Transformasi Karier Lulusan SMK: Dari Ruang Kelas Menuju Dunia Industri Berpenghasilan Tinggi di Era Digital
KompetitifMembangun Portofolio Sejak SMK: Strategi Efektif Menarik Perhatian Perusahaan Besar dan Meningkatkan Peluang Karier Profesional
KompetitifBPJS Ketenagakerjaan meluncurkan Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian (PEKA) untuk mendorong ahli waris mandiri secara finansial. Program ini merupakan bagian dari upaya BPJS Ketenagakerjaan untuk menghadirkan nilai layanan yang berkelanjutan bagi penerima manfaat. Melalui Program PEKA, penerima manfaat didorong kembali produktif melalui pengembangan keterampilan dan kewirausahaan.
Kolaborasi Lintas Sektor
BPJS Ketenagakerjaan memperkuat Program PEKA melalui kolaborasi lintas sektor bersama Bank Mandiri melalui Rumah BUMN, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta. Sinergi tersebut diwujudkan dalam pelaksanaan Program PEKA di Graha BPJAMSOSTEK, Jakarta, Senin (13/7), yang dihadiri Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno dan diikuti 90 peserta.
Melalui kolaborasi tersebut, peserta memperoleh pendampingan usaha secara menyeluruh, mulai dari pelatihan kewirausahaan, pengelolaan keuangan, peningkatan kualitas produk, pengemasan, digitalisasi pemasaran, hingga perluasan akses pasar. Rumah BUMN berperan sebagai pusat pembinaan dan pendampingan UMKM, sementara OJK memperkuat literasi keuangan agar peserta mampu mengelola usahanya secara berkelanjutan.
Program PEKA: Meningkatkan Kemandirian Ekonomi
Program PEKA telah dijalankan BPJS Ketenagakerjaan di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari penguatan manfaat jaminan sosial melalui pemberdayaan ekonomi. Hingga saat ini, secara nasional Program PEKA telah diikuti 908 peserta, sedangkan di wilayah DKI Jakarta jumlah pesertanya telah mencapai 299 orang. Program ini terus diperluas agar manfaat jaminan sosial tidak berhenti sebagai santunan, tetapi menjadi bekal membangun kemandirian ekonomi keluarga.
Mengapa Program PEKA Penting?
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat mengatakan, Program PEKA lahir dari komitmen BPJS Ketenagakerjaan untuk menghadirkan nilai layanan yang berkelanjutan bagi penerima manfaat. “Hari ini kita bersama-sama menjalankan satu program yang kami canangkan sebagai bentuk nilai layanan setelah peserta menerima manfaat. Kami ingin memastikan mereka tidak hanya menerima santunan, tetapi juga memperoleh keterampilan, pengetahuan, dan pendampingan agar mampu hidup lebih baik dan kembali produktif,” ujar Saiful.
Menurut Saiful, besarnya manfaat jaminan sosial yang dibayarkan BPJS Ketenagakerjaan harus diikuti dengan upaya agar manfaat tersebut mampu menciptakan dampak ekonomi jangka panjang bagi keluarga penerima. “Hingga 30 Juni 2026, BPJS Ketenagakerjaan telah membayarkan manfaat klaim secara nasional sebanyak 2.688.827 kasus dengan total Rp36,09 triliun. Khusus di wilayah DKI Jakarta, manfaat yang telah dibayarkan mencapai 385.707 kasus dengan total Rp6,69 triliun. Nilai manfaat yang besar ini harus menjadi modal awal untuk membangun usaha sehingga penerima manfaat benar-benar berdaya dan mandiri,” katanya.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Program PEKA diharapkan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga penerima manfaat. Dengan demikian, penerima manfaat dapat kembali produktif dan meningkatkan kesejahteraan hidupnya. Program ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi program-program lain yang serupa, sehingga dapat meningkatkan dampak ekonomi yang lebih luas.
BPJS Ketenagakerjaan terus berkomitmen untuk menghadirkan nilai layanan yang berkelanjutan bagi penerima manfaat. Dengan demikian, penerima manfaat dapat memperoleh manfaat yang lebih besar dan lebih berkelanjutan. Program PEKA merupakan salah satu upaya BPJS Ketenagakerjaan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga penerima manfaat.
Jalan panjang yang masih harus ditempuh adalah memastikan program ini dapat berkelanjutan dan meningkatkan dampak ekonomi yang lebih luas. Dengan demikian, Program PEKA dapat menjadi contoh bagi program-program lain yang serupa dan meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://wartakota.tribunnews.com/jakarta/895222/bpjs-ketenagakerjaan-perkuat-program-peka-bekali-ahli-waris-bangun-usaha-mandiri, without altering the facts of the original article.