3 Juli 2026
Gemini_Generated_Image_fml6s4fml6s4fml6

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 menyajikan salah satu laga paling dramatis antara Inggris vs Kongo (Republik Demokratik Kongo). Bermain di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, tim besutan Thomas Tuchel dipaksa memeras keringat sebelum akhirnya mengunci kemenangan tipis 2-1.

Kemenangan ini menorehkan sejarah baru bagi The Three Lions. Untuk pertama kalinya dalam sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia, Inggris berhasil membalikkan keadaan dan memenangkan pertandingan setelah tertinggal di babak pertama. Dua gol telat dari sang kapten, Harry Kane, menjadi penyelamat wajah sepak bola Inggris dari potensi salah satu kejutan terbesar abad ini.

Analisis Jalannya Pertandingan Babak 32 Besar

Babak Pertama: Kejutan Kilat dari Les Leopards

Inggris turun dengan formasi andalan 4-2-3-1 dengan mengandalkan Harry Kane di ujung tombak, disokong oleh trio Jude Bellingham, Marcus Rashford, dan Noni Madueke. Namun, status unggulan di atas kertas runtuh dalam sekejap saat laga baru berjalan tujuh menit.

Melalui skema serangan balik cepat, kapten RD Kongo, Chancel Mbemba, memotong bola di areanya dan mengirimkan umpan silang mendatar yang sangat akurat. Brian Cipenga yang bergerak bebas di antara bek Inggris menyambut umpan tersebut dengan sontekan dingin ke gawang Jordan Pickford. Skor 1-0 untuk keunggulan Kongo mengejutkan seisi stadion.

Tertinggal satu gol membuat Inggris mengamuk dan memonopoli penguasaan bola hingga mencapai 54%. Kendati demikian, tembok pertahanan Kongo yang digalang ketat serta penampilan gemilang kiper Lionel Mpasi membuat frustrasi para penyerang Inggris. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua: Magis Pergantian Pemain dan Brace Harry Kane

Memasuki babak kedua, Thomas Tuchel melakukan perubahan taktis demi meningkatkan intensitas serangan. Masuknya Anthony Gordon dan Bukayo Saka di menit ke-60 menyuntikkan kecepatan baru di sisi sayap. Inggris mengurung pertahanan RD Kongo habis-habisan dengan mencatatkan total 16 tembakan sepanjang laga.

Kebuntuan Inggris akhirnya pecah pada menit ke-75. Anthony Gordon mengirimkan umpan silang matang ke kotak penalti yang sukses disundul oleh Harry Kane untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol ini langsung meruntuhkan moral bertanding para pemain Kongo yang sudah bertahan mati-matiiian selama satu jam lebih.

Hanya berselang 11 menit kemudian, petaka kembali datang bagi wakil Afrika. Berawal dari kemelut sepak pojok yang gagal disapu bersih, Gordon kembali memindahkan bola ke area berbahaya. Kane dengan cerdik mencari ruang tembak dan melepaskan tendangan voli keras ke pojok atas gawang. Skor berbalik menjadi 2-1 sekaligus mengunci tiket Inggris ke babak 16 besar.

Statistik Pertandingan Inggris vs Kongo

Berikut adalah ringkasan data statistik laga dramatis antara kedua tim di Atlanta:

Atribut StatistikInggrisRD Kongo
Skor Akhir21
Penguasaan Bola54%46%
Akurasi Umpan92%81%
Total Tembakan167
Tembakan Tepat Sasaran82
Pencetak GolHarry Kane (75′, 86′)Brian Cipenga (7′)

Catatan Sejarah Pertemuan (Head-to-Head)

Laga di Piala Dunia 2026 ini tercatat sebagai pertemuan resmi pertama sepanjang sejarah bagi tim nasional Inggris dan Republik Demokratik Kongo. Sebelumnya, kedua tim belum pernah bertemu, baik di turnamen resmi maupun laga persahabatan internasional.

Kemenangan ini juga memperpanjang rekor impresif Inggris kala bersua tim asal Afrika di ajang Piala Dunia, di mana mereka belum terkalahkan dalam rangkaian pertandingan terakhirnya melawan tim-tim dari benua hitam tersebut.

Langkah Selanjutnya di Babak 16 Besar

Setelah lolos dari lubang jarum di babak 32 besar, tantangan yang jauh lebih berat sudah menanti skuad Three Lions. Inggris dijadwalkan terbang menuju Meksiko untuk melakoni laga babak 16 besar melawan tim tuan rumah, Meksiko, di Stadion Azteca yang legendaris. Menghadapi atmosfer suporter tuan rumah, Thomas Tuchel dituntut memperbaiki lini pertahanan jika ingin membawa trofi Piala Dunia pulang ke tanah Inggris.

penulis:Alpian

Tokopedia PHK Karyawan: Kronologi, Alasan, dan Dampaknya bagi Industri E-Commerce Indonesia

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Info Lowongan Kerja Waiter

Kompetitif
Full Time Entry
Langit Rasa ✅ 📍 Tangerang, Banten

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *