**Drama: Mahasiswi Undana yang Diminta Ganti Dosen Penguji Skripsi Kini Berangsur Pulih dari Trauma** **Momen Penentu di Menit Akhir** Kabar baik datang dari Rumah Sakit Wira Sakti Kupang, tempat mahasiswi Universitas Nusa Cendana (Undana), Jessica Sofia Tunardjo, menjalani perawatan setelah mengalami trauma akibat dugaan perubahan dosen penguji menjelang pelaksanaan ujian hasil skripsi. Kondisi Jessica terus menunjukkan perkembangan positif, baik secara fisik maupun psikologis. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Menurut Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, kondisi Jessica sudah semakin baik, semakin ceria, dan semakin sehat. “Tadi saya menjenguk kondisi anak kita, Jessica. Kondisinya sudah semakin baik, semakin ceria, dan semakin sehat. Saya yakin dalam waktu dekat sudah 100% sehat. Secara fisik maupun psikis saya melihat sudah ada kemajuan,” ujar Johni Asadoma. Kepala Rumah Sakit Tk. III Wira Sakti Kupang, Letkol Ckm dr. Aan Riswandi, Sp.PK., M.Kes., M.A.R.S., juga mengungkapkan bahwa kondisi Jessica terus mengalami kemajuan sejak menjalani perawatan. “Keluhan vertigo yang dialami pasien sudah jauh berkurang. Kondisi umum pasien juga terus membaik. Apabila perkembangannya tetap stabil, diperkirakan dalam satu hingga dua hari ke depan pasien sudah dapat kembali ke rumah untuk melanjutkan pemulihan,” jelasnya. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa lingkungan pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga perlu menjunjung nilai kemanusiaan. Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, menilai bahwa peristiwa ini menjadi pengingat bahwa pendidikan bukan hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, etika, dan budi pekerti. “Pendidikan bukan hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, etika, dan budi pekerti. Anak didik harus diperlakukan seperti anak sendiri. Mereka harus belajar dengan rasa aman, nyaman, dan penuh sukacita, bukan dalam tekanan ataupun ketakutan,” ungkapnya. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dalam peristiwa ini, kita dapat melihat bahwa kondisi Jessica terus menunjukkan perkembangan positif. Namun, perlu diingat bahwa proses pemulihan masih berlangsung, dan kita harus bersabar dan memberikan dukungan moril kepada Jessica dan keluarganya. Sekali lagi, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga perlu menjunjung nilai kemanusiaan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.brilio.net/serius/kabar-terbaru-mahasiswi-undana-yang-diminta-ganti-dosen-penguji-skripsi-kini-berangsur-pulih-260804b.html, without altering the facts of the original article.