Berita Hari Ini – 27 April 2026 | Sabtu malam (26/4/2026) di Stadion Luigi Ferraris, Serie A pekan ke-34 menyuguhkan duel sengit antara tim tuan rumah Genoa dan tamu yang dipimpin oleh Cesc Fabregas, Como. Dalam pertandingan yang berlangsung seimbang, Como berhasil menorehkan kemenangan tipis 2-0 berkat gol cepat Anastasios Douvikas pada menit ke-10 dan gol penutup Assane Diao pada menit ke-68.
Jalan Menuju Kemenangan
Serangan pertama Como dimulai dari sisi kiri lapangan ketika Lucas Da Cunha melepaskan umpan silang yang tepat ke arah Douvikas. Penyerang asal Yunani itu menyambut bola dengan sundulan klinis, menundukkan kiper Genoa, Jean Butez, hanya dalam sepuluh menit pertama. Gol pembuka ini tidak hanya memberi keunggulan pada papan skor, tetapi juga menegaskan strategi menyerang Cepat Fabregas yang mengandalkan kecepatan sayap dan ketajaman di kotak penalti.
Genoa berusaha membalas dengan meningkatkan intensitas di lini tengah, terutama melalui Vitinha yang hampir menciptakan peluang emas lewat tendangan melengkung ke sudut kiri gawang. Namun, bola masih melenceng tipis. Pada menit ke-22, Nico Paz mencoba menembus pertahanan, namun tembakannya tidak mengancam. Pada babak pertama, kedua tim mencatat penguasaan bola yang hampir seimbang, masing‑masing 50 persen, dan total tembakan 9 versus 8, dengan hanya satu tembakan tepat sasaran dari Genoa.
Insiden Cedera dan Penggantian
Pertandingan tidak lepas dari drama cedera. Pada menit ke-30, Nico Paz terlibat benturan kepala dengan Alessandro Marcandalli, memaksa wasit menghentikan permainan dan memerintahkan penggantian. Paz harus keluar lebih awal, sementara kiper Genoa, Justin Bijlow, juga digantikan pada jeda pertama karena cedera minor.
Masuk babak kedua, Genoa meningkatkan tekanan, namun Como tetap fokus pada pertahanan disiplin dan transisi cepat. Pada menit ke-68, Martin Baturina mengirimkan umpan silang yang ditangkap oleh Maxence Caqueret, kemudian disalurkan kepada Assane Diao. Diao mengeksekusi sundulan kuat ke arah gawang, menambah keunggulan Como menjadi 2-0.
Dampak pada Klasemen
Kemenangan ini membawa Como naik ke posisi kelima klasemen Serie A dengan 61 poin, hanya terpaut dua poin dari Juventus yang menduduki posisi keempat. Dengan empat pertandingan tersisa, Como berada dalam jarak yang dapat dijembatani untuk bersaing masuk zona Liga Champions. Sementara itu, Genoa tetap berada di peringkat ke-14 dengan 39 poin, berjuang menghindari zona degradasi. Kedepannya, Genoa akan melawat ke Atalanta, sedangkan Como dijadwalkan menjamu Napoli.
Secara statistik, Como menunjukkan efektivitas tinggi: dua gol dari dua tembakan tepat sasaran. Sementara Genoa hanya mencatat satu tembakan tepat sasaran dari total sembilan percobaan. Kedua gol Como berasal dari aksi set‑piece, menandakan kerja sama yang baik antara sayap dan penyerang tengah.
Susunan Pemain dan Formasi
- Genoa (4-4-2): Bijlow; Marcandalli, Ostigard, Otoa, Vasquez; Sabelli, Frendrup, Amorim, Ellertsson; Vitinha, Ekhator. Pelatih: Daniele De Rossi.
- Como (4-2-3-1): Butez; Smolcic, Ramon, D.Carlos, Valle; Perrone, Da Cunha, Diao, Paz, Baturina; Douvikas. Pelatih: Cesc Fabregas.
Penampilan menonjol dari Lucas Da Cunha sebagai playmaker serta Martin Baturina yang menyediakan assist penting menambah nilai pada performa tim. Selain itu, kehadiran Alvaro Morata di lini depan memberi ancaman tambahan meski tembakannya dibendung kiper Nicola Leali.
Dengan hasil ini, Como tidak hanya menambah tiga poin penting, tetapi juga menegaskan ambisinya untuk berkompetisi di panggung Eropa. Sementara itu, Genoa harus segera bangkit untuk menghindari persaingan relegasi yang semakin ketat.