Apa yang Terjadi?
Anthropic akan mengalokasikan dana awal sebesar $150 juta untuk program Claude Corps. Para peserta yang diterima akan ditempatkan di organisasi nirlaba selama satu tahun untuk membantu lembaga-lembaga tersebut mengidentifikasi peluang otomasi dan meningkatkan alur kerja menggunakan produk AI Claude. Setidaknya 400 organisasi nirlaba akan menjadi tempat penugasan sepanjang program berjalan. Pendaftaran program ini akan dibuka hingga 17 Juli 2026.
Syarat dan Cara Daftar
Persyaratan pendaftaran relatif terbuka. Pelamar harus berusia minimal 18 tahun dan memiliki pengalaman kerja kurang dari dua tahun. Tidak ada persyaratan latar belakang pendidikan formal maupun keahlian teknis seperti prompt engineering atau ilmu komputer. Namun, program ini kemungkinan besar hanya terbuka bagi warga Amerika Serikat, karena organisasi nirlaba CodePath yang berbasis di AS menjadi employer of record.
Mengapa dan Dampak
Program Claude Corps ini diluncurkan pada saat CEO Anthropic, Dario Amodei, mempublikasikan sebuah esai yang menyatakan perpindahan lapangan kerja akibat AI kemungkinan tidak bisa dihindari. Amodei menyerukan penerapan universal basic income yang dapat dibiayai melalui pajak terhadap perusahaan-perusahaan AI. Program ini dapat membantu organisasi nirlaba meningkatkan efisiensi dan produktivitas, serta memberikan pengalaman berharga bagi para peserta.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Dengan program Claude Corps, Anthropic menunjukkan komitmennya untuk mengembangkan teknologi AI yang bermanfaat bagi masyarakat. Namun, masih banyak tantangan yang harus dihadapi, termasuk memastikan bahwa program ini dapat diakses oleh orang-orang dari berbagai latar belakang dan lokasi. Ke depannya, kita dapat mengharapkan lebih banyak inovasi dan pengembangan teknologi AI yang dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20260629110815-185-1374560/belajar-ai-dapat-gaji-rp15-miliar-warga-indonesia-bisa-daftar, without altering the facts of the original article.