baru termanfaatkan sekitar 2 persen.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Komisi A DPRD Surabaya menegaskan bahwa DPRD mendukung penuh alokasi anggaran awal karena tujuannya sangat mulia, yakni menekan angka Pengangguran Terbuka (TPT) di Kota Surabaya. Namun, rendahnya penyerapan dana di tingkat kecamatan disinyalir akibat hambatan administratif dan petunjuk teknis (juknis). Banyak kelompok pemuda yang mengajukan proposal kegiatan yang kurang sesuai dengan parameter Pemkot Surabaya.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Rendahnya serapan ini menjadi alarm keras bagi efektivitas program pemuda di Surabaya. Wakil Ketua DPC Gerindra Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menekankan bahwa Komisi A DPRD Surabaya akan melakukan monitoring ketat. Hasil serapan pada pembahasan Perubahan APBD (PAK) 2026 mendatang akan menjadi penentu utama keberhasilan program ini. Jika di PAK ternyata serapan tidak maksimal dan kesimpulannya program ini tidak efektif, maka akan dilakukan evaluasi dan pangkas atau dihapus di APBD 2027 untuk dialihkan ke program lain yang lebih tepat sasaran.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Dalam menekan angka Pengangguran Terbuka (TPT) di Kota Surabaya, Pemkot Surabaya melarang tegas penggunaan anggaran daerah untuk acara seremonial. Dana sebesar Rp 47 miliar tersebut diwajibkan menyasar kegiatan produktif, pelatihan keahlian (upskill), serta wirausaha mandiri agar memberikan dampak ekonomi langsung bagi pemuda. Yona menekankan bahwa Komisi A DPRD Surabaya akan melakukan monitoring ketat dan hasil serapan pada pembahasan PAK 2026 mendatang akan menjadi penentu utama keberhasilan program ini.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jatim.tribunnews.com/surabaya/554556/anggaran-rp-47-miliar-baru-terserap-2-persen-dprd-surabaya-evaluasi-total-program-gen-z, without altering the facts of the original article.