Skin booster “suntik mayat” yang berasal dari Korea sedang menjadi topik hangat di kalangan penggemar kecantikan, namun di balik klaim keefektifannya, muncul peringatan serius dari para profesional medis di Indonesia. Produk berbasis Human Acellular Dermal Matrix (hADM) ini belum memiliki izin edar resmi di negara kita, sehingga penggunaannya dapat menimbulkan risiko kesehatan yang serius, termasuk luka parah dan infeksi kulit.
Penggunaan hADM di Korea dan Legalitasnya di Indonesia
Di Korea Selatan, penggunaan hADM di bawah pengawasan ketat hanya diperbolehkan oleh dokter spesialis kulit atau bedah plastik. Prosedur ini melibatkan penyuntikan bahan biologis ke dalam jaringan kulit, yang memerlukan standar keamanan yang sangat tinggi. Namun, ketika produk ini beredar di pasar Indonesia, belum ada izin edar resmi yang mengaturnya. Perhimpunan Dokter Spesialis Dermatologi dan Venereologi Indonesia (PERDOSKI) menegaskan bahwa produk ini tidak terdaftar secara resmi, sehingga tidak memenuhi persyaratan keamanan dan kualitas yang ditetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Menurut Ketua PERDOSKI, dr Hanny Nilasari, SpDVE, “Masyarakat tidak boleh hanya tergiur klaim tahan lama tanpa memastikan keamanan dan izin resminya.” Ia menekankan pentingnya kewaspadaan bagi praktisi dan konsumen di Indonesia, mengingat risiko kesehatan yang dapat timbul akibat penggunaan produk ilegal. “Penggunaan bahan biologis tanpa izin edar resmi berpotensi menimbulkan berbagai risiko kesehatan fatal,” tambahnya dalam wawancara pada Rabu, 16 September 2026.
Risiko dan Dampak Kesehatan dari hADM
Penggunaan hADM memiliki potensi risiko yang signifikan. Salah satu risiko utama adalah nyeri, bengkak, dan infeksi. Karena hADM merupakan bahan biologis, tubuh dapat meresponsnya dengan peradangan atau bahkan penolakan. Selain itu, komplikasi seperti benjolan, pembuluh darah tersumbat, dan infeksi kulit dapat terjadi jika prosedur tidak dilakukan di bawah kondisi steril dan profesional yang memadai.
Dr Hanny menyoroti bahwa penanganan komplikasi hADM jauh lebih rumit dibandingkan dengan skin booster konvensional. “Berbeda dengan asam hialuronat, yang dapat dihapus atau diatur kembali, hADM tidak dapat diubah begitu saja. Jika terjadi komplikasi, prosedur korektif menjadi lebih kompleks dan menuntut keahlian tinggi,” jelasnya. Hal ini menambah beban bagi tenaga medis dan pasien yang mengalami masalah pasca-prosedur.
Selain risiko fisik, penggunaan produk ilegal juga dapat menimbulkan dampak psikologis. Pasien yang mengalami komplikasi serius mungkin merasa cemas, kehilangan kepercayaan diri, dan bahkan mengalami stres psikologis akibat ketidakpastian hasil estetika yang diinginkan. Dampak ini dapat mempengaruhi kualitas hidup secara keseluruhan.
Kenapa Perlu Waspada terhadap Produk Biologis Tanpa Izin Edar
Produk biologis seperti hADM memerlukan pengujian ketat untuk memastikan keamanan, sterilisasi, dan kualitas. Tanpa izin edar resmi, tidak ada jaminan bahwa produk tersebut telah melewati proses uji klinis yang memadai. Ini berarti tidak ada standar yang dapat menjamin bahwa produk aman bagi pengguna. Selain itu, tanpa regulasi yang jelas, produsen tidak terikat pada persyaratan kualitas yang tinggi, sehingga risiko kontaminasi mikroba atau bahan kimia berbahaya menjadi lebih tinggi.
Ketika produk ini beredar di pasar gelap atau melalui saluran informal, konsumen tidak memiliki akses ke informasi lengkap tentang asal-usul, proses produksi, atau sertifikasi. Hal ini mempersulit proses pengawasan dan penegakan hukum, sehingga risiko kesehatan meningkat. Praktisi medis yang tidak mematuhi regulasi juga dapat menimbulkan konsekuensi hukum, termasuk sanksi administratif dan pidana.
Langkah-Langkah yang Dapat Diambil oleh Konsumen
Untuk melindungi diri dari risiko, konsumen dapat mengambil beberapa langkah preventif. Pertama, selalu pastikan bahwa prosedur dilakukan oleh tenaga medis yang bersertifikasi dan memiliki izin praktik resmi. Kedua, periksa apakah produk yang akan disuntikkan memiliki izin edar dari BPOM. Jika tidak ada, sebaiknya hindari prosedur tersebut.
Selain itu, penting bagi pasien untuk melakukan konsultasi mendalam dengan dokter sebelum memutuskan prosedur. Dokter dapat menjelaskan risiko, manfaat, dan alternatif lain yang lebih aman. Pasien juga harus memahami bahwa hasil estetika yang diinginkan tidak selalu dapat dicapai dengan cara yang paling cepat atau paling murah. Keputusan medis harus didasarkan pada pertimbangan keamanan dan kualitas, bukan semata-mata pada klaim pemasaran.
Peran Perhimpunan Dokter dan Regulator
Perhimpunan Dokter Spesialis Dermatologi dan Venereologi Indonesia (PERDOSKI) berperan penting dalam menyebarkan informasi tentang risiko produk ilegal. Melalui publikasi, seminar, dan kolaborasi dengan regulator, PERDOSKI berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memeriksa legalitas produk sebelum melakukan prosedur. Selain itu, mereka juga mendorong penegakan regulasi yang ketat terhadap produk medis yang beredar di pasar tanpa izin resmi.
Regulator seperti BPOM juga memiliki tanggung jawab untuk memantau dan mengontrol distribusi produk medis. Penegakan hukum yang tegas terhadap penjual produk ilegal dapat mengurangi penyebaran produk yang berpotensi berbahaya. Selain itu, edukasi publik tentang prosedur medis yang aman dan regulasi yang berlaku juga dapat membantu menurunkan risiko kesehatan yang disebabkan oleh produk ilegal.
Kesimpulan
Skin booster “suntik mayat” berbasis hADM memang menawarkan klaim keefektifan yang menarik, namun di balik janji tersebut tersembunyi risiko kesehatan serius. Tanpa izin edar resmi di Indonesia, penggunaan produk ini dapat menimbulkan luka parah, infeksi kulit, dan komplikasi medis lainnya. Praktisi medis dan konsumen di Indonesia diharapkan untuk selalu memeriksa legalitas produk serta memastikan prosedur dilakukan oleh tenaga medis yang bersertifikasi dan memiliki izin praktik resmi. Kesadaran dan kewaspadaan menjadi kunci utama dalam melindungi diri dari potensi bahaya kesehatan yang timbul akibat penggunaan produk ilegal.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8669483/soal-keamanan-skin-booster-suntik-mayat-korea-dokter-ingatkan-bahaya-produk-ilegal, without altering the facts of the original article.