8 September 2026
Bitcoin Terjerumus di Pencurian $320 Juta: Dari Bug Liquid Network Hingga Cara Baru Menabung Bitcoin

Bitcoin Terjerumus di Pencurian $320 Juta: Dari Bug Liquid Network Hingga Cara Baru Menabung Bitcoin

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Berita Hari Ini – 08 September 2026 | Berita mengejutkan datang dari dunia kripto ketika Liquid Network, sidechain yang mengelola Liquid Bitcoin (L‑BTC), melaporkan pencurian sekitar 4.000 BTC—sekitar $320 juta—dalam serangan yang berlangsung hanya 44 menit. Serangan ini memanfaatkan celah pada kode open‑source Elements, yang mengakibatkan token L‑BTC yang tidak terikat ke kunci privat dapat dicetak secara tidak sah.

Menurut laporan, para penyerang memanfaatkan kesalahan di komponen CachingRangeProofChecker. Sebagai hasilnya, mereka berhasil membuat “range proof” palsu yang dapat diterima oleh node Liquid. Setelah token palsu diproses melalui SideSwap, sistem peg‑out memindahkan 3.996 BTC ke dua alamat Bitcoin yang dikendalikan penyerang, sebelum dana tersebut segera dialihkan ke tujuan lain. Meski otoritas jaringan tetap mematuhi mekanisme multisig 11‑of‑15, bug pada lapisan verifikasi membuat proses penarikan terlihat sah.

Reaksi cepat dari Liquid Network menunda semua transaksi baru dan memerintahkan anggota federasi untuk menangguhkan deposito serta penarikan L‑BTC. Sementara itu, para pengembang Blockstream mengonfirmasi bahwa kunci otorisasi tidak dicuri, menegaskan bahwa kerusakan terletak pada kode, bukan pada keamanan kunci.

Pengaruhnya Terhadap Pasar Bitcoin

Meskipun pencurian ini mengakibatkan penurunan nilai L‑BTC, Bitcoin utama tetap stabil. Namun, peristiwa ini menyoroti risiko yang melekat pada sidechain dan menambah ketidakpastian bagi investor yang mengandalkan platform sejenis. Dalam konteks ini, muncul pertanyaan: apakah kripto masih aman bagi miliarder dan investor ritel?

Para Miliarder Crypto: Angka dan Distribusi

Menurut Crypto Wealth Report 2026, hanya 23 orang di dunia memiliki kekayaan digital lebih dari satu miliar dolar. Dari jumlah tersebut, sembilan mencapai status tersebut hanya melalui kepemilikan Bitcoin. Selain itu, terdapat 290 individu dengan kekayaan minimal 100 juta dolar, 151 di antaranya berinvestasi di Bitcoin. Data ini menunjukkan bahwa meski volatilitas, Bitcoin tetap menjadi komponen penting dalam portofolio kekayaan digital.

Jumlah Pengguna Ekspansi
23 Billionaires
290 Millionaires (≥100M) 151 di Bitcoin
135,694 Millionaires (≥1M) 92,272 di Bitcoin
742M Pengguna aset digital 371M di Bitcoin

Pasar kripto secara keseluruhan bernilai $2,6 triliun, dengan Bitcoin menyumbang $1,6 triliun. Meskipun harga Bitcoin berada 38% di bawah puncak Oktober 2025, penurunan ini dianggap moderat bila dibandingkan dengan sejarahnya, yang pernah turun lebih dari 75% setelah puncak sebelumnya.

Inovasi Baru: Castle Menyediakan Tabungan Bitcoin Berbunga

Di sisi lain, perusahaan startup Miami, Castle, memperkenalkan “Bitcoin Savings Stack” yang menawarkan imbal hasil 12% per tahun dari saham preferen STRC. Pengguna dapat memilih proporsi pendapatan dividen yang diterima dalam bentuk uang tunai atau langsung diubah menjadi Bitcoin. Pendekatan ini memfasilitasi penggabungan aliran kas tetap, pendapatan tetap, dan akumulasi Bitcoin dalam satu platform otomatis.

Fitur ini menarik bagi pelaku usaha yang sebelumnya hanya menggunakan platform tersebut untuk manajemen bisnis. Dengan menambah opsi bagi individu, Castle menegaskan bahwa investasi Bitcoin tidak lagi harus dipilih antara penghasilan tetap dan potensi apresiasi jangka panjang.

Kesimpulan

Peristiwa pencurian besar di Liquid Network menegaskan pentingnya audit keamanan berkelanjutan pada protokol sidechain. Sementara itu, data distribusi kekayaan digital menunjukkan bahwa Bitcoin tetap menjadi aset utama bagi para miliarder. Inovasi seperti yang ditawarkan Castle membuka peluang baru bagi investor ritel untuk mengoptimalkan pendapatan sekaligus menambah posisi Bitcoin mereka. Di tengah ketidakpastian dan risiko teknis, penting bagi semua pihak—dari pengembang hingga investor—untuk tetap waspada dan mengadopsi solusi keamanan serta strategi investasi yang matang.

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *