Marco Bezzecchi harus rela menelan pil pahit setelah aksinya yang tidak terpuji di MotoGP Ceko. Pembalap Aprilia Racing itu dilarang balapan setelah ngamuk dan memukul seorang marshal di sirkuit Brno. Insiden ini terjadi setelah Bezzecchi mengalami kecelakaan dan terseret ke area gravel di Tikungan 3.
Momen Penentu di Menit Akhir
Bezzecchi mengalami kecelakaan dan terseret hingga ke area gravel di Tikungan 3 di Sirkuit Brno, Ceko saat balapan tersisa dua putaran lagi. Saat salah satu marshal mencoba mengangkat motor dari kerikil, ia tidak sengaja menarik tuas gas, membuat mesin Aprilia RS-GP tersebut berteriak. Bezzecchi langsung berlari ke arah motornya untuk menekan tombol kill switch. Mulanya Bezzecchi mendorong marshal tersebut agar menjauh dari tuas gas. Dari sudut kamera lain, tangan kanan Bezzecchi bahkan terlihat mengenai area wajah marshal. Setelah berhasil mematikan mesin motornya, emosi Bezzecchi belum reda. Ia kembali melayangkan pukulan atau tamparan ke arah marshal yang sama.
Apa yang Membuat Bezzecchi Marah?
Dalam rekaman audio onboard, marshal tersebut sempat terdengar menjelaskan bahwa ia hanya berniat membantu mengangkat motor. Namun, tindakan Bezzecchi ini tidak dapat dibenarkan. Steward FIM memanggil Bezzecchi pada Sabtu malam atas perilaku tidak sportif, yang akhirnya berujung hukuman larangan mengikuti balapan utama MotoGP Ceko.
Mengapa dan Dampak
Tindakan kekerasan fisik terhadap petugas sirkuit merupakan garis merah yang sama sekali tidak bisa dinegosiasikan, apa pun alasannya. FIM MotoGP Stewards menegaskan bahwa mereka tidak dapat membiarkan tindakan seperti ini terjadi. “Meskipun Steward Banding menyadari bahwa pembalap yang terlibat dalam kecelakaan dapat mengalami frustrasi, kekecewaan, dan emosi yang meningkat, situasi tersebut tidak dapat dimaafkan atau membenarkan agresi fisik yang diarahkan pada personel sirkuit yang sedang menjalankan tugas resmi mereka,” tulis pernyataan resmi Steward FIM. Manajemen Aprilia Racing yang dipimpin langsung CEO Massimo Rivola dan Team Manager Paolo Bonora, tidak dapat mengubah keputusan ini setelah banding mereka ditolak.
Dampaknya, posisi start Bezzecchi yang seharusnya di posisi ke-4 akan tergeser. Ini menjadi kerugian besar bagi Bezzecchi yang saat ini kokoh di puncak klasemen MotoGP 2026 dengan 180 poin, hanya berjarak 15 poin dari Jorge Martin di posisi kedua.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Dengan kejadian ini, Bezzecchi harus bekerja keras untuk kembali ke jalur yang benar. Ia harus menunjukkan bahwa ia dapat mengendalikan emosinya dan menghormati petugas sirkuit. Bagi Aprilia Racing, kejadian ini juga menjadi pelajaran berharga. Mereka harus memastikan bahwa pembalap mereka dapat mengelola tekanan dan emosi dengan baik, terutama dalam situasi yang sulit. Dengan demikian, mereka dapat mencapai hasil yang maksimal di musim ini.