Wakil Presiden Republik Indonesia merupakan salah satu jabatan penting dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Sejak kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, Indonesia telah memiliki sejumlah tokoh yang menjabat sebagai Wakil Presiden dengan latar belakang, pengalaman, dan kontribusi yang berbeda-beda.
Setiap Wakil Presiden memiliki peran dalam mendampingi Presiden, membantu pelaksanaan pemerintahan, serta menjaga keberlangsungan kepemimpinan nasional. Sejarah Wakil Presiden Indonesia juga mencerminkan perjalanan politik dan perkembangan sistem pemerintahan dari masa ke masa.
Lantas, siapa saja nama Wakil Presiden Republik Indonesia dari yang pertama hingga sekarang? Berikut daftar lengkap beserta masa jabatan dan profil singkatnya.
Sejarah Wakil Presiden Republik Indonesia
Jabatan Wakil Presiden Republik Indonesia dibentuk setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Sehari kemudian, tepatnya 18 Agustus 1945, Soekarno dan Mohammad Hatta ditetapkan sebagai Presiden dan Wakil Presiden pertama Indonesia.
Dalam perjalanan sejarahnya, jabatan Wakil Presiden mengalami beberapa periode penting. Mohammad Hatta menjabat hingga mengundurkan diri pada 1956. Setelah itu, Indonesia tidak memiliki Wakil Presiden sampai 1973, ketika Sri Sultan Hamengkubuwana IX mulai menjabat sebagai Wakil Presiden mendampingi Presiden Soeharto.
Sejak saat itu, jabatan Wakil Presiden terus diisi oleh berbagai tokoh nasional. Hingga pemerintahan periode 2024–2029, Indonesia telah memiliki 14 orang yang pernah menjabat sebagai Wakil Presiden, termasuk Muhammad Jusuf Kalla yang menjabat dalam dua periode berbeda.
Daftar Wakil Presiden Republik Indonesia dari Masa ke Masa
Berikut daftar 14 tokoh yang pernah menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia.
1. Mohammad Hatta (1945–1956)
Mohammad Hatta merupakan Wakil Presiden pertama Republik Indonesia yang mendampingi Presiden Soekarno sejak awal kemerdekaan. Tokoh yang dikenal dengan julukan Bung Hatta ini memiliki peran penting dalam perjuangan kemerdekaan dan pembentukan negara Indonesia.
Selain dikenal sebagai proklamator, Mohammad Hatta juga dikenal sebagai tokoh yang memperjuangkan demokrasi, pendidikan, dan ekonomi kerakyatan. Ia mengundurkan diri dari jabatan Wakil Presiden pada 1 Desember 1956.
2. Sri Sultan Hamengkubuwana IX (1973–1978)
Sri Sultan Hamengkubuwana IX merupakan Wakil Presiden kedua Republik Indonesia. Ia mendampingi Presiden Soeharto pada periode 1973–1978.
Tokoh asal Yogyakarta ini dikenal memiliki kontribusi dalam perjuangan kemerdekaan, pemerintahan, dan pembangunan nasional. Selain menjadi pemimpin Kesultanan Yogyakarta, ia juga pernah menduduki berbagai jabatan penting di pemerintahan.
3. Adam Malik (1978–1983)
Adam Malik menjabat sebagai Wakil Presiden ketiga Republik Indonesia pada periode 1978–1983. Sebelum menjabat sebagai Wakil Presiden, ia dikenal sebagai wartawan, diplomat, dan tokoh pergerakan nasional.
Adam Malik memiliki pengalaman panjang dalam bidang hubungan luar negeri. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Luar Negeri dan berperan dalam diplomasi Indonesia di tingkat internasional.
4. Umar Wirahadikusumah (1983–1988)
Umar Wirahadikusumah merupakan Wakil Presiden keempat Indonesia yang mendampingi Presiden Soeharto pada periode 1983–1988.
Sebelum menjabat sebagai Wakil Presiden, ia memiliki karier panjang di lingkungan militer dan pemerintahan. Pengalamannya tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan pengabdiannya kepada negara.
5. Soedharmono (1988–1993)
Soedharmono menjabat sebagai Wakil Presiden kelima Republik Indonesia pada periode 1988–1993.
Ia memiliki pengalaman luas dalam bidang administrasi pemerintahan dan organisasi politik. Sebelum menjadi Wakil Presiden, Soedharmono pernah menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara dan memiliki peran penting dalam lingkungan pemerintahan pada masa Orde Baru.
6. Try Sutrisno (1993–1998)
Try Sutrisno merupakan Wakil Presiden keenam Indonesia yang mendampingi Presiden Soeharto pada periode 1993–1998.
Ia dikenal sebagai tokoh militer yang pernah menjabat sebagai Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia. Pengalamannya dalam bidang pertahanan dan keamanan menjadi bagian dari latar belakang kepemimpinannya.
7. Bacharuddin Jusuf Habibie (1998)
Bacharuddin Jusuf Habibie atau B. J. Habibie menjabat sebagai Wakil Presiden ketujuh Indonesia pada 1998. Ia mendampingi Presiden Soeharto dalam periode yang berlangsung singkat sebelum perubahan kepemimpinan nasional pada Mei 1998.
Habibie dikenal sebagai ilmuwan dan ahli teknologi penerbangan. Setelah Soeharto mengundurkan diri pada 21 Mei 1998, Habibie menggantikannya sebagai Presiden Republik Indonesia.
8. Megawati Soekarnoputri (1999–2001)
Megawati Soekarnoputri merupakan Wakil Presiden kedelapan Republik Indonesia. Ia menjabat pada periode 1999–2001, mendampingi Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
Megawati adalah putri Presiden pertama Indonesia, Soekarno, dan dikenal sebagai tokoh politik nasional. Pada Juli 2001, ia menggantikan Abdurrahman Wahid sebagai Presiden Republik Indonesia.
9. Hamzah Haz (2001–2004)
Hamzah Haz menjabat sebagai Wakil Presiden kesembilan Indonesia pada periode 2001–2004, mendampingi Presiden Megawati Soekarnoputri.
Ia dikenal sebagai tokoh politik yang pernah memimpin Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Sebelum menjadi Wakil Presiden, Hamzah Haz memiliki pengalaman sebagai anggota legislatif dan pernah menduduki jabatan di pemerintahan.
10. Muhammad Jusuf Kalla (2004–2009)
Muhammad Jusuf Kalla, yang akrab disapa JK, merupakan Wakil Presiden kesepuluh Indonesia. Ia mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada periode 2004–2009.
Jusuf Kalla dikenal sebagai pengusaha dan tokoh politik yang memiliki pengalaman dalam bidang pemerintahan serta penyelesaian konflik. Ia kemudian kembali menjabat sebagai Wakil Presiden pada periode 2014–2019.
11. Boediono (2009–2014)
Boediono merupakan Wakil Presiden kesebelas Republik Indonesia yang mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada periode 2009–2014.
Ia dikenal sebagai ekonom dan akademisi yang memiliki pengalaman di bidang kebijakan ekonomi. Sebelum menjadi Wakil Presiden, Boediono pernah menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
12. Muhammad Jusuf Kalla (2014–2019)
Jusuf Kalla kembali menjabat sebagai Wakil Presiden pada periode 2014–2019, kali ini mendampingi Presiden Joko Widodo.
Pada periode keduanya, ia turut mendukung pelaksanaan agenda pembangunan nasional serta menjalankan tugas pemerintahan sesuai pembagian tanggung jawab dengan Presiden.
Dengan dua periode jabatan yang terpisah, Jusuf Kalla menjadi salah satu tokoh yang memiliki pengalaman panjang sebagai Wakil Presiden Indonesia.
13. Ma’ruf Amin (2019–2024)
Ma’ruf Amin menjabat sebagai Wakil Presiden ketiga belas Republik Indonesia pada periode 2019–2024, mendampingi Presiden Joko Widodo.
Ia dikenal sebagai ulama dan tokoh yang memiliki pengalaman dalam organisasi keagamaan serta lembaga pemerintahan. Sebelum menjabat sebagai Wakil Presiden, Ma’ruf Amin aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan dan pernah menjadi anggota lembaga legislatif.
14. Gibran Rakabuming Raka (2024–2029)
Gibran Rakabuming Raka merupakan Wakil Presiden keempat belas Republik Indonesia. Ia dilantik bersama Presiden Prabowo Subianto pada 20 Oktober 2024 untuk masa jabatan 2024–2029.
Sebelum menjadi Wakil Presiden, Gibran pernah menjabat sebagai Wali Kota Surakarta pada periode 2021–2024. Ia dikenal memiliki latar belakang sebagai pengusaha sebelum memasuki dunia pemerintahan.
Sebagai Wakil Presiden, Gibran mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam penyelenggaraan pemerintahan dan mendukung pelaksanaan program prioritas nasional sesuai penugasan yang diberikan.
Tugas dan Peran Wakil Presiden dalam Pemerintahan
Wakil Presiden tidak hanya memiliki kedudukan sebagai pendamping Presiden, tetapi juga menjalankan fungsi penting dalam sistem pemerintahan Indonesia.
Secara umum, tugas dan peran Wakil Presiden meliputi beberapa hal berikut.
- Membantu Presiden: Mendukung Presiden dalam menjalankan kewajiban pemerintahan sesuai UUD 1945 dan penugasan yang diberikan.
- Mendukung pembangunan nasional: Membantu mengawal program pembangunan dan kebijakan pemerintah sesuai bidang tanggung jawabnya.
- Mendorong koordinasi: Mendukung komunikasi dan koordinasi antarkementerian, lembaga pemerintah, serta pemangku kepentingan.
- Menjaga kesinambungan kepemimpinan: Menggantikan Presiden dalam keadaan yang diatur oleh Pasal 8 UUD 1945.
Pelaksanaan tugas Wakil Presiden tetap mengikuti ketentuan konstitusi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Mengapa Jabatan Wakil Presiden Penting bagi Indonesia?
Keberadaan Wakil Presiden penting untuk mendukung efektivitas pemerintahan dan menjaga kesinambungan kepemimpinan nasional. Dalam menjalankan tugasnya, Wakil Presiden dapat membantu Presiden mengawasi program pemerintah, memperkuat koordinasi, serta mendorong penyelesaian persoalan yang berkaitan dengan pembangunan dan pelayanan masyarakat.
Selain itu, jabatan Wakil Presiden memiliki fungsi konstitusional dalam menghadapi kondisi ketika Presiden tidak dapat melanjutkan tugasnya. Mekanisme tersebut membantu memastikan bahwa penyelenggaraan pemerintahan tetap berjalan sesuai ketentuan hukum.
Sejarah para Wakil Presiden Indonesia juga menunjukkan beragam latar belakang kepemimpinan, mulai dari pejuang kemerdekaan, diplomat, tokoh militer, ekonom, ulama, hingga pengusaha dan kepala daerah.
Kesimpulan
Daftar Wakil Presiden Republik Indonesia dari masa ke masa menunjukkan perjalanan panjang kepemimpinan nasional sejak kemerdekaan hingga sekarang. Mohammad Hatta menjadi Wakil Presiden pertama, sedangkan Gibran Rakabuming Raka menjabat sebagai Wakil Presiden untuk periode 2024–2029.
Setiap tokoh memiliki pengalaman dan kontribusi yang berbeda dalam mendampingi Presiden serta mendukung penyelenggaraan pemerintahan. Oleh karena itu, memahami sejarah Wakil Presiden Indonesia penting untuk menambah wawasan mengenai perkembangan politik, sistem ketatanegaraan, dan kepemimpinan nasional.
Dengan mengetahui daftar nama, masa jabatan, serta profil para Wakil Presiden, masyarakat dapat memahami lebih baik bagaimana jabatan tersebut berkembang dan berperan dalam perjalanan bangsa Indonesia.
Sumber referensi:
- Situs resmi Wakil Presiden Republik Indonesia: https://wapresri.go.id/sejarah../
- Portal Informasi Indonesia: https://indonesia.go.id/profile/presiden-wapre
- Sekretariat Negara Republik Indonesia: https://setneg.go.id/
penulis; sekar nur indriyani