Eksekusi Blok 15 Gelora Bung Karno (GBK) atau dikenal sebagai kawasan Hotel Sultan akan berlangsung hari ini, Kamis (18/6/2026) berdasarkan penetapan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus). Pelaksanaan eksekusi pengosongan Blok 15 yang telah ditetapkan PN Jakarta Pusat dilaksanakan pada hari Kamis, 18 Juni 2026, tidak berubah dan tidak ada penundaan. Ribuan personel gabungan mengamankan lokasi, sementara pintu hotel ditutup kawat berduri. Manajemen Hotel Sultan diminta kooperatif karena putusan pengadilan bersifat eksekusi langsung.
Proses Eksekusi dan Pengamanan
Proses eksekusi Hotel Sultan telah memasuki tahap akhir setelah Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memerintahkan pengosongan lahan dan bangunan kepada PT Indobuildco. Berdasarkan pantauan, sejumlah personel gabungan dari TNI, Polri, dan lainnya sudah berjaga di sekitar lokasi. Sementara itu, pintu masuk Hotel Sultan melalui kompleks GBK tampak ditutup oleh kawat berduri. Kasie Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan, ada 3.161 personel gabungan yang dikerahkan untuk mengamankan jalannya eksekusi.
Tensi Tinggi di Lokasi
Sejumlah pendukung manajemen Hotel Sultan juga terlihat berkumpul di halaman hotel. Mereka menggelar aksi dukungan dengan menggunakan mobil komando, yang menjadi tempat para peserta menyampaikan orasi secara bergantian. Kuasa Hukum Setneg dan Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) Kharis Sucipto mengatakan, jika pihak Hotel Sultan tidak mengosongkan secara sukarela, maka akan dieksekusi sesuai dengan putusan pengadilan.
Mengapa Eksekusi Ini Penting?
Eksekusi ini merupakan hasil dari putusan pengadilan yang telah memerintahkan PT Indobuildco melakukan pengosongan dan mengembalikan lahan serta bangunan kepada Kementerian Sekretariat Negara PPKGBK. Putusan ini bersifat uitvoerbaar bij voorraad (serta merta), yang artinya dapat dieksekusi langsung tanpa harus menunggu putusan berkekuatan hukum tetap (inkracht). Pemerintah mengimbau seluruh pihak, terutama manajemen PT Indobuildco, bersikap kooperatif demi kepentingan para karyawan.
Apa Artinya Ini bagi Hotel Sultan ke Depan?
Eksekusi ini akan berdampak besar pada operasional Hotel Sultan dan nasib karyawan. Penundaan eksekusi dan ketidakjelasan status hukum hanya akan memperburuk kondisi usaha dan menambah kecemasan bagi keluarga besar pekerja di Hotel Sultan. Oleh karena itu, pemerintah berharap semua pihak dapat mendukung dan menghormati proses eksekusi hotel tersebut.
Dengan demikian, proses eksekusi Hotel Sultan diharapkan dapat berjalan lancar dan tidak menimbulkan gangguan keamanan. Semua pihak diharapkan dapat bersikap kooperatif dan menghormati putusan pengadilan.