2 Juni 2026

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Info Lowongan Kerja Senior Staff Recruitment

Kompetitif
Full Time Entry
PT Airmas Perkasa ✅ 📍 Jakarta Barat, Jakarta Raya

Info Lowongan Kerja ADMIN ONLINE SHOP

Kompetitif
Full Time Entry
SETIA UTAMA BULLAES ✅ 📍 Jakarta Barat, Jakarta Raya

Berita Hari Ini – 05 Mei 2026 | Met Gala 2026 kembali menjadi panggung utama dunia mode, dan seperti biasa Anna Wintour muncul sebagai figur paling menonjol. Memeriahkan karpet merah pada Senin pertama Mei, sang penyelenggara menampilkan penampilan yang mengusung tema “Costume Art” dengan jaket berwarna turquoise berlapis bulu serta gaun bordir hitam‑turquoise dari Chanel. Penampilan itu langsung menjadi perbincangan karena keanggunan klasiknya yang dipadukan dengan sentuhan eksentrik, lengkap dengan gaya rambut bob khas dan kacamata hitam besar.

Obsesinya Mengundang Kate Middleton

Di balik gemerlapnya acara, muncul kabar bahwa Anna Wintour selama bertahun‑tahun berusaha mengundang Putri Wales, Kate Middleton, ke Met Gala. Sumber internal menyebut bahwa pada tahun 2025 Wintour meminta kehadiran sang putri, namun hanya menerima gelengan kepala. Pada 2026, meski Kate menolak dengan alasan jadwal dan prinsip pribadi, Wintour tetap menganggap kehadirannya sebagai “hadiah utama” yang dapat menghidupkan kembali nostalgia era Putri Diana yang pernah hadir pada 1996.

🔖 Baca juga:
Shayne Pattynama Siap Guncang El Clasico Perdana, Optimis Bawa Persija Raih 3 Poin di Kandang

Menurut seorang kolumnis gosip, Wintour bahkan menghubungi Raja Charles dan Ratu Camilla untuk menyampaikan permohonan, namun tidak membuahkan hasil. Kate menegaskan bahwa ia tidak ingin menjadi “tokoh utama” Met Gala atau mengulang momen ibunya, sehingga keputusan menolak tetap tegas.

Perseteruan dengan Meghan Markle

Sementara itu, hubungan Anna Wintour dengan Meghan Markle juga mengalami keretakan. Pada 2019, Wintour pernah menyebut Meghan sebagai tamu impian bersama Kate. Namun, kolaborasi Meghan sebagai editor tamu British Vogue pada edisi “Forces for Change” menjadi titik awal perselisihan dengan Wintour, yang saat itu menjabat sebagai pemimpin redaksi Vogue US. Keputusan melarang Meghan hadir di Met Gala tahun ini menandai perubahan sikap yang signifikan.

Peran Baru di Condé Nast dan Suksesi di Vogue

Met Gala 2026 juga menandai fase transisi kepemimpinan di dunia mode. Chloe Malle diumumkan sebagai penerus resmi Anna Wintour sebagai editor‑in‑chief Vogue, sementara Wintour beralih ke peran chief content officer di Condé Nast. Dalam pernyataannya, ia menekankan kegembiraannya membantu generasi editor berikutnya mengembangkan ide‑ide baru di era media yang bergerak cepat.

🔖 Baca juga:
Persija Jakarta Tetap Optimis: Dari Kekalahan Bhayangkara hingga Harapan Juara di Super League 2025/2026

Chloe Malle, yang sebelumnya memimpin Vogue.com, menyatakan rasa terima kasihnya atas bimbingan Wintour, dan menegaskan bahwa kolaborasi mereka akan terus memperkuat posisi Vogue sebagai otoritas mode global.

Kehidupan Pribadi: Bee Shaffer

Di sisi lain, perhatian publik juga tertuju pada keluarga Anna Wintour. Putrinya, Bee Shaffer (nama lengkap Katherine), yang lahir pada Juli 1987 di London, hadir bersama suaminya Francesco Carrozzini di Met Gala 2026. Bee, yang semula bercita‑cita menjadi aktris, kini berkarier sebagai produser dan kerap menyebut ibunya sebagai “orang paling murah hati” dalam sebuah wawancara dengan Teen Vogue. Ia menambahkan bahwa Wintour sangat menekankan ketepatan waktu, efisiensi, dan humor yang khas.

Reaksi Publik dan Sorotan Media

Penampilan Anna Wintour yang memukau, bersama dengan kehadiran selebriti internasional seperti Beyoncé, Rihanna, dan Nicole Kidman, berhasil mencuri perhatian media. Meski Kate Middleton menolak, para selebriti Australia seperti Nicole Kidman, Hugh Jackman, dan Margot Robbie tetap menghiasi karpet merah, menegaskan bahwa Met Gala tetap menjadi acara amal terbesar dalam kalender mode.

🔖 Baca juga:
Kemenangan Beruntun Real Oviedo: Menatap Play‑off La Liga Usai Duel Sengit melawan Elche

Para pengamat menilai bahwa upaya Wintour untuk mengundang anggota kerajaan mencerminkan strategi memperkuat citra Met Gala sebagai pertemuan antara aristokrasi dan dunia hiburan, meskipun tidak selalu berhasil. Namun, kehadiran Bee Shaffer menambah dimensi personal yang jarang terlihat pada publik, memperlihatkan sisi manusiawi dari figur yang sering dianggap tak terjangkau.

Dengan penampilan yang tetap elegan dan peran strategisnya yang terus berkembang, Anna Wintour menunjukkan bahwa ia masih menjadi kekuatan utama yang menggerakkan industri mode, baik di atas karpet merah maupun di balik layar editorial.

Views: 4

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Info Lowongan Kerja Senior Staff Recruitment

Kompetitif
Full Time Entry
PT Airmas Perkasa ✅ 📍 Jakarta Barat, Jakarta Raya

Info Lowongan Kerja ADMIN ONLINE SHOP

Kompetitif
Full Time Entry
SETIA UTAMA BULLAES ✅ 📍 Jakarta Barat, Jakarta Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *