Berita Hari Ini – 06 April 2026 | Jakarta, 6 April 2026 – Perseteruan antara selebritas Rachel Vennya dan mantan suaminya, musisi Niko Al Hakim yang lebih dikenal dengan nama Okin, kembali memanas setelah muncul unggahan Instagram yang menyingkap rencana penjualan rumah milik anak mereka, Xabiru. Rachel mengekspresikan kemarahan dan kekecewaannya lewat video singkat di media sosial, menyebut keputusan Okin sebagai tindakan yang melanggar kesepakatan pasca-cerai dan mengancam kesejahteraan anak.
Menanggapi tuduhan tersebut, Okin meluncurkan klarifikasi resmi pada 5 April 2026 melalui akun Instagram pribadinya. Dalam pernyataannya, ia menjelaskan bahwa penjualan rumah bukanlah langkah impulsif, melainkan upaya terakhir untuk mengakhiri perselisihan yang telah berlangsung lama antara ia dan Rachel. “Karena semua masalah ini sudah terlalu panjang dan terlalu jauh, gue memutuskan untuk menjual rumah tersebut karena gue merasa banyak timbulnya perselisihan,” tulis Okin.
Latar Belakang Konflik
Rumah yang menjadi sumber sengketa awalnya diberikan kepada Rachel sebagai bagian dari kesepakatan pasca-cerai, dengan tujuan agar mantan suaminya tidak lagi terbebani urusan nafkah anak secara rutin. Namun, pada awal 2026, Okin mengungkapkan bahwa ia telah lama menawarkan untuk melakukan balik nama aset tersebut, namun prosesnya tidak pernah terealisasi. Ia menegaskan keinginannya untuk mempertahankan hubungan baik demi keberlangsungan hidup anak-anak tanpa melibatkan harta benda.
Rachel Vennya menuduh Okin menjual rumah tanpa persetujuan dan bahkan menambahkan narasi bahwa orang asing tiba‑tiba datang mengukur rumah tanpa sepengetahuan mereka. Okin membantah dengan menyatakan bahwa ia telah memberi informasi tentang jadwal pengecekan rumah beberapa hari sebelumnya. “Pada hari Rabu malam, gue menginfokan kepada ybs bahwa pada hari Kamis siang akan ada orang datang untuk mengecek kondisi rumah,” jelasnya.
Aspek Finansial
Selain isu properti, Okin mengakui mengalami kendala finansial pada tahun 2023 akibat masalah dalam bisnisnya. Ia mengakui ada beberapa kali kelalaian dalam pembayaran nafkah anak pada periode tersebut, namun menegaskan bahwa ia tidak mengabaikan kewajiban secara keseluruhan. “Gue mengakui memang ada beberapa kali kelalaian pada tahun 2023 dalam membayarkan kewajiban karena pada saat itu gue sedang menghadapi case dalam bisnis,” ujar Okin. Ia juga menolak tuduhan bahwa ia menolak membayar uang mut’ah, menegaskan bahwa tidak pernah ada pernyataan dari dirinya untuk tidak membayarnya.
Reaksi Publik dan Dampak Sosial Media
Unggahan Rachel yang menampilkan ekspresi kesal dan pernyataan emosional langsung menjadi viral di platform TikTok, Instagram, dan Twitter. Netizen terbagi antara yang mendukung Rachel sebagai ibu yang memperjuangkan hak anak, dan yang membela Okin sebagai ayah yang berusaha menyelesaikan konflik secara praktis. Beberapa komentar menyoroti pentingnya penyelesaian damai demi kesejahteraan Xabiru, sementara yang lain mengkritik kedua belah pihak karena memperlihatkan masalah pribadi di depan publik.
Di sisi lain, Okin dan Rachel tampak kembali menunjukkan kedekatan mesra dalam beberapa posting terbaru, menimbulkan spekulasi bahwa keduanya mungkin sedang berusaha menurunkan intensitas konflik demi anak. Namun, ketegangan tetap terasa karena kedua pihak masih saling menyindir di media sosial, memperpanjang sorotan publik.
Kesimpulan
Kasus penjualan rumah anak antara Rachel Vennya dan Okin mencerminkan dinamika kompleks pasca-cerai yang melibatkan aset, nafkah, dan kepentingan anak. Klarifikasi Okin menekankan bahwa keputusan tersebut diambil untuk mengakhiri perselisihan yang telah berlangsung lama, sementara Rachel tetap menegaskan pentingnya perlindungan hak anak atas properti yang dijanjikan. Hingga kini, belum ada keputusan hukum yang mengikat, dan kedepannya proses penyelesaian akan sangat bergantung pada kesepakatan bersama serta pertimbangan terbaik bagi kesejahteraan Xabiru.