1 Juni 2026
BUMI Meroket 4% di Bursa: Apa Penyebabnya dan Apa Kata Pakar?

BUMI Meroket 4% di Bursa: Apa Penyebabnya dan Apa Kata Pakar?

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Info Lowongan Kerja Senior Staff Recruitment

Kompetitif
Full Time Entry
PT Airmas Perkasa ✅ 📍 Jakarta Barat, Jakarta Raya

Info Lowongan Kerja ADMIN ONLINE SHOP

Kompetitif
Full Time Entry
SETIA UTAMA BULLAES ✅ 📍 Jakarta Barat, Jakarta Raya

Berita Hari Ini – 14 April 2026 | Pasar saham Indonesia kembali menjadi sorotan pada Selasa, 14 April 2026, ketika saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatat kenaikan signifikan sebesar 4,10% menjadi Rp254. Kenaikan ini menjadikan BUMI pemimpin penguat dalam indeks Bisnis-27, yang secara keseluruhan naik 1,41% ke level 503,34 pada pembukaan perdagangan.

Pergerakan Harga BUMI dan Saham Unggulan Lainnya

Seiring dengan penguatan BUMI, sejumlah saham lain juga menunjukkan performa positif. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) naik 3,20% ke Rp2.260, sementara PT Vale Indonesia Tbk (INCO) meningkat 2,85% ke Rp6.325. Saham-saham sektoral seperti PT Mitra Adiperkasa (MAPI) dan PT Alamtri Minerals Indonesia (ADMR) masing-masing naik di atas 1,9%.

🔖 Baca juga:
Peluang Beasiswa Joint Degree dan Double Degree di Seleksi LPDP 2026di Seleksi LPDP 2026

Berikut rangkuman singkat pergerakan harga pada jam 09.04 WIB:

  • BUMI: +4,10% – Rp254
  • BRPT: +3,20% – Rp2.260
  • INCO: +2,85% – Rp6.325
  • MAPI: +1,99% – Rp1.280
  • ADMR: +1,90% – Rp1.875

Faktor-Faktor Penguat BUMI

Beberapa faktor mendukung lonjakan harga BUMI. Pertama, data penjualan ritel domestik pada Februari 2026 tumbuh 6,5% YoY, melampaui ekspektasi 5,9%, menandakan daya beli konsumen yang kuat. Kedua, kunjungan Presiden Prabowo ke Rusia pada 13 April 2026 menimbulkan harapan peningkatan pasokan minyak, yang berdampak pada sentimen positif sektor energi, termasuk perusahaan tambang batu bara seperti BUMI.

Selain itu, analisis teknikal dari Phintraco Sekuritas mengindikasikan MACD berada dalam zona positif dengan histogram yang menguat, meskipun Stochastic RSI menunjukkan kondisi overbought. Hal ini menandakan momentum masih mendukung kenaikan selanjutnya asalkan indeks IHSG mampu bertahan di atas 7.500.

Sentimen Investor Asing dan Domestik

Data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) menunjukkan penurunan kepemilikan Surat Berharga Negara (SBN) oleh investor asing menjadi Rp857,60 triliun (12,60%) pada 8 April 2026, dibandingkan 14,34% pada tahun sebelumnya. Sebaliknya, kepemilikan SBN oleh bank domestik naik menjadi 23,58%, didorong oleh penempatan dana pemerintah sebesar Rp300 triliun di perbankan.

🔖 Baca juga:
Drama di PSV: Chant Kontroversial, Bek Internasional, dan Perpanjangan Kontrak Kiper Muda Menanti Masa Depan Klub

Penurunan aliran dana asing tercermin dalam aksi beli berskala besar pada saham-saham tertentu. BNI Sekuritas melaporkan bahwa pada perdagangan Senin, 13 April 2026, investor asing membeli saham senilai Rp626 miliar, dengan PT Trimegah Bangun Persada (NCKL), PT Sinergi Inti Andalan Prima (INET), PT Merdeka Battery Materials (MBMA), PT Bukit Uluwatu Villa (BUVA), BUMI, dan PT Chandra Asri Pacific (TPIA) masuk dalam daftar rekomendasi beli.

Rekomendasi dan Prospek Kedepan

Berbagai rumah sekuritas memberikan outlook positif untuk BUMI. BNI Sekuritas menempatkan BUMI dalam daftar rekomendasi teknikal hari ini, mengingat tren naik yang kuat dan dukungan fundamental dari sektor energi. Sementara Kiwoom Sekuritas menyarankan menunggu konfirmasi breakout IHSG di level 7.530 sebelum menambah posisi beli, mereka tetap memantau BUMI sebagai saham yang berpotensi mendapat manfaat dari kenaikan harga komoditas energi.

Jika IHSG berhasil menembus resistance 7.560‑7.600, BUMI diperkirakan dapat melanjutkan rallynya, terutama bila harga batu bara global tetap stabil atau naik. Namun, risiko tetap ada, termasuk fluktuasi geopolitik di Timur Tengah yang dapat memicu volatilitas pasar.

Investor disarankan untuk memperhatikan indikator teknikal seperti MACD dan Stochastic RSI, serta faktor fundamental seperti data ritel dan kebijakan energi pemerintah sebelum mengambil keputusan.

🔖 Baca juga:
Mojtaba Khamenei Menghilang: Misteri di Balik Kepemimpinan Bayangan Iran

Secara keseluruhan, BUMI menunjukkan performa yang mengesankan pada sesi pembukaan perdagangan, didukung oleh sentimen positif di sektor energi, data ekonomi domestik yang kuat, serta dukungan teknikal. Namun, kehati-hatian tetap diperlukan mengingat potensi koreksi jika indeks IHSG gagal menembus level resistance kritis.

Views: 6

Info Lowongan Kerja SALES EXECUTIVE

Kompetitif
Full Time Entry
PT KARYA BINTANG GEMILANG ✅ 📍 Bogor, Jawa Barat

Info Lowongan Kerja Customer service Morning Shift (WFH)

Kompetitif
Full Time Entry
PT Rental Teknologi Indonesia ✅ 📍 Jakarta Raya

Info Lowongan Kerja Senior Staff Recruitment

Kompetitif
Full Time Entry
PT Airmas Perkasa ✅ 📍 Jakarta Barat, Jakarta Raya

Info Lowongan Kerja ADMIN ONLINE SHOP

Kompetitif
Full Time Entry
SETIA UTAMA BULLAES ✅ 📍 Jakarta Barat, Jakarta Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *