Arema FC Tekankan Sepak Bola Damai dan Komitmen Keamanan Jelang Derby Jatim 28 April 2026
Berita Hari Ini – 07 April 2026 | Arema FC bersiap menyambut Persebaya Surabaya dalam laga derbi Jatim yang dijadwalkan pada Selasa, 28 April 2026, di Stadion Kanjuruhan. Menjelang pertandingan penting ini, klub, pemerintah daerah, dan suporter Aremania menggelar serangkaian inisiatif untuk menegaskan kembali sepak bola sebagai media persatuan, bukan pemecah belah.
Forum Arema One Blood di Pendopo Panji Kepanjen
Pada Minggu, 5 April 2026, forum bertajuk Arema One Blood digelar di Pendopo Panji, Kabupaten Malang. Acara ini mempertemukan perwakilan Aremania, manajemen klub, serta aparat keamanan. General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan pentingnya sinergi tiga pilar utama: pemerintah daerah, klub, dan suporter. Ia menuturkan, “Sepak bola adalah milik bersama, bukan hanya klub. Sinergi antara pemerintah daerah, klub, dan suporter adalah hal mutlak. Kami ingin sepak bola hadir sebagai pemersatu, bukan pemecah.”
Dalam forum yang tidak sekadar teknis, para peserta diajak merenungkan arti sepak bola bagi masyarakat Malang Raya. Kesadaran ini diperkuat dengan penandatanganan enam poin komitmen bersama, yang menekankan larangan kekerasan, penghormatan terhadap tim tamu, ofisial, dan wasit, serta jaminan keamanan sejak tim tamu tiba hingga kembali ke kota asal.
Komitmen Aremania: Dari Simbol hingga Tindakan Nyata
Ribuan Aremania hadir dalam konsolidasi akbar di Pendopo Panji, menandai deklarasi sepak bola damai. Mereka tidak hanya dipandang sebagai pendukung, melainkan sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas klub. Salah satu pendiri Arema, Ovan Tobing, mengingatkan pentingnya perubahan sikap: “Kita harus menunjukkan bahwa kita mampu berubah. Yang terpenting bukan hanya pertandingan di dalam stadion, tetapi bagaimana kita menjamin keamanan dan kenyamanan tim tamu sejak datang hingga kembali.”
Komitmen tersebut meliputi:
- Penghormatan penuh terhadap tim tamu, ofisial, dan wasit.
- Pencegahan tindakan kekerasan di dalam dan luar stadion.
- Koordinasi intens antara aparat keamanan, kepolisian, dan panitia pertandingan.
- Penerapan prosedur keamanan standar internasional di Stadion Kanjuruhan.
- Peningkatan fasilitas keamanan bagi suporter baik di zona A maupun zona B.
- Pengawasan ketat terhadap barang terlarang dan penggunaan media sosial untuk penyebaran pesan damai.
Persiapan Keamanan di Stadion Kanjuruhan
Pihak kepolisian Jawa Timur bersama Polsek Malang mengintensifkan patroli dan penempatan pos kontrol di titik-titik strategis. Selain itu, tim keamanan stadion dilengkapi dengan kamera pengawas beresolusi tinggi serta sistem deteksi kerumunan. Semua langkah ini dirancang untuk memastikan bahwa pertandingan berlangsung aman tanpa insiden yang dapat mengganggu suasana damai.
Berita terbaru menyebutkan bahwa Polda Jatim secara khusus mengimbau kedua klub untuk memperkuat komitmen bersama, menegaskan bahwa keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab klub, melainkan seluruh ekosistem sepak bola di wilayah Jawa Timur.
Harapan dan Tantangan
Derbi Arema vs Persebaya selalu menjadi sorotan nasional, tidak hanya karena persaingan di atas lapangan, tetapi juga karena potensi kerawanan keamanan. Namun, dengan langkah-langkah preventif yang telah diambil, harapan besar terpaut pada terciptanya pertandingan yang bersih, kompetitif, dan damai.
Para suporter, khususnya Aremania, diharapkan menjadi contoh positif bagi suporter lain di seluruh Indonesia. Mereka diminta untuk menyalurkan semangat kebanggaan melalui nyanyian, tifo, dan dukungan yang tidak mengancam keamanan umum.
Jika semua pihak dapat melaksanakan komitmen yang telah disepakati, pertandingan pada 28 April 2026 dapat menjadi titik balik bagi budaya sepak bola di Jawa Timur—menunjukkan bahwa rivalitas dapat beriringan dengan rasa hormat dan persaudaraan.
Dengan menitikberatkan pada nilai-nilai sportivitas, Arema FC dan Persebaya Surabaya berpotensi menuliskan babak baru dalam sejarah sepak bola Indonesia, di mana kemenangan diraih melalui permainan yang fair, sementara keamanan dan kedamaian menjadi prioritas utama.