Daftar Harga Cabai Jawa Timur Tanggal 2 September 2026 menampilkan variasi harga yang cukup signifikan di berbagai kabupaten, menegaskan ketergantungan pasar petani terhadap kondisi cuaca dan permintaan konsumen.
Perbedaan Harga Cabai Merah Besar dan Cabai Rawit Merah di Jawa Timur
Menurut data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (SISKAPERBAKO) Jawa Timur, pada Rabu (2/9/2026) pukul 10.37 WIB harga cabai merah besar rata-rata mencapai Rp25.584 per kilogram. Cabai rawit merah, yang lebih kecil dan lebih tajam, menunjukkan harga rata-rata lebih tinggi, yakni Rp58.775 per kilogram. Perbedaan ini mencerminkan perbedaan permintaan dan nilai tambah produk.
Data tersebut juga mengungkapkan bahwa harga cabai merah besar menembus Rp35 ribu per kilogram di beberapa daerah, sementara cabai rawit merah bahkan mencapai Rp70 ribu per kilogram. Kenaikan harga ini mencerminkan ketidakseimbangan pasokan dan permintaan di pasar lokal, serta faktor musiman yang memengaruhi produksi.
Daftar Harga Cabai Merah Besar di Kabupaten/Kota Jawa Timur
Daftar Harga Cabai Jawa Timur Tanggal 2 September 2026 mencakup 36 kabupaten/kota yang telah melaporkan harga. Dari total 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, dua daerah—Kabupaten Pamekasan dan Kabupaten Blitar—belum memiliki data harga. Berikut rincian harga cabai merah besar di kabupaten/kota yang melaporkan:
• Kabupaten Tuban: Rp35.000 per kilogram (harga tertinggi).
• Kabupaten Probolinggo: Rp35.000 per kilogram.
• Kabupaten Pacitan: Rp35.000 per kilogram.
• Kabupaten Lumajang: Rp35.000 per kilogram.
• Kabupaten Jember: Rp16.000 per kilogram (harga terendah).
• Kabupaten Ponorogo: Rp25.500 per kilogram.
• Kabupaten Malang: Harga tidak tercatat dalam data.
• Kabupaten Sidoarjo: Harga tidak tercatat dalam data.
• Kabupaten Kediri: Harga tidak tercatat dalam data.
• Kabupaten Blitar: Data belum tersedia.
• Kabupaten Pamekasan: Data belum tersedia.
• Kabupaten Gresik: Harga tidak tercatat dalam data.
• Kabupaten Jombang: Harga tidak tercatat dalam data.
• Kabupaten Bangkalan: Harga tidak tercatat dalam data.
• Kabupaten Sampang: Harga tidak tercatat dalam data.
• Kabupaten Tulungagung: Harga tidak tercatat dalam data.
• Kabupaten Bangli: Harga tidak tercatat dalam data.
• Kabupaten Buleleng: Harga tidak tercatat dalam data.
• Kabupaten Karangasem: Harga tidak tercatat dalam data.
• Kabupaten Gianyar: Harga tidak tercatat dalam data.
• Kabupaten Badung: Harga tidak tercatat dalam data.
• Kabupaten Klungkung: Harga tidak tercatat dalam data.
• Kabupaten Tabanan: Harga tidak tercatat dalam data.
• Kabupaten Jember: Rp16.000 per kilogram.
• Kabupaten Banyuwangi: Harga tidak tercatat dalam data.
• Kabupaten Pasuruan: Harga tidak tercatat dalam data.
• Kabupaten Sumenep: Harga tidak tercatat dalam data.
• Kabupaten Probolinggo: Rp35.000 per kilogram.
• Kabupaten Sampang: Harga tidak tercatat dalam data.
• Kabupaten Tulungagung: Harga tidak tercatat dalam data.
• Kabupaten Blitar: Data belum tersedia.
• Kabupaten Pamekasan: Data belum tersedia.
• Kabupaten Gresik: Harga tidak tercatat dalam data.
• Kabupaten Sidoarjo: Harga tidak tercatat dalam data.
• Kabupaten Malang: Harga tidak tercatat dalam data.
• Kabupaten Kediri: Harga tidak tercatat dalam data.
• Kabupaten Bangkalan: Harga tidak tercatat dalam data.
• Kabupaten Sampang: Harga tidak tercatat dalam data.
• Kabupaten Tulungagung: Harga tidak tercatat dalam data.
• Kabupaten Bangli: Harga tidak tercatat dalam data.
• Kabupaten Buleleng: Harga tidak tercatat dalam data.
• Kabupaten Karangasem: Harga tidak tercatat dalam data.
• Kabupaten Gianyar: Harga tidak tercatat dalam data.
• Kabupaten Badung: Harga tidak tercatat dalam data.
• Kabupaten Klungkung: Harga tidak tercatat dalam data.
• Kabupaten Tabanan: Harga tidak tercatat dalam data.
Perbedaan Harga Tertinggi dan Terendah: Dampak pada Petani dan Konsumen
Perbedaan harga cabai merah besar di setiap daerah cukup mencolok, dengan selisih mencapai Rp19.000 per kilogram antara harga tertinggi dan terendah. Perbedaan ini mempengaruhi kesejahteraan petani di daerah dengan harga rendah, karena pendapatan mereka lebih rendah dibandingkan petani di daerah dengan harga tinggi. Di sisi lain, konsumen di daerah dengan harga tinggi menghadapi beban biaya yang lebih berat, terutama bagi keluarga berpenghasilan rendah yang mengandalkan cabai sebagai bahan pokok masakan.
Ketidakseimbangan harga ini juga menandakan adanya potensi ketidakstabilan pasokan. Jika permintaan melonjak di daerah tertentu, petani di daerah tersebut mungkin tidak dapat memenuhi kebutuhan pasar, menyebabkan harga naik lebih lanjut. Sebaliknya, daerah dengan harga rendah mungkin mengalami kelebihan pasokan, yang dapat menekan harga lebih lanjut dan memaksa petani menurunkan kualitas atau volume produksi.
Faktor Musim Panas dan Kenaikan Harga Cabai
Daftar Harga Cabai Jawa Timur Tanggal 2 September 2026 menunjukkan tren kenaikan tajam di musim panas. Kenaikan harga cabai merah besar dan cabai rawit merah disebabkan oleh beberapa
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jatim.tribunnews.com/jatim/558229/daftar-harga-cabai-di-jawa-timur-rabu-2-september-2026-jember-rp16000-per-kg-ponorogo-rp25500, without altering the facts of the original article.