EY Dorong Transformasi Ekonomi: Dari Pemotongan GST Hingga Rekrutmen AI, Plus Pengaruh pada Kebijakan Fed dan Penghargaan Pengusaha
Berita Hari Ini – 28 April 2026 | Ernst & Young (EY) kembali menjadi sorotan utama di kancah ekonomi, kebijakan publik, dan inovasi teknologi. Berbagai inisiatif terbaru menunjukkan bagaimana jaringan konsultan global ini tidak hanya memberikan nasihat strategis, tetapi juga memengaruhi keputusan pemerintah, pasar tenaga kerja, serta penghargaan bagi para pemimpin bisnis.
Rekomendasi GST 9% untuk Penginapan Premium
Dalam laporan bersama Federasi Industri dan Perdagangan India (FICCI), EY menekankan perlunya penurunan tarif GST menjadi 9 persen bagi akomodasi kelas premium. Analisis menunjukkan bahwa tarif yang lebih rendah dapat meningkatkan daya saing destinasi wisata, menstimulasi kunjungan wisatawan internasional, serta menciptakan lapangan kerja di sektor perhotelan. Penurunan pajak ini diharapkan memperkuat pertumbuhan PDB Indonesia sekaligus menurunkan beban biaya bagi pelaku industri hospitality.
Strategi Rekrutmen AI di Era Digital
Di samping kebijakan fiskal, EY meluncurkan program besar-besaran untuk memperkuat rekrutmen berbasis kecerdasan buatan (AI). Program tersebut menargetkan peningkatan kapasitas teknis bagi talenta digital, dengan fokus pada analitik data, pembelajaran mesin, dan automasi proses bisnis. EY berencana menempatkan ratusan spesialis AI di kantor-kantor regional, menjadikan perusahaan konsultan ini sebagai magnet bagi profesional teknologi yang ingin berkarier di lingkungan yang inovatif.
Pengaruh EY-Parthenon pada Kebijakan Federal Reserve
Tim ekonomi EY-Parthenon turut memberikan pandangan dalam pertemuan Federal Reserve yang dijadwalkan pada pertengahan April. Ekonom senior Gregory Daco memperkirakan Federal Open Market Committee (FOMC) akan mempertahankan suku bunga dalam kisaran 3,5‑3,75 persen, mengingat tekanan inflasi akibat konflik geopolitik. Selain itu, Lydia Boussour, ekonom senior EY-Parthenon, memprediksi kemungkinan satu kali pemotongan suku bunga pada akhir tahun, menggantikan perkiraan awal dua kali pemotongan. Pandangan ini menambah spekulasi pasar tentang arah kebijakan moneter Amerika Serikat.
EY Sebagai Auditor di Bank of Hawaii
Bank of Hawaii baru-baru ini mengumumkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) virtual, di mana para pemegang saham menyetujui pemilihan kembali direksi, penetapan remunerasi, serta penunjukan EY sebagai auditor independen. Keputusan ini mencerminkan kepercayaan lembaga keuangan terhadap standar audit EY yang dianggap transparan dan kredibel, sekaligus menegaskan peran firma konsultan tersebut dalam menjaga integritas laporan keuangan di sektor perbankan.
Penghargaan EY Entrepreneur Of The Year untuk Mark Davis
Prestasi lain yang menonjol adalah penetapan Mark Davis, CEO Black Rock Coffee Bar, sebagai finalis EY Entrepreneur Of The Year® 2026 untuk wilayah Pacific Southwest. Penghargaan ini mengakui keberhasilan Davis dalam mengembangkan jaringan kedai kopi yang inovatif, mengintegrasikan teknologi digital untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, serta menerapkan praktik keberlanjutan dalam operasional harian.
Berbagai inisiatif dan pengakuan di atas menegaskan bahwa EY tidak hanya berperan sebagai konsultan, tetapi juga sebagai katalisator perubahan di sektor publik dan swasta. Dari rekomendasi pajak yang berpotensi menggerakkan industri pariwisata, hingga program AI yang menyiapkan tenaga kerja masa depan, serta kontribusi analisis ekonomi yang memengaruhi kebijakan moneter, EY menunjukkan jejak digital yang kuat dalam membentuk lanskap ekonomi global.
Dengan reputasi yang terus berkembang, firma ini diperkirakan akan memperluas pengaruhnya di wilayah Asia‑Pasifik, terutama dalam membantu perusahaan menavigasi tantangan regulasi, transformasi teknologi, dan dinamika pasar pasca‑pandemi. Ke depan, kolaborasi antara EY, pemerintah, dan pelaku industri dapat menjadi faktor kunci dalam menciptakan pertumbuhan inklusif dan berkelanjutan.