Transportasi Umum vs Ojek Online di Era Otonom: Siapa yang Bakal Menang Taruhan?
KompetitifEvakuasi Dramatis Balita Ciamis
Sebuah insiden menghebohkan warga Dusun Puncak Asih, Desa Cisadap, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, ketika seorang balita berusia 2 tahun, Naima Nurarafah, mengalami kesulitan akibat kaleng biskuit yang tersangkut di kepalanya. Kejadian ini memicu kekhawatiran orang tuanya hingga akhirnya mereka meminta bantuan petugas UPTD Damkar Ciamis untuk melakukan evakuasi.
Apa yang Terjadi
Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Ciamis, Budi Rahmat, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat ibu korban, Riska, sedang berkumpul bersama keluarga. Saat itu Naima tengah asyik menonton ponsel yang disandarkan pada sebuah kaleng biskuit kosong. Korban kemudian memasukkan ponsel ke dalam kaleng. Setelah ponsel berhasil dikeluarkan, kaleng justru dipasang ke kepala hingga akhirnya tersangkut dan tidak bisa dilepaskan.
Melihat anaknya menangis, sang ibu sempat berupaya melepaskan kaleng dengan berbagai cara. Namun usahanya tidak membuahkan hasil sehingga menghubungi UPTD Damkar Ciamis untuk meminta bantuan. Menerima laporan sekitar pukul 20.58 WIB, petugas Damkar langsung menuju lokasi dengan membawa satu unit kendaraan operasional serta peralatan evakuasi berupa gerinda mini, gunting, dan tang.
Tim yang diterjunkan terdiri dari Yayan Muliyansyah, Seprinda Suyatman, Suheri, dan Yedi Setiadi. Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati agar tidak melukai korban. Pada pukul 21.20 WIB, kaleng berhasil dilepaskan dengan aman dan kondisi anak selamat.
Mengapa dan Dampak
Kejadian ini menjadi pengingat bagi orang tua untuk lebih mengawasi anak-anak saat bermain, terutama ketika menggunakan benda-benda yang berpotensi membahayakan apabila digunakan tidak semestinya. Insiden kaleng biskuit yang tersangkut di kepala balita ini menunjukkan betapa pentingnya pengawasan orang tua dalam mencegah kecelakaan yang tidak terduga.
Dari kejadian ini, diharapkan masyarakat, terutama orang tua, dapat lebih waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka. Ini bukan hanya tentang menghindari kecelakaan, tetapi juga tentang memastikan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Setelah proses evakuasi selesai, petugas kembali ke markas untuk melanjutkan piket kesiapsiagaan. Sementara itu, keluarga korban dan warga sekitar pasti masih akan mengingat kejadian ini sebagai pengalaman yang sangat berharga. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang di masa depan dan semua anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman dan mendukung.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/ciamis/1177884/kepala-balita-di-ciamis-tersangkut-di-kaleng-biskuit-damkar-turun-tangan-bantu-lepaskan, without altering the facts of the original article.