**Ekonomi Pelaku UMKM di Lapangan Daagon Lolak Bolmong Meningkat Seiring Final Piala Dunia 2026** **Momen Penentu di Menit Akhir** Lapangan Daagon Lolak, sebuah lokasi yang biasanya sepi, kini menjadi salah satu lokasi dan tempat nonton bareng (nobar) selama perhelatan piala dunia. Kondisi ini membuat perputaran ekonomi para pelaku UMKM di seputaran lapangan Daagon juga meningkat. Ningsih Patamani, salah salah satu pelaku UMKM di seputaran lapangan Daagon Lolak, mengungkapkan bahwa selama perhelatan piala dunia pemasukan meningkat. “Pokoknya selama piala dunia dagangan di stand kami selalu habis terjual,” ucap Ningsih. Dirinya berharap kedepan akan ada lebih banyak kegiatan-kegiatan seperti ini yang dilaksanakan. “Harapannya kedepan semoga lebih banyak lagi kegiatan seperti ini agar lapangan Daagon juga bisa jadi magnet tersendiri bagi para pengunjung,” harapnya. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Lapangan Daagon Lolak berjarak 150-200 km dari kota Manado atau sekitar 4 jam perjalan darat. Jarak lapangan Daagon dan pusat perkantoran Bupati sejauh 4 Km atau sekitar 7 menit perjalanan menggunakan kendaraan. Jarak lapangan Daagon dan Kotamobagu 55 km atau sekitar 1 jam 16 menit bila ditempuh dengan kendaraan. Lapangan Daagon hingga kini terus dijadikan pusat segala aktifitas sebagai wajah ibu kota Kabupaten Bolmong. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Kondisi ini menunjukkan bahwa lapangan Daagon Lolak memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata dan tempat nonton bareng. Selain itu, kegiatan ini juga dapat meningkatkan ekonomi para pelaku UMKM di seputaran lapangan Daagon. Oleh karena itu, pemerintah daerah harus memperhatikan dan meningkatkan fasilitas dan infrastruktur di lapangan Daagon Lolak agar dapat menampung kebutuhan pengunjung. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dalam meningkatkan ekonomi pelaku UMKM di lapangan Daagon Lolak, pemerintah daerah harus memperhatikan beberapa hal. Pertama, memperhatikan fasilitas dan infrastruktur di lapangan Daagon Lolak agar dapat menampung kebutuhan pengunjung. Kedua, meningkatkan promosi dan pemasaran lapangan Daagon Lolak sebagai destinasi wisata dan tempat nonton bareng. Ketiga, meningkatkan kemampuan dan keterampilan para pelaku UMKM di seputaran lapangan Daagon Lolak agar dapat meningkatkan kualitas produk dan layanan mereka. Kondisi ini menunjukkan bahwa lapangan Daagon Lolak memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata dan tempat nonton bareng. Oleh karena itu, pemerintah daerah harus memperhatikan dan meningkatkan fasilitas dan infrastruktur di lapangan Daagon Lolak agar dapat menampung kebutuhan pengunjung. Dengan demikian, ekonomi pelaku UMKM di lapangan Daagon Lolak dapat meningkat dan lapangan Daagon Lolak dapat menjadi salah satu destinasi wisata yang populer di daerah.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://manado.tribunnews.com/bolmong/1884895/final-piala-dunia-2026-ekonomi-pelaku-umkm-di-lapangan-daagon-lolak-bolmong-meningkat, without altering the facts of the original article.